OLEH: Nabil M.Salim
PENUNJUKKAN Rahmad Darmawan sebagai Direktur Akademi Merah Putih bukan penunjukan biasa. Ini adalah puncak dari perjalanan panjang sebuah mimpi besar yang dimulai dari timur Indonesia.
Agar Basudara paham konteksnya, ini timeline lengkapnya:
1. Akarnya: Malut United Lahir (28 Mei 2023)
Malut United FC resmi dibentuk lewat pengambilalihan lisensi Putra Delta Sidoarjo pada 28 Mei 2023. Klub dengan julukan Laskar Kie Raha ini langsung ngebut, dari Liga 2 musim 2023/2024 langsung promosi ke Liga 1. Pemiliknya adalah pengusaha tambang David Glen.
2. Lahirnya Ide Akademi: 13-16 Mei 2026
Setelah klubnya berkiprah di strata tertinggi, David Glen ingin lebih dari sekadar prestasi. Saat Malut United menggelar laga kandang terakhir BRI Super League 2025/2026 menjamu Persita pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Stadion Kie Raha, kerja sama dengan SL Benfica diumumkan secara resmi.
Dua pejabat Benfica terbang langsung ke Ternate: Lourenco dos Reis Ferreira (Benfica International Business Manager) dan Davide da Rocha Gomes (Benfica International Technical Coordinator). Kontrak kerja samanya berdurasi 5 tahun.
COO Malut United saat itu, Willem D. Nanlohy menegaskan: “Pemilik Malut United tergerak untuk semakin berkontribusi memberi kesempatan kepada anak-anak Indonesia, terutama di wilayah Maluku Utara”.
3. Konsep Unik: Akademi Pesantren
Ini yang bikin beda. Akademi Merah Putih tidak sekadar akademi bola.
Dirut PT Malut Maju Sejahtera Dirk Soplanit menjelaskan, ini adalah “Akademi Pesantren untuk pembinaan mental dan Akhlak”.
Sasarannya bukan cuma skill. “Sasarannya bukan hanya mencetak anak-anak yang memiliki kemampuan sepak bola, tetapi juga membentuk pribadi dengan moral yang tinggi”.
Anak-anak tetap dapat pendidikan formal dan ijazah resmi dari sekolah yang bekerja sama dengan pemerintah, sambil tinggal di Training Camp Malut United di Ternate. 2656
4. Target Siswa: 70 Anak Yatim Piatu
Rekrutmen menyasar usia emas 7-9 tahun, fase terbaik mengenalkan sepak bola. Prioritas utama adalah anak yatim piatu dan dari keluarga tidak mampu dari Maluku Utara, Maluku, dan Papua.
Total target 70 anak, dengan komposisi 45 anak muslim dan 20 anak non-muslim. Ini cerminan visi pemilik David Glen untuk mengangkat harkat dan martabat anak-anak timur.
5. Klub Pindah, Akademi Tetap di Ternate
Pada Agustus 2026, Malut United resmi pindah markas ke Semarang dan ganti nama jadi Java United FC, disahkan PSSI 3 Agustus 2026. Stadion Jatidiri jadi markas baru.
Tapi manajemen menegaskan: “Maluku Utara akan tetap menjadi bagian dari perjalanan kami. Perubahan ini bukan akhir, melainkan perwujudan yang lebih besar”. Semua aset di Ternate dipertahankan dan dialihfungsikan sebagai pusat pembinaan usia dini Akademi Merah Putih.
6. Babak Baru: Coach RD Masuk (22 Oktober 2026)
Dan sekarang, 22 Oktober 2026, babak baru dimulai. Rahmad Darmawan, pelatih yang sudah melatih tim senior sejak 1998 dan pensiunan Mayor TNI AL, ditunjuk jadi Direktur. Sosok yang pernah menangani Persikota, Persija, Persipura, Sriwijaya, dan Timnas Indonesia itu kini mengabdikan diri untuk usia dini.
“Saya sangat senang dan tertantang mendapatkan kepercayaan dari pemilik klub untuk memimpin sebuah akademi dengan misi yang sungguh mulia,” kata Coach RD.
Mimpi David Glen, metode Benfica, dan pengalaman Coach RD kini bersatu di Ternate.
Editor : Tommy R.Arief

