TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Industri hiburan Indonesia kembali melahirkan wajah baru. Fatima Tuzzahro atau yang akrab disapa Ayma resmi menapaki dunia seni peran melalui serial drama vertikal Satu Nama Dua Hati.
Putri dari aktor Chandra Wahyu dan influencer Sylvia Nabila itu dipercaya membintangi produksi terbaru Progres Sinema yang disutradarai Tono Wisnu. Menariknya, pada proyek perdananya ini Ayma langsung mendapat tantangan untuk memerankan karakter antagonis bernama Belva.
Meski baru pertama kali terjun ke dunia akting profesional, Ayma mengaku dapat menjalani proses syuting dengan lancar. Pengalaman sang ayah yang telah lama berkecimpung di industri hiburan menjadi salah satu bekal penting dalam membangun rasa percaya dirinya di depan kamera.
“Papa yang mengenalkan saya ke dunia akting, menghubungi teman-temannya di beberapa rumah produksi, dan selalu mengantar saat casting. Tapi papa selalu berpesan bahwa saya harus menjalani semua proses dengan sungguh-sungguh dan mendapatkan peran karena kemampuan akting saya sendiri,” ujar Ayma.

Kepercayaan yang diberikan kepada Ayma ternyata bukan tanpa alasan. Casting director Satu Nama Dua Hati, Andi Abdilah, menilai karakter Belva sangat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki remaja tersebut.
“Saya melihat Ayma sangat cocok memerankan karakter Belva. Saya yakin ia mampu memberikan warna tersendiri dalam produksi ini,” kata Andi.
Proses produksi serial tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 20 hingga 24 Juni 2026. Kesibukan syuting tidak mengganggu aktivitas pendidikan Ayma karena ia tengah menikmati masa libur sekolah setelah menyelesaikan pendidikan tingkat SMP di Global Islamic School.
Dalam waktu dekat, Ayma akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMA di Perguruan Cikini, Jakarta Selatan.
Dukungan penuh juga datang dari sang ibu, Sylvia Nabila. Ia mengaku bangga melihat putrinya memperoleh kesempatan untuk terlibat dalam produksi profesional sejak usia muda.

“Sejak kecil Ayma memang sudah menunjukkan ketertarikan dan bakat di dunia hiburan. Saya sangat bangga karena ia mampu menjalankan peran yang dipercayakan kepadanya dengan baik. Dukungan dari papanya juga menjadi motivasi besar bagi Ayma untuk terus berkembang,” ujar Sylvia.
Sementara itu, Chandra Wahyu mengungkapkan bahwa minat Ayma terhadap dunia seni sudah terlihat sejak lama. Tidak hanya berakting, putrinya juga memiliki kemampuan di bidang tarik suara.
“Selain akting, Ayma juga memiliki bakat bernyanyi. Bahkan saya sudah menyiapkan sebuah single yang nantinya akan menjadi langkah berikutnya dalam perjalanan kariernya di dunia hiburan,” ungkap Chandra.
Bagi Ayma, keterlibatannya dalam Satu Nama Dua Hati menjadi pengalaman penting yang membuka wawasan baru tentang dunia seni peran. Kesempatan tersebut juga menjadi titik awal perjalanan karier yang lebih serius di industri hiburan.

Setelah menyelesaikan serial debutnya, Ayma dikabarkan telah dijadwalkan untuk terlibat dalam dua proyek produksi lainnya. Selain itu, selama masa libur sekolah ia juga akan mendampingi sang ayah yang menjalani proses syuting film layar lebar di kawasan Cipanas pada 25 hingga 29 Juni 2026.
Momen tersebut akan dimanfaatkannya untuk belajar lebih banyak tentang proses produksi film secara langsung di lapangan. Dengan kombinasi bakat, semangat belajar, dan dukungan keluarga, Ayma kini mulai menapaki langkah awalnya menuju industri hiburan Tanah Air dengan optimisme yang besar.


