TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur memperkuat koordinasi antar-Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) untuk menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.
Penguatan kesiapsiagaan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) September yang dipimpin Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, di Ruang Pola Sri Gunting, Lantai 2 Blok A, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026).
Rakorwil diikuti para pimpinan SKPD dan UKPD di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Forum tersebut menjadi sarana untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Munjirin menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar berbagai persoalan di lapangan dapat ditangani secara cepat dan tepat, termasuk potensi bencana yang dipicu kondisi cuaca ekstrem.

“Intinya dari hasil Rakorwil ini yaitu pentingnya optimalisasi pelayanan publik, termasuk pencegahan dan penanggulangan bencana dalam menghadapi cuaca ekstrem, agar masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata dan responsif terhadap kebutuhan warga,” kata Munjirin.
Ia meminta seluruh jajaran terkait meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan sejak dini. Menurut Munjirin, upaya pencegahan tidak boleh menunggu hingga bencana terjadi, tetapi harus dilakukan melalui langkah-langkah antisipatif, termasuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.
Salah satu langkah yang ditekankan adalah pelaksanaan grebek lumpur untuk menjaga fungsi saluran air. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi potensi genangan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Jangan menunggu terjadi bencana. Langkah pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan kondisi lingkungan tetap terjaga,” ujarnya.
Bahas Program Prioritas Dinas KPKP
Selain membahas kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, Rakorwil juga diisi paparan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok.
Dalam paparannya, Hasudungan menyampaikan sejumlah program prioritas Dinas KPKP Tahun 2026. Salah satunya terkait progres pembangunan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang ditujukan untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan hewan di wilayah DKI Jakarta.

Melalui Rakorwil, Pemkot Administrasi Jakarta Timur terus mendorong sinergi antar-SKPD dan UKPD agar pelaksanaan berbagai program prioritas dapat berjalan terintegrasi.
Koordinasi lintas sektor tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus memastikan pemerintah daerah dapat merespons kebutuhan masyarakat secara efektif dan cepat, terutama dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

