BerandaNewsNasionalKementerian UMKM Perkuat Promosi...

Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur

TERMINALNEWS.ID, BALIKPAPAN – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong perluasan pasar bagi produk unggulan daerah sebagai bagian dari penguatan daya saing UMKM berbasis budaya.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan Tenaga Ahli Menteri UMKM Bidang Pembiayaan dan Skema UMKM, Faisal Anwar, ke Galeri Dekranasda dan UKM Center Balikpapan dalam rangkaian Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (16/6).

“Produk-produk UMKM Kalimantan Timur memiliki kualitas yang sangat baik dengan karakter yang kuat. Motif batik seperti Tengkawang Ampiek menunjukkan bahwa kekayaan budaya dan alam Kalimantan Timur dapat diolah menjadi produk bernilai tambah dan bernilai ekonomi tinggi,” ungkap Faisal.

Dalam kunjungan tersebut, Faisal meninjau berbagai produk unggulan karya pengusaha UMKM Kalimantan Timur, mulai dari kriya, tenun, suvenir, hingga batik khas daerah. Salah satu produk yang menarik perhatian adalah batik bermotif Tengkawang Ampiek yang mengangkat kekayaan hayati Kalimantan serta merepresentasikan nilai filosofis dan identitas budaya yang kuat.

Baca Juga :   LPDB Koperasi Ajak Gerakan Credit Union Ambil Peran Strategis dalam Penguatan KDKMP

Faisal mengatakan, keberadaan Galeri Dekranasda dan UKM Center memiliki peran strategis sebagai etalase produk unggulan daerah sekaligus menjadi pusat promosi dan pemasaran bagi pengusaha UMKM.

71d98e83 8c8f 4399 b469 3e7b57d3423e
Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur

Menurutnya, pengembangan industri batik dan fesyen berbasis budaya lokal dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif sekaligus memperkuat identitas daerah. Oleh karena itu, wastra khas Kalimantan Timur perlu terus dipromosikan dan digunakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Faisal juga mendorong agar penggunaan batik khas Kalimantan Timur tidak hanya terbatas pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari keseharian masyarakat.

“Salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan adalah menetapkan satu hari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengenakan batik khas Kalimantan Timur. Kebijakan ini tidak hanya menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi para perajin dan pengusaha UMKM batik di daerah,” paparnya.

Baca Juga :   Menteri PANRB Dukung Penguatan Kepariwisataan Nasional

Ia menambahkan, ribuan ASN di Kalimantan Timur yang secara rutin menggunakan batik khas daerah akan menciptakan permintaan yang berkelanjutan, sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi para perajin batik, penjahit, hingga berbagai usaha pendukung lainnya.

“UMKM membutuhkan pasar yang berkelanjutan. Ketika pemerintah daerah memberikan keberpihakan melalui penggunaan produk lokal, sesungguhnya pemerintah sedang membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat ekonomi daerah,” jelas Faisal.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kota Balikpapan, Heru Ressandy Kusuma, mengatakan Galeri Dekranasda dan UKM Center merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Balikpapan dalam menyediakan ruang promosi, pemasaran, dan pengembangan bagi produk-produk UMKM lokal.

Menurut Heru, keberadaan fasilitas tersebut membuka peluang yang lebih luas bagi pengusaha UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat, wisatawan, maupun calon pembeli dari berbagai daerah.

“Batik Kalimantan Timur saat ini telah dipasarkan ke berbagai wilayah di Indonesia, termasuk melalui gerai SMESCO Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa produk UMKM Kalimantan Timur memiliki kualitas dan daya saing yang mampu bersaing di pasar nasional,” tuturnya.

Baca Juga :   Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT TNI ke-80, PLN Jaga Listrik Tanpa Kedip di Monas

Heru menambahkan, sinergi antara dukungan pemerintah, peningkatan kualitas produk, serta tumbuhnya kebanggaan masyarakat menggunakan produk lokal akan menjadi fondasi penting dalam mengembangkan industri kreatif berbasis budaya daerah.

Kunjungan Kementerian UMKM ke Galeri Dekranasda dan UKM Center Balikpapan menegaskan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya bertumpu pada akses pembiayaan dan perluasan pasar, tetapi juga membutuhkan penguatan identitas budaya, peningkatan apresiasi terhadap produk lokal, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Melalui penguatan wastra khas Kalimantan Timur sebagai bagian dari identitas daerah, diharapkan semakin banyak produk UMKM yang mampu menembus pasar yang lebih luas sekaligus menjaga kelestarian warisan budaya sebagai sumber pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Jakarta Siapkan Rp166 Miliar untuk Jadi Daerah Penyanggah Gelaran PON XXII 2028 di NTB-NTT

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan kesiapannya menjadi daerah...

CONCACAF Ikut Kecam Rencana Komersialisasi Piala Dunia FIFA, Tekanan terhadap Gianni Infantino Meningkat

TERMINALNEWS.ID, MEXICO CITY - Kontroversi mengenai masa depan komersial Piala Dunia...

Ben Affleck Raih Hadiah Utama di Who Wants to Be a Millionaire, Donasikan Rp16,3 Miliar untuk Amal

TERMINALNEWS.ID, MIAMI – Aktor pemenang Oscar Ben Affleck bersama juara Jeopardy!...

George Clooney dan Istri Mengungsi akibat Kebakaran Hutan di Prancis

TERMINALNEWS.ID, PARIS – Aktor Hollywood George Clooney dan istrinya, pengacara hak...

- A word from our sponsors -