TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – SCTV kembali menghadirkan sinetron terbaru bertajuk Wajah Cinta Yang Lain yang menyuguhkan kisah penuh konflik dengan karakter-karakter yang memiliki latar belakang berbeda.
Salah satu tokoh yang mencuri perhatian adalah Firza Bijaksana, seorang polisi yang diperankan oleh Ibrahim Risyad.
Dalam sinetron ini, Ibrahim memerankan Firza sebagai sosok polisi yang penyayang, bijaksana, dan penuh empati. Di balik profesinya sebagai aparat penegak hukum, Firza juga merupakan seorang ayah tunggal yang harus membesarkan putranya seorang diri. Kondisi tersebut membuatnya berjuang menyeimbangkan tugas sebagai polisi dengan tanggung jawab sebagai kepala keluarga.
“Firza adalah seorang aparat negara yang bekerja sebagai polisi. Dia punya keluarga yang sangat hangat, seorang single parent, sangat mengerti keadaan dan situasi, serta selalu berusaha berbuat baik kepada semua orang. Menurutku, dia adalah obat penawar lukanya Ariana,” ujar Ibrahim Risyad.

Bagi Ibrahim, memerankan sosok polisi menjadi pengalaman sekaligus tantangan baru dalam perjalanan karier aktingnya. Ia mengaku harus mempelajari berbagai aspek agar dapat menghidupkan karakter Firza secara meyakinkan, mulai dari cara berbicara, gestur, hingga sikap seorang polisi dalam berbagai situasi.
“Aku harus reset lagi cara berpikirku untuk memahami bagaimana gerak-gerik, cara bicara, dan perilaku seorang polisi saat bertugas, bertemu masyarakat, hingga ketika berada di rumah bersama keluarganya,” ungkapnya.
Demi mendalami peran tersebut, Ibrahim banyak berdiskusi dengan produser, sutradara, penulis, serta tim kreatif. Selain itu, ia juga mencari referensi dari berbagai film dan serial yang menampilkan karakter polisi sebagai bahan pendalaman.
“Yang paling penting buatku adalah banyak berdiskusi dengan produser, sutradara, dan penulis tentang seperti apa karakter polisi yang mereka inginkan. Dari situ kami membangun sosok Firza bersama-sama,” katanya.

Tak hanya tertantang dengan karakter yang diperankan, Ibrahim juga mengaku antusias bergabung dalam proyek produksi Cinema Art ini karena dapat kembali bekerja sama dengan Dinda Kirana dan para pemain lainnya. Menurutnya, hubungan pertemanan yang sudah terjalin di luar lokasi syuting turut membantu membangun chemistry yang kuat di depan kamera.
“Aku sudah cukup lama berteman dengan Dinda, juga sudah mengenal pemain lainnya. Jadi saat diajak bergabung ke proyek ini, rasanya langsung semangat karena suasana kerjanya sangat menyenangkan,” ujar Ibrahim.


