BerandaSportMenteri PKP Maruarar Sirait...

Menteri PKP Maruarar Sirait Gratiskan 5 Rumah Subsidi untuk Pendukung Piala Presiden 2025

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, berkomitmen memberikan lima unit rumah subsidi gratis kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang turut berkontribusi dalam gelaran Piala Presiden 2025.

Program ini diumumkan langsung oleh Maruarar, yang juga menjabat sebagai Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2025, dalam konferensi pers di Gedung SCTV Tower, Jakarta, Jumat (4/7/2025).

Maruarar, yang akrab disapa Ara, menjelaskan bahwa inisiatif ini adalah bentuk apresiasi bagi masyarakat yang berpartisipasi dalam mendukung penyelenggaraan Piala Presiden 2025, baik sebagai pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) maupun sebagai suporter.

“Saya mau mensosialisasikan rumah subsidi, jadi rumah itu untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Dari saya pribadi nanti diatur kriterianya buat UMKM terbaik, buat suporter terbaik, saya siapkan lima rumah subsidi gratis,” ujar Ara di hadapan awak media.

Menurut Ara, pemberian lima rumah subsidi gratis ini diprioritaskan untuk warga berpenghasilan rendah.

Ia menekankan pentingnya penentuan kriteria agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

Baca Juga :   John Wall: Karier NBA dan Momen Terbaik Sang Point Guard Legendaris

“Tolong nanti ada kriterianya, saya minta diatur dengan baik. Nanti akan disampaikan kriterianya seperti apa, tetapi diutamakan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, apakah itu penonton atau pelaku UMKM,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ara menegaskan bahwa program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang terus berupaya meningkatkan akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia menyebut kebijakan rumah subsidi merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat, terutama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini supaya makin banyak rakyat Indonesia bisa menikmati kebijakan Presiden Prabowo yang sangat pro rakyat, di mana rumah subsidi ditingkatkan,” sambungnya.

Ara menambahkan, pada 2025 pemerintah menargetkan pembangunan rumah subsidi dalam jumlah signifikan untuk menekan angka backlog perumahan nasional.

Tahun ini, kata dia, target pembangunan rumah subsidi dipatok hingga 350.000 unit.

“Tahun ini targetnya paling tinggi, 350.000 unit, luar biasa. Pak Erick (Erick Thohir), Pak Dasco (Ahmad Muzani), Pak Menko Airlangga Hartarto, semuanya mendukung, dan kita mendapatkan alokasi anggaran yang besar untuk sektor perumahan, yakni sekitar Rp130 triliun,” paparnya.

Baca Juga :   Piala Presiden 2025 Digelar 6–13 Juli, Persib vs Port FC Jadi Laga Pembuka

Ia berharap langkah ini bisa memacu percepatan kepemilikan rumah di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk para pekerja informal dan pelaku UMKM.

Dengan semakin banyaknya rumah subsidi yang disalurkan, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat terangkat secara signifikan.

Selain membantu warga yang terlibat dalam Piala Presiden 2025, Ara juga berharap momentum turnamen sepak bola pra-musim ini bisa menjadi sarana edukasi untuk mengampanyekan pentingnya program rumah subsidi.

Menurutnya, turnamen olahraga tidak hanya sebatas kompetisi, tetapi juga menjadi ruang partisipasi sosial yang membawa manfaat lebih luas.

“Saya harap Piala Presiden 2025 bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang bagaimana kita membantu rakyat kecil agar punya kesempatan memiliki rumah sendiri,” ujarnya.

Ara menegaskan pihaknya akan segera menyusun mekanisme penyaluran lima rumah subsidi gratis tersebut bersama pihak terkait.

Baca Juga :   Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025: Mampukah Marc Marquez Naik Podium di Mandalika?

Ia menargetkan kriteria penerima bisa segera diumumkan dalam waktu dekat agar masyarakat berpenghasilan rendah yang berhak dapat mempersiapkan diri.

“Nanti detailnya akan diumumkan, termasuk proses seleksi dan tata cara pendataan. Kami ingin semua transparan dan tepat sasaran,” tambahnya.

Program rumah subsidi, imbuh Ara, menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk mengatasi persoalan kepemilikan rumah di Indonesia.

Berdasarkan data Kementerian PKP, kebutuhan rumah atau backlog perumahan masih tergolong tinggi, terutama di perkotaan, sehingga diperlukan berbagai terobosan untuk menjawab persoalan tersebut.

Ara pun optimistis dengan sinergi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta sektor swasta, target pembangunan rumah subsidi pada tahun ini dapat tercapai.

Ia menilai kolaborasi semua pihak menjadi kunci agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat merasakan manfaat nyata.

“Kita harus bersama-sama, tidak bisa sendiri, agar semakin banyak rakyat Indonesia yang punya rumah dan hidupnya lebih sejahtera,” pungkasnya.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -