BerandaNewsEsai & OpiniDUA TAHUN PRABOWO-GIBRAN: SEKJEN...

DUA TAHUN PRABOWO-GIBRAN: SEKJEN DEMOKRAT HARAP EKONOMI RAKYAT JADI PRIORITAS

OLEH: Nabil M. Salim

MEMASUKI dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026, Partai Demokrat menyoroti satu hal yang paling mendesak: ekonomi dan kesejahteraan rakyat.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menilai arah pembangunan di era Prabowo sudah tepat karena lebih fokus ke aspek sosial. Namun, ia berharap sisa tiga tahun pemerintahan benar-benar mampu mengangkat daya beli dan harkat hidup masyarakat.

“Di era Presiden Prabowo, saya kira fokusnya lebih kepada aspek sosial, bagaimana program-programnya lebih menyentuh kebutuhan dasar rakyat,” ujar Herman Khaeron dalam beberapa keterangannya, yang juga diamini Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pertumbuhan 5% Belum Cukup

Harapan itu bukan tanpa alasan. Data menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tertahan di kisaran 5,03% – 5,29% pada dua tahun terakhir, jauh dari target ambisius 8% yang dijanjikan saat kampanye.

Baca Juga :   Ajang Subuh di Jakarta Lamine Yamal Berperan Bawa Spanyol Juara Dunia

Herman menyebut target 5,8% hingga 6,5% pada 2027 masih mungkin dicapai, dengan catatan pemerintah mampu mengelola tantangan global dan memperkuat pembiayaan APBN. Ia bahkan mendorong pembentukan Direktorat Otoritas Mineral Nasional (DOMN) satu pintu untuk komoditas sebagai pendorong ekonomi.

“Dengan pertumbuhan triwulan pertama 5,6%, ada optimisme 5,8% sampai 6,5% bisa dicapai,” katanya di Gedung Parlemen, Mei lalu.

MBG dan Koperasi Desa Jadi Taruhan

Demokrat sebagai partai pendukung pemerintah menegaskan komitmen mengawal program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga ketahanan pangan.

Menurut Herman, MBG bukan sekadar soal makan gratis. Jika dikelola benar dengan melibatkan bahan baku lokal di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), program ini bisa menjadi mesin ekonomi baru di daerah.

Baca Juga :   Grup Neraka Garuda! Vietnam & Thailand Jadi Tembok Terberat di FIFA ASEAN Cup 2026

“Selain memberikan asupan gizi, tetapi juga menjadi pembangkit ekonomi baru di daerah,” ujarnya.

Namun ia juga mengingatkan, program-program itu masih menuai kritik dan harus dievaluasi, bukan dipaksakan demi kepentingan politik 2029. Sikap ini sejalan dengan pernyataan resmi Demokrat yang menyebut belum membahas Pilpres 2029 sama sekali.

“Kami belum membahas Pilpres 2029, apalagi Undang-Undang Pemilu juga belum dibahas. Kami masih fokus menyukseskan program utama dan Asta Cita Presiden Prabowo,” tegas Herman.

Pesan untuk 3 Tahun ke Depan

Di tengah sorotan terhadap MBG yang telah menjangkau 56,9 juta penerima dan isu besarnya anggaran, Demokrat ingin pemerintah memastikan satu hal: rakyat bisa hidup layak.

Baca Juga :   TEMBAKAN JITU

“Kita harus menjamin masyarakat yang tidak berpendapatan tetap bisa makan minimal satu kali sehari,” kata Herman dalam wawancara RRI.

Dengan sisa waktu tiga tahun, Demokrat berharap program yang sudah berjalan tidak hanya menjadi jargon, tapi benar-benar dirasakan. Mulai dari pupuk untuk petani, hingga pekerjaan yang layak.

Ekonomi yang makin baik dan kesejahteraan yang merata, itulah harapan yang kini dititipkan Sekjen Demokrat untuk sisa pemerintahan Prabowo-Gibran.

Editor: Tommy R. Arief

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Ten Hag Ungkap Permintaan Jadon Sancho yang Berujung pada Kedatangan Antony ke Manchester United

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER - Mantan pelatih Manchester United, Erik ten Hag, mengungkapkan...

Festival Budaya Nusantara Akan Digelar di Hutan Kota Srengseng, Hadirkan Dubes Palestina dalam Aksi Penanaman Pohon

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Festival Budaya Nusantara akan digelar di Hutan Kota...

Uskup Seno Ngutra Mulai Kunjungan Kanonik di Tanimbar, Sejumlah Kuasi Paroki Segera Berstatus Definitif

TERMINALNEWS.ID, SAUMLAKI – Kunjungan kanonik Uskup Diosis Amboina, Mgr. Seno Ngutra,...

Kardinal Suharyo: Di Hadapan Tuhan Setiap Orang Memiliki Panggilan yang Sama Bertumbuh Jadi Pribadi yang Sempurna Dalam Kasih

TERMINALNEWS.ID, BALIKPAPAN - Seragam dan pangkat boleh berbeda, tugas dan profesi...

- A word from our sponsors -