Laporan wartawan Terminalnews.ID/Je Sukapura
TERMINALNEWS.ID, BOGOR – Upaya Persiapan teknis yang dilakukan tim Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Cabang Leuwiliang selama dua hari berturut turut, yakni sejak Rabu 29 Juli hingga Kamis 30 Juli 2026, menyatakan, Mobil Instalasi Pengolahan Air, atau Mobil Water Treatment Plant (WTP) Instalasi Pengolahan Air (IPA) bantuan kantor Kementerian PUPR / PU Jawa Barat untuk masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya masyarakat Bogor Barat yang alami bencana kekeringan, siap menyuplai air bersih kerumah para pelanggannya di Cicadas Ciampea, termasuk siap membantu Tim Damkar dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor yang akan mengambil air bersih guna didistribusikan kepada masyarakat terdampak.
Bantuan Mobil Water Treatment Plant instalasi pengolahan air bersih dari Kantor Kementerian PUPR Jawa Barat untuk Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Cabang Leuwiliang tersebut, dilansir mampu memproduksi 5 liter air bersih setiap detiknya untuk disuplay kepada 500 pelanggan, berikut bagi kebutuhan masyarakat umum Kabupaten Bogor yang alami kekeringan sumber air.

Kepala Cabang Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Leuwiliang, Danny Prasetya menegaskan, dalam dua hari dilakukan uji coba terhadap Mobil Water Treatment Plant (WTP) Instalasi Pengolahan Air (IPA) bantuan PUPR Jawa Barat di Cicadas oleh tim teknis Perumda Tirta Kahuripan Cabang Leuwiliang, yaitu mulai Jumat 31 Juli 2026, hingga bencana kemarau tahun 2026 ini berakhir, mobil WTP IPA itu telah resmi beroperasi untuk menyuplai air bersih ke lebih 400 pelanggan yang berdomisili di Cicadas Ciampea dan sekitarnya.
“Selama dua hari dilakukan Uji Coba, Alhamdulilah, Mobil Water Treatment Plant sebagai Mobil Instalasi Pengolahan Air (IPA) bantuan PU (PUPR) Jawa Barat untuk Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Cabang Leuwiliang, kini telah beroperasi dan siap membantu semua pelanggan serta masyarakat Kabupaten Bogor yang terdampak kekeringan,” ungkap Dany Prasetya saat ditemui TerminalNews.id, Sabtu (1/8/2026).

Bukan itu saja tegas Dany, pihak Tirta Kahuripan Cabang Leuwiliang juga mempersiapkan elemen yang disebut belalai untuk mempercepat proses pengisian air dari Mobil WTP Instalasi Pengolahan Airnya ke Mobil tangki milik Perumda air minum, termasuk ke mobil tangki milik Badan penanggulangan daerah (BPBD), serta ke Mobil tangki Damkar Kabupaten bogor guna didistribusikan kepada masyarakat yang kekeringan.
“Agar diketahui, pengoperasian Mobil Water Treatment Plant (WTP) instalasi pengolahan air (IPA) bantuan kantor PUPR Jawa Barat yang kami siagakan di Desa Cicadas, adalah sampai bencana musim Kemarau di Kabupaten Bogor, khususnya di Cicadas Ciampea dan wilayah ekitarnya berakhir,” jelasnya.


