LONDON, TERMINALNEWS.ID – Fase liga dan playoff gugur UEFA Champions League musim 2025/26 telah rampung, menghadirkan banyak kejutan dalam rangkaian pertandingan terbaru.
Salah satu hasil paling mengejutkan datang dari klub Norwegia Bodo/Glimt yang secara sensasional menyingkirkan Inter Milan dengan agregat telak 5-2.
Kini perhatian tertuju pada 16 klub tersisa yang akan bersaing memperebutkan trofi paling prestisius di sepak bola Eropa.
Berdasarkan 10.000 simulasi yang dilakukan superkomputer milik Opta Sports setelah leg pertama babak 16 besar selesai, muncul prediksi mengenai tim yang paling berpeluang menjadi juara.
Juara bertahan saat ini adalah Paris Saint-Germain. Tim asuhan Luis Enrique sebelumnya meraih gelar pertama mereka setelah mengalahkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 pada final bulan Juni lalu. Namun, menurut simulasi superkomputer, PSG bukanlah favorit utama untuk mempertahankan trofi.
Beberapa klub besar bahkan tidak masuk dalam daftar 16 kandidat juara karena sudah tersingkir lebih awal. Klub-klub seperti Ajax, Eintracht Frankfurt, hingga Napoli yang diperkuat Kevin De Bruyne dan dilatih Antonio Conte harus angkat kaki lebih cepat dari kompetisi.
Sementara itu, Atalanta menjadi tim dengan peluang juara paling kecil. Setelah kalah telak 1-6 dari Bayern Munich, Opta bahkan memberikan peluang 0 persen bagi klub Italia tersebut.
Di posisi berikutnya ada Tottenham Hotspur dengan peluang hanya 0,11 persen setelah kalah agregat 2-5 dari Atletico Madrid. Hasil tersebut memperpanjang awal tanpa kemenangan pelatih interim Igor Tudor menjadi empat pertandingan.
Berikut beberapa tim dengan peluang juara terendah menurut simulasi superkomputer:
| Peringkat | Tim | Peluang Juara |
|---|---|---|
| 16 | Atalanta | 0,00% |
| 15 | Tottenham Hotspur | 0,11% |
| 14 | Sporting CP | 0,45% |
| 13 | Galatasaray | 0,77% |
| 12 | Chelsea | 0,79% |
| 11 | Bayer Leverkusen | 1,22% |
Manchester City pernah menghancurkan Real Madrid 4-0 pada 2023 saat meraih treble bersejarah. Namun kali ini peluang mereka jauh lebih kecil setelah tertinggal 0-3 di leg pertama di Santiago Bernabeu dari Los Blancos yang bahkan tidak diperkuat Jude Bellingham maupun Kylian Mbappe. Peluang City menjadi juara hanya 1,54 persen.
Sementara itu, kejutan besar Bodo/Glimt memang selangkah menuju perempat final, tetapi peluang mereka untuk menjuarai turnamen masih sangat kecil.
Newcastle United justru memiliki peluang lebih besar dibanding beberapa klub raksasa Eropa. Klub Inggris tersebut diperkirakan memiliki peluang 3,30 persen untuk meraih trofi.
Berikut daftar peringkat 10 hingga 6:
| Peringkat | Tim | Peluang Juara |
|---|---|---|
| 10 | Manchester City | 1,54% |
| 9 | Bodo/Glimt | 1,65% |
| 8 | Newcastle United | 3,30% |
| 7 | Liverpool | 5,21% |
| 6 | Atletico Madrid | 5,49% |
Meski merupakan klub tersukses dalam sejarah kompetisi, Real Madrid hanya menempati posisi kelima favorit juara dengan peluang 7,62 persen. Juara bertahan Paris Saint-Germain berada di peringkat keempat dengan peluang 8,56 persen.
Tim asuhan Hansi Flick, Barcelona, menempati posisi ketiga dengan peluang 11,51 persen setelah musim lalu mencapai semifinal.
Sementara itu, Bayern Munich berada di posisi kedua dengan peluang 25,73 persen. Performa tajam Harry Kane serta talenta muda Lennart Karl menjadi faktor penting dalam perjalanan mereka musim ini.
Namun, menurut superkomputer Opta, favorit utama juara musim ini adalah Arsenal yang dilatih Mikel Arteta. The Gunners diprediksi memiliki peluang 26,05 persen untuk memenangkan gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Arsenal juga mencatat prestasi dengan menjadi tim ke-13 dalam sejarah Liga Champions yang menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup atau fase liga.
Berikut lima besar kandidat juara:
| Peringkat | Tim | Peluang Juara |
|---|---|---|
| 5 | Real Madrid | 7,62% |
| 4 | Paris Saint-Germain | 8,56% |
| 3 | Barcelona | 11,51% |
| 2 | Bayern Munich | 25,73% |
| 1 | Arsenal | 26,05% |
Data prediksi ini berdasarkan simulasi superkomputer Opta per 11 Maret 2026.

