BerandaNewsNasionalMaman Abdurrahman Apresiasi KUM...

Maman Abdurrahman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar

TERMINALNEWS.ID, PONTIANAK – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengapresiasi peluncuran program Kredit Usaha Mikro (KUM) Peduli, dengan bunga nol persen, plafon maksimal Rp5 juta, sebagai inovasi pembiayaan untuk memperluas akses permodalan sekaligus meningkatkan kapasitas usaha pengusaha UMKM di Kalimantan Barat.

Program yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Bank Kalbar dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat tersebut memanfaatkan skema tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) untuk memberikan pembiayaan yang mudah dan murah, terutama bagi pengusaha UMKM yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal.

Menteri Maman menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem pembiayaan yang lebih inklusif. Namun, kemudahan memperoleh modal perlu disertai peningkatan kemampuan pengusaha UMKM dalam mengelola keuangan, menjaga keberlanjutan usaha, dan memenuhi kewajiban pengembalian pinjaman.

c3c02ea3 58c9 4f6c 8650 eeacb567cb3b
Maman Abdurrahman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar

“Ketika UMKM diberikan akses pembiayaan, kita harus memastikan mereka memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengembalikan pinjaman tersebut. Karena itu, peningkatan kapasitas UMKM menjadi bagian penting agar pembiayaan yang diberikan benar-benar mendorong pertumbuhan usaha,” ujar Menteri Maman dalam acara Sinergi Penguatan Ekonomi Lokal Kalimantan Barat melalui Pemberdayaan UMKM di Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (19/10/2026).

Baca Juga :   BNI Sukses Gelar Bazaar Fest Vol.3, wondr by BNI Permudah Transaksi Pengunjung

Menurut Menteri Maman, perluasan pembiayaan tidak cukup dilakukan melalui peningkatan plafon kredit, tetapi harus diimbangi dengan kesiapan usaha, kemampuan pengelolaan keuangan, serta pendampingan agar modal yang diterima dapat dimanfaatkan secara produktif.

Ia menjelaskan, pemerintah terus memperluas akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar semakin banyak pengusaha UMKM dapat memperoleh layanan pembiayaan formal.

64f9ee63 2af7 42f4 b367 7ad054f8159a
Maman Abdurrahman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar

Selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sekitar 3,9 juta pengusaha UMKM tercatat baru pertama kali memperoleh akses pembiayaan formal melalui program KUR.

Capaian tersebut menunjukkan semakin terbukanya kesempatan bagi pengusaha UMKM untuk mendapatkan dukungan permodalan yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas inklusi keuangan nasional.

“Yang menarik, dari total alokasi KUR sebesar Rp300 triliun pada 2026, penyaluran ke sektor produksi telah mencapai 65,9 persen, melampaui target minimal 65 persen. Fokus pembiayaan pada sektor produksi penting untuk mendorong pertumbuhan usaha sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja. Saya berharap semakin banyak UMKM di Kalimantan Barat dapat memanfaatkan akses pembiayaan tersebut untuk mengembangkan usahanya,” ujar Menteri Maman.

Baca Juga :   Polres Tangsel Sita 642 Kg Ganja, 7,8 Kg Sabu dan 1,1 Kg MDMA
1a77b948 5534 41ca 820f 1858b528d201
Maman Abdurrahman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar

Selain akses permodalan, Menteri Maman menekankan pentingnya memastikan pengusaha UMKM memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memasarkan produknya.

Menurutnya, kemampuan produksi dan ketersediaan modal perlu berjalan seiring dengan akses pasar agar pengusaha UMKM dapat meningkatkan penjualan, menjaga kesinambungan usaha, serta memperluas jangkauan bisnis.

Oleh karena itu, Kementerian UMKM terus membangun kemitraan antara pemerintah, lembaga jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas usaha, memperluas jaringan pemasaran, serta membantu pengusaha UMKM memenuhi persyaratan pembiayaan formal atau menjadi usaha yang layak memperoleh kredit (bankable).

Melalui pendekatan tersebut, pembiayaan diharapkan tidak hanya menjadi solusi kebutuhan modal jangka pendek, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi pertumbuhan usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

4b14e60d 8345 475f a272 59d3af9d6196
Maman Abdurrahman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menjelaskan bahwa program KUM Peduli merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Bank Kalbar, dan Jamkrida yang telah berlangsung selama tiga tahun.

Baca Juga :   Polri Siagakan Armada Laut, Antisipasi Darurat Mudik Lebaran 2026

Program tersebut dirancang untuk membantu pengusaha UMKM memperoleh pembiayaan dengan biaya yang lebih terjangkau melalui pembagian peran antara pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga penjaminan.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bantuan modal usaha dapat diterima oleh UMKM yang membutuhkan, sehingga mampu mengembangkan usaha, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan menggerakkan perekonomian Kalimantan Barat,” ujar Krisantus.

67ab0622 c7d5 44e9 ba60 e0e7d8e713bd
Maman Abdurrahman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar

Dalam skema KUM Peduli, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menanggung 50 persen bunga kredit dan 50 persen biaya penjaminan. Sementara itu, Bank Kalbar berperan menyalurkan pembiayaan modal usaha dan Jamkrida memberikan penjaminan kredit.

Krisantus berharap program tersebut dapat menjangkau pengusaha UMKM secara tepat sasaran dan tepat waktu, sehingga manfaat pembiayaan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usahanya.

Program ini juga disinergikan dengan pengembangan kawasan wisata terpadu Kota Singkawang untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi pengusaha UMKM di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kongres Syarikat Islam Tetapkan Ferry Sebagai Presiden SI, Hamdan Ketua Dewan Pusat Masa Jihad 2026-2031

TERMINALNEWS.ID, SURABAYA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono terpilih sebagai Presiden...

Cristiano Ronaldo Didenda Rp4,3 Juta dan Diskors 30 Hari Usai Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

TERMINALNEWS.ID, LISBON - Cristiano Ronaldo dijatuhi sanksi denda sebesar 255 euro...

Cristiano Ronaldo Jadi Pesepak Bola Terkaya di Dunia, Kekayaan Ditaksir Rp19,5 Triliun

TERMINALNEWS.ID, LONDON - Cristiano Ronaldo menempati posisi teratas dalam daftar pesepak...

Pramono Anung: Penanganan Banjir Jakarta Harus Mengutamakan Pencegahan

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Embung Batu...

- A word from our sponsors -