ZURICH, TERMINALNEWS.ID – FIFA tengah menguji coba penggunaan kartu hijau dalam dunia sepak bola.
Inovasi baru ini bahkan sudah dipakai dalam laga bergengsi di ajang Piala Dunia U-20 2025 yang berlangsung di Chile.
Selama ini, kartu kuning dan kartu merah menjadi bagian penting dalam menegakkan disiplin sejak pertama kali diperkenalkan di Piala Dunia 1970. Namun, FIFA mencoba menghadirkan perubahan besar dengan menambahkan kartu hijau sebagai bagian dari sistem baru perwasitan.
Apa Itu Kartu Hijau dalam Sepak Bola?
Berbeda dengan kartu kuning dan merah, kartu hijau bukanlah sanksi untuk pemain. Kartu ini digunakan sebagai bagian dari sistem Football Video Support (FVS), yang fungsinya mirip dengan Video Assistant Referee (VAR). Bedanya, FVS hadir untuk turnamen atau organisasi yang belum memiliki teknologi VAR penuh.
Melalui kartu hijau, pelatih tim dapat melakukan tantangan (challenge) terhadap keputusan wasit. Sama seperti di olahraga lain seperti basket, tenis, kriket, hingga American football, setiap tim mendapat dua kesempatan challenge dalam satu pertandingan.
Prosesnya dilakukan setelah wasit mengambil keputusan. Jika pelatih menilai keputusan itu keliru, ia bisa meminta review. Wasit kemudian menonton tayangan ulang di monitor untuk memastikan keputusan yang diambil.
Apabila challenge berakhir dengan keputusan wasit dibatalkan, maka kesempatan tidak hilang. Namun, jika keputusan tetap dipertahankan, maka challenge dianggap terpakai.
Kartu Hijau Pertama Digunakan di Laga Maroko vs Spanyol
Sejarah penggunaan kartu hijau pertama di Piala Dunia U-20 tercatat pada laga Maroko melawan Spanyol.
Dalam pertandingan tersebut, Spanyol sempat mendapat hadiah penalti. Namun, pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, langsung mengajukan challenge dengan kartu hijau. Setelah meninjau rekaman video, wasit akhirnya membatalkan penalti tersebut.
Keputusan itu terbukti krusial karena Maroko akhirnya menang 2-0 atas Spanyol.
Berlaku hingga Final Piala Dunia U-20
FIFA memastikan uji coba kartu hijau ini akan terus digunakan sepanjang gelaran Piala Dunia U-20 di Chile, yang akan berakhir pada 19 Oktober 2025.
Jika dianggap sukses, bukan tidak mungkin kartu hijau akan menjadi bagian resmi dalam sistem perwasitan sepak bola dunia di masa depan.

