BerandaSportSoccerCuaca Buruk Ancam Laga...

Cuaca Buruk Ancam Laga Inggris vs Meksiko, Potensi Penundaan Bisa Ganggu Suporter hingga Dini Hari

TERMINALNEWS.ID, KOTA MEKSIKO – Laga babak 16 besar antara Inggris dan Meksiko diprediksi berlangsung sengit. Namun, bukan hanya kekuatan lawan yang harus dihadapi skuad The Three Lions, melainkan juga cuaca buruk yang berpotensi menyebabkan pertandingan tertunda.

Pemerintah Inggris bahkan telah memberikan izin kepada pub di Inggris dan Wales untuk tetap buka hingga pukul 05.00 pagi waktu setempat agar para penggemar dapat menyaksikan pertandingan tersebut.

Tim asuhan Thomas Tuchel dijadwalkan menghadapi Meksiko di Stadion Azteca pada Minggu malam pukul 18.00 waktu setempat. Pertandingan ini menjadi tantangan terbesar Inggris sejauh ini, mengingat Meksiko sedang berada dalam performa terbaiknya.

Selain kualitas permainan Meksiko, Tuchel juga menyoroti faktor geografis Stadion Azteca yang berada di ketinggian lebih dari 7.000 kaki atau sekitar 2.130 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga :   Tottenham Dapat Angin Segar Jelang Piala Super UEFA, PSG Tanpa Joao Neves

Sebagai perbandingan, ketinggian tersebut sekitar satu setengah kali lebih tinggi dibandingkan puncak Ben Nevis, gunung tertinggi di Britania Raya.

“Ketika Anda bermain melawan Meksiko di Azteca, akan ada banyak sekali rintangan yang menunggu kami,” ujar Tuchel usai kemenangan Inggris atas Republik Demokratik Kongo.

Pelatih asal Jerman itu juga menyebut kondisi ketinggian stadion menjadi “kerugian besar” bagi timnya.

Persiapan Inggris juga bisa terganggu oleh cuaca ekstrem.

Berdasarkan prakiraan cuaca, badai petir diperkirakan mulai terjadi sekitar satu jam sebelum kick-off. Di Mexico City, badai diprediksi berlangsung antara pukul 17.00 hingga 19.00 waktu setempat.

GettyImages 2284242931
Cuaca Buruk Ancam Laga Inggris vs Meksiko, Potensi Penundaan Bisa Ganggu Suporter hingga Dini Hari – Timnas Meksiko (sportbible)

Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran pertandingan harus ditunda, seperti yang terjadi pada laga Meksiko kontra Ekuador di babak 32 besar. Saat itu, pertandingan baru dimulai satu jam lebih lambat karena badai petir di sekitar Stadion Azteca.

Baca Juga :   Ketua Komite PSSI Kritik Kinerja Wasit Super League, VAR Diminta Lebih Percaya Diri

Seorang pengguna X, @PlanetFPLPod, bahkan menyindir situasi tersebut.

“Pub diizinkan buka sampai pukul 05.00 pagi untuk pertandingan Inggris pada Minggu malam. Akan lucu kalau laga tertunda dua jam akibat sambaran petir lalu berlanjut hingga perpanjangan waktu,” tulisnya.

Jika pertandingan berlangsung sesuai jadwal, laga diperkirakan selesai sekitar pukul 03.00 dini hari waktu Inggris. Namun apabila terjadi penundaan yang cukup lama disertai babak tambahan, pertandingan bisa berakhir mendekati waktu tutup pub.

Tak hanya cuaca, Inggris juga berpotensi menghadapi gangguan dari suporter tuan rumah sebelum pertandingan.

Pada pekan ini, Federasi Sepak Bola Ekuador mengajukan protes resmi setelah sejumlah pendukung Meksiko berkumpul di luar hotel tim dan membuat kebisingan sepanjang malam untuk mengganggu waktu istirahat para pemain.

Menurut laporan media Inggris, para pendukung Meksiko kini berencana mengulangi aksi serupa terhadap skuad Inggris.

Baca Juga :   Rio Ferdinand dan Robbie Savage Komentar Ini Usai Gol Maguire Bikin Fans Marah, TNT Sports Jadi Sorotan

Mereka disebut akan membawa pengeras suara, mobil, musik, sepeda motor, serta klakson untuk menciptakan kebisingan di sekitar hotel tempat para pemain Inggris menginap.

Meskipun aparat kepolisian setempat akan berjaga di lokasi, mereka diperkirakan akan kesulitan mengendalikan kerumunan jika jumlah suporter yang datang sangat besar.

Selain gengsi dan peluang melaju ke perempat final, pertandingan ini juga memiliki nilai ekonomi yang sangat besar. Tim yang berhasil melangkah ke fase berikutnya berpeluang memperoleh tambahan hadiah jutaan dolar AS dari FIFA.

Sebagai gambaran, hadiah sebesar US$1 juta setara dengan sekitar Rp16,3 miliar (dengan asumsi kurs Rp16.300 per dolar AS). Sementara hadiah US$10 juta bernilai sekitar Rp163 miliar. Nilai pasti yang diterima akan mengikuti skema hadiah resmi turnamen yang berlaku.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Joao Palhinha Pastikan Tinggalkan Tottenham, De Zerbi Berbalik Arah Usai Kedatangan Sandro Tonali

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Gelandang timnas Portugal, Joao Palhinha, memastikan dirinya tidak...

Cristiano Ronaldo Cemberut Diganti saat Portugal Kalahkan Kroasia, Masa Depannya di Timnas Masih Jadi Tanda Tanya

TERMINALNEWS.ID, TORONTO – Cristiano Ronaldo menjadi sorotan usai menunjukkan ekspresi kecewa...

Inggris Ambil Langkah Khusus Jelang Lawan Meksiko di Piala Dunia, Waspadai Gangguan Suporter dan Dugaan Aksi Sabotase

TERMINALNEWS.ID, KOTA MEKSIKO - Timnas Inggris mengambil langkah keamanan khusus menjelang...

PSSI Pers Satukan Optimisme: Timnas Indonesia Bidik Gelar Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Menjelang bergulirnya ASEAN Hyundai Cup 2026, PSSI Pers...

- A word from our sponsors -

spot_img