JAKARTA, TERMINALNEWS.ID Lembaga survei Poltracking Indonesia mengungkapkan turunnya tingkat kepuasan atas dua program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Menurut Direktur Eksekutif Hanta Yuda Rasyid, gambaran itu terlihat dari survei nasional yang dilakukan lembaganya terhadap 1200 responden dari seluruh Indonesia pada periode 14-20 Agustus 2026.
“Kabar kurang baik, berdasarkan survei nasional 49.2 persen publik kurang puas dan sangat tidak puas dengan implementasi pelaksaan program MBG yang dijalankan pemerintah, dimana 46,4 persennya menyatakan puas dan 4,4 persen menyatakan tidak tahu,” ungkap Hanta dalam rilis yang mereka keluarkan Senin (31/8).
Disebutkan Hanta, tren penurunan atas kepuasan pelaksanaan program MBG sebagai porgam unggulan pemerintahan Prabowo ini sudah terjadi sejak Oktober 2025 lalu.
“Sejak Oktober 2025, tingkat kepuasan terhadap program MBG ini semakin menurun dari 53,5 persen dan sekarang hanya 46,4 persen, dan tren ketidakpuasan meningkat dari awalnya 37 persen di bulan Oktober 2024 sekarang naik menjadi 49,3 persen,” tambahnya.
Pihak Poltracking Indonesia menyebut 44,6 persen masyarakat masih berharap program MBG ini terus dilanjutkan sementara 42,1 persen masyarakat tidak ingin program prioritas tersebut dilanjutkan sementara yang tidak menjawab mencapai 13.3 persen.
Selain itu, Hanta juga menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan tingkat kepuasan pelaksanaan program MBG yang diharapkan bisa diperbaiki oleh pemerintah khususnya Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pemangku kepentingannya.
“Faktor yang jadi permasalah Utama pelaksanaan program MBG adalah kurangnya kualitas rasa dan gizi makanan mencapai 19.6 persen, sementara kurang cocoknya lauk yang disuguhkan dalam program MBG mencapai 19,6 persen dan faktor ketiga adanya kekhawatiran keracunan makanan juga jadi penyebab masyarakat tidak ingin program tersebut dilanjutkan,” tutupnya.

