TERMINALNEWS.ID, PHUKET – Panggung kontes kecantikan dunia kini tak lagi sekadar menjadi ajang unjuk pesona visual. Kecerdasan, ketangguhan mental, kemampuan berkomunikasi, hingga kepedulian terhadap isu sosial menjadi nilai penting yang turut menentukan kualitas seorang kontestan.
Standar tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Verta Mega Arlinsa, wakil Indonesia dalam ajang internasional The Miss Globe 2026 yang berlangsung di Phuket, Thailand, pada 24 Oktober hingga 7 November 2026.
Di bawah naungan Yayasan Mahadaya Kemilau Gemintang (YMKG), keikutsertaan Verta menjadi salah satu langkah strategis Indonesia dalam memperkuat eksistensi di panggung kontes kecantikan internasional.
Ia tidak sekadar hadir untuk berkompetisi, tetapi juga membawa misi memperkenalkan sosok perempuan Indonesia yang memiliki wawasan, pengalaman, serta kepedulian terhadap persoalan sosial.
Perjalanan perempuan kelahiran Surabaya ini menuju panggung internasional bukanlah proses yang instan. Pengalamannya mengikuti ajang Miss Grand Indonesia 2019 menjadi salah satu bekal berharga dalam membangun kepercayaan diri dan kematangan mental.
Setelah melewati berbagai proses dan pengalaman, keikutsertaannya di The Miss Globe 2026 menunjukkan konsistensinya untuk terus berkembang dan kembali bersaing di tingkat dunia.
Selain memiliki pengalaman di dunia pageant, Verta juga dikenal aktif di berbagai bidang profesional. Kiprahnya sebagai penyiar olahraga, model, hingga perancang busana turut membentuk kemampuan komunikasi, kepekaan terhadap lingkungan, serta kepercayaan diri saat tampil di hadapan publik.
“Saya datang ke The Miss Globe bukan hanya membawa mimpi pribadi, tetapi juga membawa harapan untuk bisa memberikan sesuatu yang berarti bagi orang lain,” ungkapnya.
Sebagai seorang sportscaster, Verta Mega Arlinsa telah melihat bagaimana para atlet mendedikasikan sebagian besar hidup mereka untuk mengharumkan nama bangsa.
“Namun, ada satu hal yang sering kita lupakan, yaitu bagaimana kehidupan mereka setelah tidak lagi berada di lapangan,” selorohnya.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan peran sebagai representasi Indonesia di tengah persaingan internasional.
Salah satu hal yang menjadi pembeda Verta dalam kompetisi kali ini adalah kampanye sosial yang diusung melalui gerakan ByTheStrongOnes. Berangkat dari kedekatannya dengan dunia olahraga melalui profesinya sebagai penyiar, ia mengangkat persoalan kehidupan para mantan atlet yang kerap luput dari perhatian masyarakat.
Melalui gerakan tersebut, Verta ingin membuka ruang perhatian terhadap nasib para atlet setelah tidak lagi aktif berkompetisi. Sebab, perjalanan seorang atlet tidak selalu berakhir ketika mereka meninggalkan arena pertandingan.
Tantangan untuk melanjutkan kehidupan, menemukan peluang baru, serta membangun kembali masa depan menjadi persoalan yang membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama.
Pesan tentang ketangguhan, perjuangan, dan kesempatan kedua itulah yang ingin disampaikan Verta melalui kampanye sosialnya. Baginya, panggung kecantikan internasional bukan hanya tempat untuk menunjukkan kemampuan diri, melainkan juga kesempatan menyuarakan gagasan dan membawa isu yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Di balik kemegahan panggung dan ketatnya persaingan, perjalanan Verta merupakan hasil dari disiplin, persiapan, serta kerja keras yang patut diapresiasi.
Dengan pengalaman dan misi sosial yang dibawanya, ia kini menjalani setiap tahapan kompetisi di Phuket dengan membawa nama Indonesia.
Dukungan masyarakat Indonesia tentu menjadi energi tersendiri bagi Verta dalam menghadapi persaingan hingga malam final penobatan. Lebih dari sekadar mengejar mahkota kemenangan, keikutsertaannya di The Miss Globe 2026 diharapkan dapat memperkenalkan potensi perempuan Indonesia sekaligus menyuarakan pesan sosial yang bermanfaat di panggung dunia.

