TERMINALNEWS.ID, LONDON – Superkomputer Opta kembali memperbarui prediksi klasemen akhir Premier League 2026/27 setelah rangkaian pertandingan pada pekan-pekan awal musim. Hasil simulasi tersebut menempatkan Arsenal sebagai favorit kuat untuk kembali menjadi juara, sementara Liverpool diprediksi finis di posisi ketiga.
Arsenal mengawali musim dengan sempurna. The Gunners meraih empat kemenangan beruntun atas Coventry City, Aston Villa, Chelsea, dan Sunderland. Performa tersebut membuat tim asuhan Mikel Arteta semakin dijagokan untuk mempertahankan gelar Premier League.
Dalam prediksi terbaru, Arsenal diperkirakan mengakhiri musim dengan 79 poin, unggul cukup jauh dari Manchester City yang diproyeksikan berada di posisi kedua dengan 74 poin. Liverpool menempati posisi ketiga dengan 59 poin, sedangkan Chelsea melengkapi empat besar dengan 57 poin.
Arsenal masih menjadi favorit juara
Performa Arsenal sejak awal musim menjadi faktor utama dalam prediksi tersebut. Kemenangan atas sejumlah lawan kuat, termasuk Aston Villa dan Chelsea, membuat posisi mereka semakin kokoh di puncak proyeksi.
Manchester City diprediksi menjadi pesaing terdekat Arsenal. Dalam naskah sumber disebutkan bahwa City masih memiliki rekor kemenangan 100 persen di Premier League tanpa Pep Guardiola dan tampil menjanjikan di bawah Enzo Maresca.
City juga disebut diperkuat transfer Enzo Fernandez senilai £125 juta. Dengan kurs GBP/IDR sekitar Rp23.789,60 per £1, nilai transfer tersebut setara dengan sekitar Rp2,97 triliun.
£125 juta ≈ Rp2,97 triliun
Namun, superkomputer tetap menempatkan Arsenal sebagai kandidat terkuat untuk mengangkat trofi pada akhir musim.
Liverpool diprediksi finis ketiga
Liverpool berada di peringkat ketiga dalam proyeksi dengan 59 poin. Prediksi tersebut muncul meski The Reds hanya bermain imbang di kandang melawan Fulham.
Alexander Isak menjadi salah satu pemain yang diharapkan mampu membantu Liverpool mempertahankan posisi di papan atas. Dalam empat pertandingan awal, Isak disebut telah mencetak tiga gol.
Chelsea, yang sebelumnya banyak dijagokan untuk bersaing di papan atas karena tidak tampil di kompetisi Eropa musim ini, justru diprediksi hanya finis di posisi keempat. Hasil imbang 2-2 melawan Hull City turut menjadi alasan mengapa The Blues belum dianggap siap menjadi penantang utama Arsenal.
Manchester United di luar empat besar
Salah satu kejutan dalam prediksi tersebut adalah posisi Manchester United. Setan Merah diproyeksikan hanya finis di peringkat kelima dengan 55 poin, meskipun banyak pengamat dan penggemar sebelumnya memperkirakan mereka kembali masuk empat besar.
Newcastle United diprediksi berada di posisi keenam dengan 54 poin, disusul Brighton di peringkat ketujuh dengan 53 poin. Everton, Brentford, dan Leeds United melengkapi 10 besar.
Tottenham terancam finis di papan bawah
Tottenham Hotspur juga mendapatkan prediksi mengecewakan. Setelah melakukan perubahan skuad pada musim panas, Spurs justru diproyeksikan hanya finis di posisi ke-15 dengan 45 poin.
Tottenham berada di bawah Hull City, Aston Villa, Nottingham Forest, dan Bournemouth dalam prediksi akhir musim.
Di zona degradasi, Coventry City diprediksi menjadi juru kunci dengan 38 poin. Fulham berada di posisi ke-19 dengan 39 poin, sedangkan Crystal Palace diproyeksikan finis ke-18 dengan 42 poin.
Sunderland berada di posisi ke-17 dengan 44 poin, sementara Ipswich Town menempati posisi ke-16 dengan 45 poin.
Prediksi klasemen akhir Premier League 2026/27
| Posisi | Klub | Prediksi Poin |
|---|---|---|
| 1 | Arsenal | 79 |
| 2 | Manchester City | 74 |
| 3 | Liverpool | 59 |
| 4 | Chelsea | 57 |
| 5 | Manchester United | 55 |
| 6 | Newcastle United | 54 |
| 7 | Brighton | 53 |
| 8 | Everton | 51 |
| 9 | Brentford | 50 |
| 10 | Leeds United | 50 |
| 11 | Bournemouth | 49 |
| 12 | Nottingham Forest | 48 |
| 13 | Aston Villa | 48 |
| 14 | Hull City | 47 |
| 15 | Tottenham | 45 |
| 16 | Ipswich Town | 45 |
| 17 | Sunderland | 44 |
| 18 | Crystal Palace | 42 |
| 19 | Fulham | 39 |
| 20 | Coventry City | 38 |
Prediksi tersebut menggambarkan proyeksi, bukan klasemen final yang sudah pasti. Data dalam naskah sumber dinyatakan benar per 13 September 2026.

