BerandaBisnisFerry Juliantono Gandeng K/L...

Ferry Juliantono Gandeng K/L Bangun ‘Super Tim’ untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Koperasi

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat kemandirian ekonomi desa.

Hal tersebut disampaikan Menkop Ferry dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Koperasi dengan sejumlah kementerian, lembaga, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Senin (11/5/2026).

Menkop menegaskan bahwa sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto, seluruh jajaran pemerintahan harus mulai membiasakan kerja kolaboratif untuk menyukseskan program-program prioritas nasional.

“Kita harus membangun super tim sehingga mudah-mudahan dengan kolaborasi dan tim yang kuat, kita bisa menyukseskan berbagai program yang dilaksanakan pemerintah,” ujar Menkop dalam sambutannya.

d2b97e8c 33b5 466e be03 5e03d22cfcca
Ferry Juliantono Gandeng K/L Bangun ‘Super Tim’ untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Koperasi

Pihak-pihak yang terlibat dalam kerja sama ini adalah Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Badan Standardisasi Nasional (BSN), BPJS Ketenagakerjaan, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menkop menegaskan fokus utama dari kolaborasi ini adalah penguatan terhadap program prioritas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menkop merinci beberapa poin strategis dari kerja sama tersebut, antara lain bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), produk hasil kelompok perempuan desa akan diinkubasi, dibiayai, dan dipasarkan melalui gerai koperasi desa.

Baca Juga :   Kemenkop Perkuat Sosialisasi Operasional Kopdes Merah Putih Melalui Simkopdes di Simalungun

“KDKMP nantinya akan mengoperasikan gerai obat dan klinik desa yang juga berfungsi sebagai unit pengasuhan serta perlindungan anak,” ujar Menkop.

ad1fc41c 912a 4a81 84ba 0eca4c812ed0
Ferry Juliantono Gandeng K/L Bangun ‘Super Tim’ untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Koperasi

Kemenkop bersinergi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN untuk mendorong kelompok-kelompok binaan di desa agar memiliki badan usaha koperasi.

Kemudian melalui kerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN), produk-produk koperasi akan didorong agar memiliki standar yang mampu bersaing di pasar dalam maupun luar negeri.

Selain pengembangan produk, aspek perlindungan sosial menjadi poin penting. Menkop mendorong BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan menyeluruh bagi pengelola koperasi, mulai dari manajer hingga tenaga keamanan dan keuangan.

“BPJS Ketenagakerjaan juga kita dorong untuk menjangkau kelompok perempuan dan binaan di bawah kementerian terkait agar mereka mendapatkan manfaat perlindungan,” tambah Menkop.

Baca Juga :   Ferry Juliantono Mengatakan BUMN dan Swasta Siap Menambah Kegiatan Usaha Kopdes Merah Putih

Dari sisi permodalan, kerja sama dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) di bawah Kementerian Keuangan diharapkan dapat membantu pembiayaan unit-unit usaha dan kelompok binaan yang telah bertransformasi menjadi koperasi.

cecee695 5c95 438e 9f57 70658d39a985
Ferry Juliantono Gandeng K/L Bangun ‘Super Tim’ untuk Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Koperasi

Menkop berharap sinergi kolektif ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota koperasi dan masyarakat luas di tingkat desa maupun kelurahan.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji menyoroti potensi besar sinergi antara program pemberdayaan keluarga yang selama ini dijalankan BKKBN dengan inisiatif program Koperasi Desa Merah Putih

Wihaji menjelaskan bahwa kementeriannya memiliki unit akar rumput yang disebut Unit Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA). Kelompok ini terdiri dari para akseptor atau peserta KB yang dibina untuk memiliki kemandirian ekonomi.

Baca Juga :   Ahmad Zabadi Akui KemenkopUKM Berupaya Agar Banyak Koperasi Menggarap Sektor Riil dan Produktif

“Inilah cikal bakal yang nanti menjadi bagian sinergi dengan Menteri Koperasi melalui Kopdes Merah Putih,” ujar Wihaji.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi, mengusulkan agar KDKMP tersebut dapat menjadi pusat laporan terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal ini dinilai sebagai solusi strategis mengingat lokasi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) PPA yang selama ini berada di tingkat kabupaten sering kali dianggap terlalu jauh oleh masyarakat desa. Selain sebagai pusat pengaduan, KDKMP diharapkan menjadi wadah pusat pelatihan bagi warga lokal.

Tidak hanya itu, Menteri PPPA juga mendorong agar unsur perempuan wajib masuk ke dalam jajaran pengurus KDKMP. Menurutnya, keterlibatan perempuan bukan sekadar pelengkap, melainkan motor penggerak ekonomi di desa.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kontroversi VAR Warnai Kemenangan Arsenal atas West Ham, Eks Wasit Premier League Usul Perubahan Aturan

TERMINALNEWS.ID, LONDON - Kemenangan tipis 1-0 Arsenal atas West Ham United...

Munjirin Kawal Program Pengolahan 5 Ton Sampah Pasar Kramat Jati Jadi Pupuk Organik

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, terus menunjukkan...

Peran Kepala Desa penting untuk operasinal Kopdes/Kel Merah Putih

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan apresiasi mendalam...

Jose Mourinho Akui Belum Ada Pembicaraan soal Kembali ke Real Madrid

TERMINALNEWS.ID, LISBOA - Jose Mourinho menegaskan bahwa dirinya sama sekali belum melakukan...

- A word from our sponsors -

spot_img