RIYANDH, TERMINALNEWS.ID – Drama besar tengah bergulir di Saudi Pro League. Cristiano Ronaldo dikabarkan mulai membuka pintu untuk hengkang dari Al-Nassr setelah merasa kecewa dengan arah investasi klub dan kompetisi secara keseluruhan.
Megabintang asal Portugal itu telah menghabiskan hampir tiga tahun berkarier di Arab Saudi sejak didatangkan dari Manchester United pada Desember 2022. Selama berseragam Al-Nassr, Ronaldo tampil tajam dengan torehan 111 gol dari 127 pertandingan, sekaligus mempersembahkan trofi Arab Club Champions Cup 2023.
Namun, kebahagiaan Ronaldo kini disebut mulai memudar. Ia dikabarkan tidak puas dengan manajemen tim, terutama terkait peran Public Investment Fund (PIF) yang dinilai kurang agresif memperkuat Al-Nassr dibandingkan rival-rivalnya.
Kekecewaan Ronaldo disebut memuncak setelah Karim Benzema, mantan rekan setimnya di Real Madrid, justru bergabung dengan rival kuat Al-Hilal. Benzema sebelumnya bermain untuk Al-Ittihad sebelum akhirnya menyeberang ke pemuncak klasemen Saudi Pro League tersebut. Al-Hilal sendiri aktif mendatangkan nama-nama besar, seperti Darwin Núñez, Theo Hernandez, hingga penyerang muda Prancis Kader Meite.
Situasi ini membuat Ronaldo disebut merasa “dikhianati”. Bahkan, ia sempat menolak tampil dan absen saat Al-Nassr menang 1-0 atas Al-Riyadh awal pekan ini. Menurut laporan CBS Sports, Ronaldo telah menyampaikan kepada petinggi liga bahwa ia siap meninggalkan Arab Saudi jika kondisi ini tidak berubah.
Sumber yang sama menyebutkan, dibutuhkan campur tangan langsung pejabat tinggi PIF untuk meyakinkan Ronaldo terkait masa depan Al-Nassr dan proyek Saudi Pro League secara keseluruhan.
Frustrasi Ronaldo juga dipicu kegagalannya meraih gelar Saudi Pro League sejak kedatangannya. Peluang juara musim 2026 dinilai semakin berat, terlebih setelah Benzema langsung bersinar bersama Al-Hilal dengan mencetak hat-trick debut dan satu assist.
Menanggapi isu mogok bermain Ronaldo, pihak Saudi Pro League akhirnya angkat bicara. Dalam pernyataan resmi kepada BBC Sport, liga menegaskan bahwa tidak ada individu yang berada di atas sistem.
“Setiap klub beroperasi secara independen dengan aturan yang sama. Keputusan rekrutmen dan strategi adalah tanggung jawab masing-masing klub dalam kerangka keuangan yang telah ditetapkan,” demikian pernyataan resmi Saudi Pro League.
Meski Ronaldo telah kembali mengikuti sesi latihan, masa depannya bersama Al-Nassr masih diliputi tanda tanya. Kontraknya memang masih berlaku hingga 2027, tetapi laporan menyebutkan adanya klausul pelepasan senilai US$59 juta atau sekitar Rp944 miliar (kurs ± Rp16.000 per dolar AS). Nilai tersebut setara dengan £43 juta atau sekitar Rp860 miliar.
Jika benar hengkang, Ronaldo berpeluang kembali ke klub lamanya Sporting CP atau melanjutkan karier di Turki. Hubungan transfer antara Saudi Pro League dan Liga Turki memang tengah menguat, terbukti dengan kepindahan N’Golo Kanté ke Fenerbahce baru-baru ini.
Al-Nassr dijadwalkan menghadapi Al-Ittihad pada Jumat mendatang. Namun, keterlibatan Ronaldo dalam laga tersebut masih belum pasti, dengan spekulasi bahwa sang megabintang bisa kembali absen untuk menegaskan sikapnya kepada PIF.

