JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Sejumlah petenis muda Indonesia bersiap menghadapi persaingan ketat dalam ajang ITF J60 Pusaka Indonesia Jakarta 2025, yang berlangsung pada 1–6 Juli 2025 di lapangan tenis The Sultan Hotel & Residence Jakarta.
Turnamen internasional junior ini menjadi salah satu rangkaian dari World Tennis Tour Junior, dan diikuti oleh pemain dari 15 negara.
Empat wakil Indonesia berhasil masuk daftar unggulan tunggal putri. Anjali Kirana Junarto (17 tahun) menjadi andalan Merah Putih di posisi unggulan kelima.
Rekannya, Mischka Sinclaire Goenadi (16 tahun), menempati seeded keenam, diikuti Abigail Elham sebagai unggulan ketujuh, serta Cylova Zuleikha Hulmasabiyya di posisi kedelapan.
Di sektor putri, unggulan teratas dipegang petenis Jepang, Aoi Watanabe, yang saat ini bertengger di peringkat 215 ITF Junior.
Sementara rekan senegaranya, peringkat 355 dunia, menempati posisi seeded kedua. Kehadiran pemain-pemain unggulan dari Jepang diprediksi bakal menjadi tantangan berat bagi petenis tuan rumah, terutama Anjali, Mischka, dan Cylova, yang baru saja mencatat prestasi membawa tim Indonesia promosi ke Grup I Asia Oceania Piala Billie Jean King.
Direktur Turnamen, Susan Soebakti, menyatakan antusiasme atas kualitas peserta turnamen tahun ini.
“Sebuah kemewahan, turnamen ITF level J60 seperti Pusaka Indonesia Jakarta ini mampu menarik petenis peringkat 200–300 dunia. Ini menjadi peluang besar bagi pemain kita untuk mengukur kemampuan,” kata Susan di arena pertandingan, Senin (30/6/2025).
Ia menambahkan, para pemain Jepang akan menjadi batu ujian yang serius bagi petenis Indonesia, mengingat pengalaman bertanding mereka di level internasional.
“Kedua wakil Jepang itu bakal menguji mental dan teknik para pemain kita. Harapannya, pengalaman di turnamen ini dapat meningkatkan daya saing petenis muda Indonesia di level dunia,” ujarnya.
Sementara itu, di sektor tunggal putra, tidak ada wakil Indonesia yang berhasil masuk daftar unggulan.
Salah satu pemain putra tuan rumah, Michal Ihsan Wicaksana, langsung menghadapi ujian berat pada babak pertama dengan menantang unggulan pertama Jay Lin Gibson dari Kanada.
Gibson saat ini berada di peringkat 259 dunia ITF Junior dan difavoritkan melaju jauh di turnamen ini. Pertandingan antara Michal melawan Gibson dijadwalkan digelar pada Selasa (2/7).
Turnamen ITF J60 Pusaka Indonesia Jakarta tahun ini diikuti total oleh petenis dari 15 negara peserta, yaitu Jepang, China, Taiwan, Hongkong, Korea Selatan, India, Thailand, Vietnam, Singapura, Amerika Serikat, Jerman, Australia, Selandia Baru, Kanada, serta tuan rumah Indonesia.
Jumlah peserta internasional yang padat ini menjadi bukti bahwa Indonesia semakin dipercaya sebagai tuan rumah turnamen berlevel internasional.
Susan Soebakti menjelaskan bahwa kehadiran pemain asing dari berbagai kawasan Asia, Amerika, hingga Eropa memperlihatkan daya tarik turnamen ITF di Indonesia.
“Kita ingin memberikan pengalaman bertanding yang terbaik bagi para atlet junior, termasuk mereka yang datang dari luar negeri. Ini juga menjadi kesempatan untuk mempromosikan Indonesia sebagai destinasi sport tourism,” jelasnya.
Selain itu, menurut Susan, turnamen seperti ITF J60 juga menjadi bagian penting dari pembinaan atlet tenis nasional.
Atlet-atlet muda Indonesia diharapkan terbiasa menghadapi lawan tangguh sejak dini, sehingga mampu mengasah kemampuan teknis dan mental bertanding di panggung internasional.
“Kalau anak-anak kita hanya bermain di dalam negeri, perkembangan mereka bisa terhambat. Bertemu lawan dengan level lebih tinggi dari luar negeri adalah pengalaman yang tidak bisa didapat di latihan saja,” tegas Susan.
Federasi Tenis Internasional (ITF) sendiri terus mendorong penyelenggaraan turnamen berjenjang seperti World Tennis Tour Junior di berbagai negara agar jalur pengembangan petenis muda semakin merata.
Indonesia termasuk salah satu negara di kawasan Asia yang aktif menggelar kejuaraan junior ITF, dan menjadi tuan rumah tujuh turnamen sepanjang tahun ini.
Khusus turnamen J60 di Jakarta, para pemain akan memperebutkan poin penting untuk meningkatkan peringkat dunia mereka di kategori junior.
Selain itu, mereka juga memperebutkan kesempatan untuk melaju ke level turnamen berikutnya dengan grade lebih tinggi.
Pertandingan babak utama ITF J60 Pusaka Indonesia Jakarta akan resmi dimulai pada Selasa (2/7), sementara babak final dijadwalkan berlangsung Minggu (6/7).
Penyelenggara berharap para petenis muda Indonesia mampu mencatat hasil positif, sekaligus menambah pengalaman berharga demi meningkatkan prestasi tenis nasional di masa depan.


