TERMINALNEWS.ID, ROSARIO — Lionel Messi kembali ke Argentina untuk menghadiri prosesi pemakaman ayahnya, Jorge Messi, yang meninggal dunia pada Jumat malam, 7 Agustus 2026, dalam usia 68 tahun.
Dilansir Agence France-Presse (AFP), Messi tiba di Argentina pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Pemain berusia 39 tahun itu kemudian menuju kampung halamannya, Rosario, untuk mengikuti upacara pemakaman secara tertutup. Prosesi pemakaman berlangsung di sebuah pemakaman di kawasan Perez, tidak jauh dari Rosario.
Messi datang bersama istrinya, Antonela Roccuzzo, serta ketiga anak mereka, Thiago, Mateo, dan Ciro. Sejumlah rekan setim Messi juga dikabarkan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Jorge.
Kepergian Jorge Messi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga sekaligus dunia sepak bola. Jorge selama bertahun-tahun berperan penting dalam perjalanan karier putranya sebagai salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa.
Jorge diketahui menjadi perwakilan dan agen Lionel Messi dalam perjalanan kariernya. Ketika Messi masih berusia 13 tahun, Jorge bahkan mendampingi putranya pindah ke Barcelona untuk mengejar impian menjadi pesepak bola profesional.

Sebelum terlibat penuh dalam karier putranya, Jorge pernah bekerja sebagai supervisor di sebuah pabrik baja. Dalam perjalanan karier Messi, ia turut membantu putranya dalam berbagai negosiasi kontrak besar.
Fans Beri Penghormatan
Kepergian Jorge juga mendapat perhatian besar dari masyarakat Argentina. Gerbang pemakaman di Rosario dihiasi bunga, memorabilia, serta pesan dukungan dari para penggemar Messi.
“Stay strong, Leo, we love you,” demikian salah satu pesan yang ditinggalkan penggemar.
Pesan lainnya berbunyi, “Stay strong, Messi family.”
Seorang penggemar berusia 15 tahun, Lucas Blanco, yang menunggu di luar area pemakaman, mengatakan kepada AFP bahwa masyarakat Argentina ingin memberikan dukungan kepada Messi setelah selama ini sang megabintang memberikan kebahagiaan kepada negaranya.
“Dia telah memberikan begitu banyak kebahagiaan kepada negara ini. Sekarang giliran kami memberikan sedikit dukungan dan penghiburan kepadanya,” ujar Blanco.
Dukungan dari Rekan Setim
Dukungan juga datang dari rekan-rekan Messi di Inter Miami. Salah satunya adalah Rodrigo De Paul. Setelah pertandingan Inter Miami melawan Monterrey pada Sabtu, De Paul menunjukkan jersey bernomor punggung 10 milik Messi yang dikenakannya di balik seragam pertandingan sebagai bentuk penghormatan kepada sang kapten Argentina.
Reaksi serupa datang dari gelandang Boca Juniors, Leandro Paredes. Ia menyebut kehadiran para pemain di sisi Messi dapat membantu memberikan kekuatan kepada mantan rekan setimnya di tim nasional Argentina tersebut.
“Kehadiran kami di sana tentu akan membuatnya merasa lebih baik,” kata Paredes, dikutip AFP.
Jorge Messi Sempat Jalani Perawatan
Kabar meninggalnya Jorge datang sekitar dua bulan setelah keluarga Messi mengungkapkan bahwa ayah sang pemain sedang menjalani perawatan akibat masalah kesehatan.
Pada Juni 2026, keluarga menyatakan bahwa Jorge berada dalam pengawasan medis dan kondisinya tengah mengalami perkembangan positif. Namun, keluarga tidak mengungkap secara rinci penyakit yang dideritanya.
Dalam pernyataan tersebut, keluarga Messi juga meminta publik menghormati privasi mereka dan hanya mempercayai informasi yang berasal dari keluarga atau saluran resmi.
Jorge Messi meninggal dunia di Rosario sekitar pukul 22.00 waktu setempat pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Bagi Lionel Messi, kepergian Jorge bukan hanya kehilangan seorang ayah, tetapi juga sosok yang memiliki peran besar dalam membentuk dan mendampingi perjalanan kariernya sejak usia dini hingga menjadi salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.

