BerandaNewsEsai & OpiniWUJUDKAN INDONESIA EMAS 2045...

WUJUDKAN INDONESIA EMAS 2045 BUTUH HALUAN YANG TAK PUTUS DI TENGAH JALAN

OLEH: Tommy R. Arief

APA YANG DISAMPAIKAN Dr. Edhie Baskoro Yudhoyono, Wakil Ketua MPR RI, dalam poster Partai Demokrat itu bukan sekadar jargon politik. Itu adalah alarm kenegaraan yang paling jujur saat ini.

Kita semua sepakat ingin Indonesia Emas 2045. Negara maju, SDM unggul, ekonomi 5 besar dunia. Tapi pertanyaannya, bagaimana mungkin kita mencapai target 20 tahun ke depan dengan perencanaan yang hanya berusia 5 tahunan?

Inilah yang ditekankan Mas Ibas: Pembangunan jangka panjang harus berkesinambungan.

Pembangunan SDM, pendidikan, kesehatan, pangan, energi, industrialisasi, infrastruktur, pertahanan, transformasi digital hingga pembangunan wilayah — semua itu tidak bisa dibangun dengan sistem bongkar-pasang. Tidak bisa ganti presiden ganti haluan, ganti menteri ganti program.

Baca Juga :   Catatan Olimpiade, Paris 2024 Emas Angkat Besi Putra 73 Kg: "Iki Wong Serang"

Kita melihat sendiri akibatnya. Proyek strategis mangkrak, kurikulum pendidikan berubah terus, ketahanan pangan dan energi kita rapuh karena tidak ada grand design yang dijaga bersama.

Karena itu saya sebagai Kader Demokrat sangat mendukung dorongan Partai Demokrat untuk menghidupkan kembali roh Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sebagai Kompas Masa Depan Bangsa.

PPHN bukan untuk mengebiri demokrasi, justru sebaliknya. PPHN adalah jangkar dan layar, seperti kata Mas Ibas. Jangkar agar kita tidak terombang-ambing oleh gelombang global, dan layar agar kita tetap melaju ke tujuan yang sama, siapa pun nahkodanya.

Sebagai Ketua Umum Orsap BSD BARISAN SETIA DEMOKRAT, saya melihat 3 urgensi mengapa ini harus segera diwujudkan:

Baca Juga :   Sebuah Spanduk Untuk Anak-anak Yang Tidak Bisa Bermain

PERTAMA Kepastian bagi Generasi Muda. Bonus demografi 2030-2040 akan sia-sia jika tidak dipersiapkan dari sekarang dengan pendidikan dan kesehatan yang konsisten. Indonesia Emas bukan hadiah, tapi hasil kerja panjang.

KEDUA Keadilan Pembangunan Wilayah. Pembangunan tidak boleh hanya Jawasentris. PPHN harus menjamin pemerataan dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, dengan milestone yang terukur setiap 5 tahun.

KETIGA Etika Keberlanjutan. Inilah warisan politik yang diajarkan oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang memikirkan anak-cucu, bukan hanya elektabilitas hari ini.

Mari kita kawal. Indonesia Emas 2045 hanya akan wujud jika kita berani sepakat pada satu haluan, bekerja melampaui periode kepemimpinan dan melampaui perbedaan politik.

Baca Juga :   25 Tahun BAZNAS : Zakat Menguatkan Indonesia, Dari Kepedulian Umat Menuju Kemandirian Bangsa

Demokrat siap di depan.

Hidup Demokrat! Jayalah Indonesia!

*Tommy R. Arief, Kader Demokrat – Ketua Umum Orsap BSD BARISAN SETIA DEMOKRAT

WhatsApp Image 2026 09 09 at 05.03.05
Tommy R. Arief

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Yan Diomande Balas Sindiran Istri Karim Adeyemi soal Harga Transfer Rp2,86 Triliun

TERMINALNEWS.ID, MADRID – Penyerang Real Madrid, Yan Diomande, merespons kontroversi di...

Pemkot Jakarta Timur Peringati Hari Rapat Raksasa Ikada, Perkuat Persatuan dan Integritas

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur menggelar upacara...

‘Lagi Probation’ Hadirkan Persaingan ala “Squid Game” di Dunia Kerja

Film yang dibintangi Aurora Ribero ini mengisahkan perjuangan enam first jobber...

Memburu Pemangsa Hadirkan Horor-Crime-Action, Empat Jurnalis Perempuan Berburu Predator Anak

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Sinemaku Pictures siap menghadirkan film Memburu Pemangsa, sebuah film...

- A word from our sponsors -