BerandaSportSoccerPengamat Sepakbola Ini Soroti...

Pengamat Sepakbola Ini Soroti Jabatan Plt Asprov PSSI DKI Jakarta yang Terlalu Lama, Singgung Dampaknya ke Liga Usia Muda

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Pengamat sepak bola nasional Tommy Welly menyoroti lamanya jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Asprov PSSI DKI Jakarta yang masih dipegang Eko Setiawan.

Menurut Towel—sapaan akrabnya—hal ini berdampak pada terganggunya tatanan organisasi sepak bola di tingkat provinsi.

“Jabatan Plt Asprov PSSI DKI Jakarta tidak boleh terlalu lama karena bisa merusak tatanan organisasi. Seingat saya, sebelum Eko Setiawan, posisi Plt dijabat Haruna Soemitro dan Yoyok Sukawi. Seharusnya, Asprov sudah menggelar kongres untuk memilih ketua definitif,” ungkap Towel.

Towel menilai, ketidakjelasan kepemimpinan ini berimbas pada lahirnya Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur DKI Jakarta 2025, yang menurutnya merupakan inisiatif dari kekosongan kompetisi resmi di tingkat usia muda.

Baca Juga :   Pemain Terbaik Versi Pep Guardiola Ini Alami Musim Sulit di Premier League

“Seharusnya, Eko Setiawan tak sekadar memberikan dukungan secara lisan, tapi juga memberi rekomendasi resmi terhadap pelaksanaan Liga Jakarta U-17,” imbuhnya.

Menurutnya, PSSI sebagai induk organisasi sepak bola nasional seharusnya aktif memfasilitasi dan mendukung pembinaan usia dini, termasuk kompetisi seperti Liga Jakarta U-17 yang kini menjadi satu-satunya liga usia muda yang rutin digelar di Indonesia.

“Terlepas dari siapa penyelenggaranya, Asprov PSSI DKI Jakarta wajib ikut mensukseskan kompetisi usia muda seperti Liga Jakarta U-17 yang digagas oleh wartawan olahraga dan masyarakat pecinta sepak bola,” jelasnya.

Towel juga mengaku terkejut dengan pesatnya perkembangan Liga Jakarta U-17 yang kini menjadi magnet bagi pemain muda dari berbagai daerah.

Baca Juga :   Pelatih Jepang Waspadai Jay Idzes dan Tekankan Disiplin Tim Jelang Laga Lawan Indonesia

“Saya apresiasi panitia Liga Jakarta U-17. Mereka bukan hanya mampu membangkitkan semangat klub-klub peserta, tetapi juga menarik minat pemain muda dari berbagai daerah untuk datang ke Jakarta demi bisa tampil di liga ini,” ungkapnya.

Ia bahkan tersentuh dengan dedikasi para pemain muda yang rela menolak tampil di turnamen demi fokus berlaga di Liga Jakarta U-17. Orang tua pun turut merasakan dampak positif karena anak-anak mereka menjadi lebih disiplin dan terarah.

“Ini bukti bahwa pemain muda kita mendambakan kompetisi, bukan sekadar turnamen. Karena dari kompetisi lahir pemain berkualitas. Sekali lagi, saya angkat topi untuk panitia yang mampu menyelenggarakan liga dengan durasi panjang dan format penuh,” selorohnya.

Baca Juga :   Inggris Ditahan Imbang Uruguay 1-1 di Wembley, Ben White Jadi Sorotan

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Gus Kikin: Jangan Terpancing Provokasi, Jaga Sukoharjo Tetap Damai

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH...

Ferry Juliantono Ajak Elemen Umat Islam Bersatu Perkuat Ekonomi Umat melalui Koperasi

TERMINALNEWS.Id, JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) sekaligus Presiden Lajnah Tanfidziyah Syarikat...

Dua Lensa Bercerita Hadirkan Dunia Baru Laut Bercerita Lewat Fotografi dan Instalasi

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Kisah Laut Bercerita karya Leila S. Chudori terus...

Wartawan yang Tergabung dalam PWI Jaya Pilih Gunung Padang untuk Merawat Persaudaraan Lintas Agama

TERMINALNEWS.ID, CIANJUR – Di tengah kehidupan yang semakin sibuk dan perbedaan...

- A word from our sponsors -