TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pengacara Hotman Paris Hutapea memberikan klarifikasi terkait ucapannya, “Lu punya otak enggak sih?”, yang sempat viral dan memicu kritik dari sejumlah kalangan wartawan.
Hotman menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak ditujukan kepada organisasi wartawan, termasuk Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), maupun profesi jurnalis secara umum.
Dalam video klarifikasi yang diterima redaksi, Hotman menjelaskan bahwa insiden itu terjadi setelah dirinya mendampingi pemeriksaan seorang tersangka mantan pejabat dalam sebuah perkara pada Jumat pekan lalu. Seusai pemeriksaan, ia bersama tim kuasa hukumnya dihampiri sejumlah orang untuk melakukan sesi wawancara singkat atau doorstop.
Hotman mengaku saat itu masih dalam masa pemulihan akibat saraf kejepit. Karena kondisi kesehatannya, ia sempat meminta kepada petugas agar disediakan meja dan kursi sebelum memberikan keterangan kepada awak media.
Menurutnya, kerumunan yang hadir tidak hanya terdiri dari wartawan, tetapi juga aktivis, mahasiswa, dan sejumlah orang lain yang tidak memperkenalkan identitas maupun profesinya.
Ia mengatakan telah menjawab berbagai pertanyaan selama sekitar 10 menit. Namun, situasi berubah ketika seorang pria terus melontarkan pertanyaan mengenai dugaan adanya “agenda tersembunyi” dari sebuah lembaga.

Hotman mengaku telah berulang kali menjelaskan bahwa dirinya tidak berada pada posisi untuk menilai benar atau salah lembaga tersebut karena tugasnya hanya mendampingi klien. Meski demikian, pria itu disebut terus mendesaknya untuk memberikan jawaban.
“Orang tersebut juga tidak memperkenalkan nama, asal media, ataupun organisasi yang diwakilinya,” ujar Hotman.
Merasa terus diperdebatkan, Hotman akhirnya melontarkan kalimat, “Lu punya otak enggak sih?”, yang kemudian menjadi sorotan publik.
Ia menegaskan bahwa ucapan tersebut ditujukan kepada individu yang mengajukan pertanyaan, bukan kepada wartawan secara umum ataupun organisasi pers.
“Ucapan itu adalah respons pribadi kepada orang yang terus mendebat saya. Sama sekali tidak ditujukan kepada lembaga mana pun,” tegas Hotman.
Hotman juga menyatakan tidak pernah mengundang organisasi wartawan tertentu dalam kegiatan tersebut dan mengaku tidak mengetahui identitas pria yang terlibat dalam perdebatan dengannya.
Melalui klarifikasi tersebut, Hotman berharap polemik terkait ucapannya tidak lagi dikaitkan dengan profesi wartawan maupun organisasi pers.
Ia menegaskan bahwa peristiwa itu murni merupakan percakapan antara dirinya dengan seorang individu yang, menurutnya, terus memaksakan pertanyaan.


