TERMINALNEWS.ID, KEPULAUAN SERIBU – Peringatan Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Jakarta tidak sekadar diisi kegiatan seremonial. Dari Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, organisasi tersebut mengajak pemuda dan remaja masjid terlibat langsung dalam gerakan menjaga lingkungan.
Salah satunya diwujudkan melalui Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah yang digelar DPW BKPRMI Jakarta, Sabtu (30/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program ECO ACTION DPW BKPRMI DKI Jakarta sekaligus bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah.
Kegiatan dibuka oleh Habib Taufik yang hadir mewakili Lurah Pulau Panggang. Sejumlah jajaran pimpinan BKPRMI Jakarta turut hadir, di antaranya Ketua Umum DPW BKPRMI Jakarta Nanang Jahidin, Sekretaris Umum DPW BKPRMI Jakarta Aripan, serta para Ketua Umum DPD BKPRMI se-Jakarta.
Nanang Jahidin menegaskan, persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
Karena itu, BKPRMI ingin menjadikan pemuda dan remaja masjid sebagai bagian dari solusi sekaligus penggerak kepedulian lingkungan di tengah masyarakat.
“BKPRMI ingin terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Kita mendukung program pemerintah dalam menjaga lingkungan, dan pemuda harus menjadi bagian dari gerakan tersebut,” ujar Nanang.
Dimulai dari Rumah
Pelatihan menghadirkan Samsul dari Dinas Lingkungan Hidup sebagai narasumber. Materi yang diberikan tidak hanya menyoroti persoalan sampah, tetapi juga langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya. Kebiasaan tersebut dinilai menjadi langkah awal untuk mengurangi timbulan sampah sekaligus membuka peluang pemanfaatan kembali berbagai jenis sampah.
Samsul juga mendorong masyarakat untuk membangun kebiasaan memilah sampah dari rumah dan lingkungan terdekat.
Menurutnya, penanganan sampah akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat, pemerintah, komunitas, hingga generasi muda.
Semangat kolaborasi itu terlihat dari keterlibatan para Ketua Umum DPD BKPRMI se-Jakarta dalam kegiatan di Pulau Pramuka. Kehadiran mereka sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari gerakan bersama BKPRMI di tingkat wilayah.
Bagi BKPRMI Jakarta, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menerjemahkan peringatan Milad ke-49 ke dalam aksi yang memberikan dampak langsung.
Tak berhenti pada pelatihan, rangkaian ECO ACTION juga diisi dengan penanaman mangrove dan aksi bersih pantai di Pulau Pramuka.
Melalui rangkaian kegiatan itu, BKPRMI Jakarta berharap kesadaran menjaga lingkungan semakin mengakar, terutama di kalangan pemuda dan remaja masjid.
Pulau Pramuka pun menjadi salah satu titik di mana semangat Milad ke-49 BKPRMI diterjemahkan bukan hanya melalui perayaan, tetapi lewat aksi nyata untuk masyarakat dan lingkungan.

