BerandaSportSepak BolaBerkas Naturalisasi Mauro Zijlstra...

Berkas Naturalisasi Mauro Zijlstra Belum Masuk ke Kemenpora

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Proses naturalisasi pemain keturunan Indonesia, Mauro Zijlstra, belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyatakan bahwa hingga Rabu (9/7/2025), pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) belum menerima berkas permohonan naturalisasi Mauro dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Menurut Dito, berkas terakhir yang diterima Kemenpora dari PSSI hanya terkait naturalisasi tiga pemain sepak bola putri, bukan pemain putra.

Ketiga pemain tersebut diduga adalah Pauline van de Pol, Isabelle Nottet, dan Isabel Kopp yang lebih dahulu diajukan untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia.

“Mauro belum. Sampai sekarang belum kami terima berkasnya,” kata Dito kepada awak media di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu siang.

Ia menjelaskan bahwa proses pengajuan naturalisasi biasanya dilakukan bertahap dan tidak selalu bersamaan.

Hal ini menyebabkan proses administrasi berlangsung dalam waktu yang berbeda-beda.

“Ya, prosesnya memang tidak datang bersamaan. Ada tiga atlet yang diajukan PSSI. Saya tidak hafal namanya satu per satu, tapi semuanya atlet wanita,” tambah Dito.

Baca Juga :   Milos Kerkez Target Transfer Arne Slot Tegaskan Tidak Akan Bergabung dengan Liverpoo

Mauro Zijlstra merupakan pemain keturunan Indonesia-Belanda yang tengah menjadi sorotan publik pencinta sepak bola Tanah Air.

Pemain berusia 19 tahun ini lahir di Belanda pada 9 November 2004 dan memiliki postur menjulang setinggi 1,88 meter.

Ia dikenal sebagai penyerang dengan kemampuan olah bola dan penyelesaian akhir yang tajam.

Karier Mauro dimulai saat ia memperkuat tim muda AZ Alkmaar. Setelah itu, ia melanjutkan pengembangan kariernya di akademi AFC Amsterdam, klub yang dikenal aktif mencetak talenta muda di Belanda.

Nama Mauro mulai mencuri perhatian pada musim 2021/2022 ketika tampil gemilang bersama AFC Amsterdam U-18.

Pada musim tersebut, ia mencetak 18 gol dan memberikan 11 assist dalam berbagai kompetisi kelompok umur.

Mauro juga menunjukkan fleksibilitas posisi dengan bermain sebagai gelandang serang. Dari sembilan penampilan di posisi tersebut, ia mampu mencetak 12 gol dan menyumbang lima assist.

Namun, kariernya mengalami tantangan saat ia memutuskan bergabung dengan tim NEC Nijmegen U-21 pada awal musim 2022/2023.

Baca Juga :   Real Madrid Bukukan Kemenangan Bersejarah di Liga Champions Usai Tundukkan Marseille

Di tim ini, Mauro mulai kesulitan mendapatkan menit bermain reguler. Ia hanya tampil dalam tujuh pertandingan di semua kompetisi dan mencetak tiga gol.

Dari tujuh laga tersebut, Mauro hanya dua kali dipercaya tampil sebagai starter penuh, yaitu saat menghadapi Den Bosch U-21 dan Vitesse di ajang Divisi 2 U-21 Belanda.

Meski demikian, Mauro tetap mampu menunjukkan kualitasnya. Dalam laga melawan VVV-Venlo U-21, ia berhasil mencetak hattrick dan membawa timnya meraih kemenangan.

Penampilan tersebut menunjukkan bahwa Mauro masih menyimpan potensi besar yang bisa dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia jika proses naturalisasinya terealisasi.

Ketertarikan publik terhadap Mauro muncul seiring dengan kebutuhan Timnas Indonesia akan pemain depan berkualitas.

Dengan postur tinggi dan kemampuan menyerang yang komplit, Mauro dinilai cocok mengisi lini depan skuad Garuda di masa depan.

Namun hingga kini, belum ada kepastian kapan berkas naturalisasi Mauro akan diajukan secara resmi oleh PSSI ke Kemenpora.

Baca Juga :   Cody Gakpo Terancam Sanksi FA Usai Rayakan Gol dengan Pesan Religius Saat Liverpool Bungkam Tottenham

Proses naturalisasi pemain asing atau keturunan umumnya melalui tahapan administrasi yang ketat, mulai dari pengajuan di federasi, rekomendasi teknis, hingga persetujuan di tingkat kementerian dan parlemen.

Sebelumnya, sejumlah pemain keturunan yang sukses dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia seperti Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Rafael Struick, telah menunjukkan kontribusi signifikan dalam berbagai kompetisi internasional.

Harapannya, Mauro Zijlstra bisa mengikuti jejak mereka apabila prosesnya berjalan lancar.

Kemenpora sendiri tetap membuka pintu bagi siapa pun yang berpotensi memperkuat Timnas, selama proses dan persyaratan administrasi dipenuhi sesuai aturan yang berlaku.

“Kami tentu mendukung langkah PSSI selama prosesnya sesuai regulasi. Prinsipnya, kami ingin yang terbaik untuk prestasi olahraga nasional, termasuk sepak bola,” tutup Dito.

Sementara itu, publik Tanah Air masih menanti kabar baik terkait kelanjutan proses naturalisasi Mauro Zijlstra.

Dengan usia yang masih muda dan pengalaman bermain di Eropa, Mauro dinilai bisa menjadi aset jangka panjang bagi pengembangan Timnas Indonesia.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -

spot_img