TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Kabar menggembirakan datang dari Liga Jakarta U-17. Panitia kompetisi mendapat permintaan dari manajemen Persita Tangerang untuk merekomendasikan sejumlah pemain berposisi striker yang akan dipersiapkan mengikuti seleksi Persita Tangerang EPA U-18.
Pencetus Liga Soeratin U-15 Jakarta dan Liga Jakarta U-17, Y. Erwiyantoro, mengatakan panitia akan mengajukan lima nama yang tercatat dalam daftar top skor sementara Liga Jakarta U-17. Kompetisi tersebut pada akhir pekan ini memasuki pertandingan kedelapan bagi masing-masing klub.
“Manajemen Persita Tangerang meminta kepada panitia Liga Jakarta untuk memberikan nominasi beberapa nama pemain di posisi striker yang dipersiapkan untuk Persita Tangerang EPA U-18,” kata Erwiyantoro.
Menurut dia, panitia selanjutnya akan berkoordinasi dengan klub dan orang tua pemain apabila para pemain tersebut mendapat jadwal untuk mengikuti tes di markas Persita Tangerang.
“Persita Tangerang disebut hanya membutuhkan satu striker. Karena itu, lima pemain yang masuk nominasi utama akan memiliki kesempatan untuk bersaing melalui proses seleksi,” jelas Erwiyantoro yang akrab disapa MbahCoco ini.
Panitia menekankan bahwa proses tersebut harus dijalani dengan kerja keras, sportif, jujur, serta menunjukkan kemampuan teknik dan keterampilan terbaik masing-masing pemain.
Tujuh Pemain Direkomendasi
Berdasarkan hasil diskusi tim talent scouting atau pemandu bakat Liga Jakarta U-17 musim 2026, Maman dan Tiastono, panitia menetapkan lima pemain sebagai pilihan utama dan dua pemain sebagai cadangan.

Pilihan utama:
- Afrel Rizki — Bina Mutiara
- Zehmar Khedira — Nawasena
- Junior Ale Siyanto — Bina Mutiara
- Desya Aditya — Diklat Isa
- Nabil Elnino — Satria Sanggeni
Pemain cadangan:
- Rezer Muhamad Delmora — Bina Taruna
- Berlian Ananda Salim — Tunas Betawi
Erwiyantoro berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan para pemain yang memiliki cita-cita meniti karier sebagai pesepak bola profesional.
“Kalau merasa punya mimpi, punya nyali dan siap menjadi pemain profesional, silakan ikut seleksi Persita Tangerang EPA U-18,” ujarnya.
Ia menambahkan, ketujuh pemain tersebut tidak hanya membawa harapan pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan orang tua, klub, dan panitia Liga Jakarta U-17.
Tekankan Pendampingan Pemain
Panitia Liga Jakarta U-17 juga mengingatkan agar para pemain yang mengikuti seleksi tidak datang sendiri. Mereka diminta didampingi pelatih, pengelola klub, serta orang tua.
Pendampingan tersebut dinilai penting agar komunikasi antara pemain, keluarga, klub asal, dan manajemen Persita Tangerang dapat berlangsung dengan baik apabila seorang pemain dinyatakan lolos seleksi.
“Klub diminta membantu dan mengantarkan pemainnya, termasuk orang tua pemain jika dijadwalkan mengikuti tes. Mohon didampingi pelatih, pemilik klub dan tentunya orang tua,” kata Erwiyantoro.
Ia menegaskan, panitia Liga Jakarta U-17 tidak bertindak sebagai makelar atau perantara pemain. Peran panitia adalah membuka akses dan memberikan rekomendasi berdasarkan hasil pemantauan di kompetisi.
Dengan adanya kesempatan tersebut, para pemain yang masuk nominasi diharapkan dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan bersaing secara sehat untuk mendapatkan kesempatan bergabung dengan Persita Tangerang EPA U-18.

