LONDON, TERMINALNEWS.ID – Gianluigi Donnarumma menjadi sasaran ejekan fans Sunderland setelah kehilangan emosinya dalam laga Premier League yang berakhir imbang 0-0 antara Manchester City vs Sunderland di Stadium of Light. Hasil ini membuat Manchester City kehilangan poin penting dalam perburuan gelar juara Liga Inggris.
Kiper asal Italia itu terlibat adu mulut dengan gelandang Sunderland, Luke O’Nien, sesaat setelah peluit panjang dibunyikan. Ketegangan terjadi ketika O’Nien dianggap menghalangi City untuk melakukan lemparan ke dalam cepat di menit-menit akhir pertandingan.
Situasi memanas ketika Donnarumma harus ditarik menjauh dari O’Nien oleh rekan-rekannya. Melihat keributan tersebut, para pendukung tuan rumah langsung memanfaatkan momen untuk mengganggu mental sang penjaga gawang.
Saat emosi Donnarumma memuncak, fans Sunderland melontarkan chant ejekan “Who are ya? Who are ya?” yang semakin membuat suasana memanas. Kiper yang pernah memperkuat Paris Saint-Germain itu terlihat frustrasi ketika sorakan tersebut menggema di stadion.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, turun tangan untuk meredam situasi. Menariknya, Granit Xhaka juga terlihat berusaha menjadi penengah di tengah ketegangan antar pemain.
Insiden ini menambah sorotan pada hasil imbang tersebut, yang bisa saja menjadi momen krusial dalam perburuan gelar jika Arsenal akhirnya keluar sebagai juara Premier League musim ini.
Guardiola Cuek Saja
Dalam wawancara seusai laga, Guardiola menilai insiden tersebut bukan masalah besar.
“Sepak bola memang seperti itu. Kadang hal-hal seperti ini terjadi. Tidak ada yang penting, tidak ada yang terluka, semuanya baik-baik saja,” ujar Guardiola.

Namun, Donnarumma memang dikenal memiliki temperamen tinggi. Sebelumnya, ia juga sempat kehilangan kontrol emosi saat Chelsea mengalahkan PSG di final Piala Dunia Antarklub FIFA musim lalu.
Donnarumma Pilar Penting Manchester City
Meski insiden tersebut menuai perhatian, performa Donnarumma bersama Manchester City tetap mendapat pujian. Guardiola bahkan pernah menyebut kiper berusia 26 tahun itu sebagai rekrutan “luar biasa”.
City mendatangkan Donnarumma dari PSG pada akhir bursa transfer dengan nilai £26 juta, menggusur James Trafford dari posisi kiper utama. Keputusan ini diambil setelah klub melepas Ederson, yang mengakhiri delapan tahun pengabdiannya di Etihad Stadium.
“Kami membeli pemain dengan pengalaman luar biasa bersama tim nasional Italia dan PSG. Begitu dia tersedia di pasar, dia ingin datang ke Premier League,” kata Guardiola.
Sejauh ini, Donnarumma telah mencatatkan tujuh clean sheet dari 15 laga Premier League, membuktikan perannya sebagai sosok krusial di bawah mistar gawang Manchester City.

