JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Putaran pertama turnamen golf bergengsi The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2025 resmi dimulai pada Rabu (10/9) di Gunung Geulis Country Club, Bogor.
Turnamen yang digelar di dua lapangan berbeda, yakni West Course dan East Course, menghadirkan persaingan sengit antara 50 tim yang masing-masing terdiri dari satu pegolf profesional dan satu pegolf amatir.
Turnamen Pro-Am terbesar di Indonesia ini memasuki edisi ketiga sejak pertama kali digelar.
Ajang ini sekaligus menjadi salah satu turnamen paling ditunggu oleh para pegolf profesional Asia karena menawarkan atmosfer kompetisi kelas dunia serta kesempatan kolaborasi dengan pegolf amatir terbaik.
Pegolf asal Thailand, Weerawish Narkprachar, berhasil tampil impresif pada putaran pertama dengan catatan skor 62 atau 8-di bawah-par.
Bermain di West Course, Weerawish mencatat permainan nyaris sempurna tanpa mencatat satu bogey pun sepanjang 18 hole.
Hasil ini menempatkannya di puncak klasemen individu dengan keunggulan satu pukulan atas dua pesaing terdekat.
“Driving saya hari ini sangat akurat. Saya berusaha menjaga bola tetap berada di fairway dan green agar peluang putting terbuka. Kunci permainan saya ada di putting, banyak putt yang berhasil membantu skor hari ini,” kata Weerawish seusai pertandingan.
Pegolf berusia muda yang baru naik status profesional pada 2022 itu menegaskan ingin menjaga konsistensi performanya.
“Besok saya akan main di East Course. Fokus saya tetap menjaga bola di fairway dan green. Putting saya hari ini bagus, semoga bisa berlanjut di putaran berikutnya,” tambahnya.
Di posisi kedua, dua pegolf tampil menguntit ketat. Naoki Sekito asal Jepang dan Carl Jano Corpus dari Filipina sama-sama mencatat skor 63 atau 7-di bawah-par.
Naoki bukan nama asing bagi publik Gunung Geulis, sebab ia pernah dua kali menjuarai turnamen ADT di lapangan yang sama pada 2019 dan 2022.
Sementara itu, Corpus yang juga bersinar di kategori beregu bersama rekan amatirnya, Liong Santoso, menunjukkan permainan stabil sejak awal.
“Kami bermain kompak dan bisa saling menopang. Saya merasa nyaman dengan permainan hari ini,” ungkap Corpus.
Di bawah tiga besar, empat pegolf berbagi posisi keempat dengan skor 64 (6-di bawah-par).
Mereka adalah Waris Manthorn (Thailand), Shahriffuddin Ariffin (Malaysia), Witchayapat Sinsrang (Thailand), dan Miguel Carballo (Argentina).
Komposisi ini menunjukkan dominasi pemain Asia Tenggara, khususnya Thailand, dalam putaran pembuka.
Tuan rumah Indonesia juga menunjukkan performa menjanjikan. Jonathan Wijono dan Alfred Sitohang sama-sama mencatat skor 65 (5-di bawah-par) dan bertengger di posisi T8 bersama enam pegolf lainnya.
Hasil ini memberi harapan bagi publik tanah air bahwa wakil Indonesia bisa bersaing di papan atas.
Alfred Sitohang, yang baru resmi berstatus profesional pada 2025, mengaku puas dengan permainannya.
“Hari ini permainan saya solid, putting banyak yang masuk. Meski sempat 1-over di tiga hole pertama, lima birdie berturut-turut mengubah permainan saya. Kunci ada di ball striking, terutama pukulan driver yang lurus. Besok saya akan tetap jalankan game plan yang sama,” ujarnya optimistis.
Selain kompetisi individu, kategori beregu (Pro-Am) juga berlangsung ketat. Pasangan Carl Jano Corpus (Filipina) dan Liong Santoso (Indonesia, amatir) memuncaki klasemen sementara dengan skor total 15-di bawah-par.
Mereka unggul tiga pukulan atas tiga tim yang menempati posisi kedua, yakni duet Weerawish Narkprachar/Rizki Charil Hidayat (am.), Natipong Srithong/Mohammad Rizky (am.), dan Shahriffuddin Ariffin/Sholihuddin (am.) yang sama-sama mencatat 12-di bawah-par.
Di posisi keenam, terdapat pasangan Pep Angles/Hadi Kusuma Khouw (am.) serta Sam Broadhurst/Francis Dehnhardt (am.) dengan skor 10-di bawah-par.
Skor Putaran Pertama
Kategori Individual
Weerawish Narkprachar (THA) – 62 (-8)
Naoki Sekito (JPN) – 63 (-7)
Carl Jano Corpus (PHI) – 63 (-7)
T4. Waris Manthorn (THA) – 64 (-6)
Shahriffuddin Ariffin (MAS) – 64 (-6)
Witchayapat Sinsrang (THA) – 64 (-6)
Miguel Carballo (ARG) – 64 (-6)
T8. Jonathan Wijono (INA) – 65 (-5)
Alfred Sitohang (INA) – 65 (-5)
Kategori Beregu (Pro-Am)
Carl Jano Corpus/Liong Santoso (am.) – 15-di bawah-par
T2. Natipong Srithong/Mohammad Rizky (am.) – 12-di bawah-par
Weerawish Narkprachar/Rizki Charil Hidayat (am.) – 12-di bawah-par
Shahriffuddin Ariffin/Sholihuddin (am.) – 12-di bawah-par
T6. Pep Angles/Hadi Kusuma Khouw (am.) – 10-di bawah-par
Sam Broadhurst/Francis Dehnhardt (am.) – 10-di bawah-par
Dengan tiga putaran tersisa, peluang perubahan di papan klasemen masih sangat terbuka. Persaingan ketat antara para pegolf elite Asia, termasuk peluang wakil Indonesia untuk masuk ke jajaran teratas, menjadi daya tarik utama turnamen yang akan berlangsung hingga 14 September mendatang.
Ajang ini sekaligus menjadi panggung bagi pegolf muda Asia untuk membuktikan diri di kancah internasional.
Konsistensi, mental, dan kemampuan menjaga ritme permainan akan menjadi penentu siapa yang akan keluar sebagai juara The Indonesia Pro-Am 2025.

