BerandaSportDua Tunggal Putra Indonesia...

Dua Tunggal Putra Indonesia Gugur di Babak Pertama Seri VII M-25 Bali

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID Harapan Indonesia di sektor tunggal putra Amman Men’s World Tennis Championship Seri VII M-25 langsung mendapat pukulan pahit pada babak pertama.

Dua wakil tuan rumah, Gunawan Trismuwantara dan Tegar Abdi Satrio Wibowo, harus tersingkir setelah mengalami kekalahan pada hari pertama pertandingan yang digelar di Lapangan Tenis ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa (9/9/2025).

Turnamen berhadiah total 30.000 dolar AS ini diwarnai kondisi cuaca mendung sejak pagi, bahkan sempat diguyur hujan yang menyebabkan sebagian pertandingan harus ditunda.

Situasi tersebut semakin menambah tantangan bagi petenis tuan rumah yang tampil menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai negara.

Bertanding di Lapangan A, Gunawan Trismuwantara sebenarnya menunjukkan permainan menjanjikan ketika menghadapi unggulan kelima asal Italia, Niccolo Catini, yang menempati peringkat 746 dunia ATP.

Sejak awal set pertama, Gunawan mampu mengimbangi permainan lawannya hingga kedudukan imbang 2-2.

Namun, momentum tersebut sirna ketika pertandingan memasuki game kelima. Saat berusaha mengejar bola dengan sliding, Gunawan terjatuh dan mengalami cedera pada pergelangan kaki kirinya.

Insiden itu terjadi ketika skor 3-2 untuk keunggulan Catini pada menit ke-32 pertandingan.

Baca Juga :   Liga Jakarta U17 Piala Gubernur 2025: PSF FA Hajar BATAVIA FC 4-1, Davani Tobing Jadi Bintang Lapangan

Meski sempat mendapat perawatan medis di lapangan dan berdiskusi dengan pelatih serta wasit, Gunawan akhirnya memutuskan tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Kondisi fisik yang tidak memungkinkan membuat petenis berusia 22 tahun itu memilih mundur, sehingga Catini berhak melaju ke babak 16 besar.

Kekalahan karena cedera ini menjadi pukulan berat bagi Gunawan, yang sebelumnya tampil konsisten di beberapa turnamen ITF.

Cedera tersebut juga menimbulkan tanda tanya mengenai peluangnya tampil di seri-seri berikutnya dalam rangkaian tur M-25.

Wakil tuan rumah lainnya, Tegar Abdi Satrio Wibowo, juga tidak mampu berbuat banyak saat berhadapan dengan unggulan keempat dari Jepang, Koki Matsuda.

Dalam laga babak 32 besar, Tegar harus mengakui keunggulan lawannya dalam dua set langsung dengan skor 0-6 dan 3-6.

Sejak awal pertandingan, Matsuda yang memiliki ranking lebih tinggi tampil dominan. Servis keras dan penguasaan baseline membuat Tegar kesulitan keluar dari tekanan.

Petenis Indonesia berusia 23 tahun itu hanya mampu memberikan sedikit perlawanan pada set kedua, tetapi tidak cukup untuk membalikkan keadaan.

Baca Juga :   B League dan IBL Jalin Kerjasama untuk Tingkatkan Popularitas Basket di Indonesia

Hasil ini kontras dengan pencapaian Tegar pada pekan lalu, ketika ia tampil sebagai finalis ganda putra bersama Lucky Candra Kurniawan di Seri VI. Namun, kali ini langkahnya di sektor tunggal harus terhenti di babak pertama.

Meski dua wakil tunggal sudah tersingkir, Indonesia masih menyimpan asa melalui Lucky Candra Kurniawan.

Pemain yang lolos dari babak kualifikasi itu tampil menjanjikan ketika menghadapi petenis Amerika Serikat, Anders Matta.

Bermain di Lapangan A, Lucky memperlihatkan strategi matang dengan penempatan bola akurat dan pukulan passing shot forehand yang beberapa kali membuat Matta melakukan kesalahan sendiri. Hasilnya, Lucky merebut set pertama dengan skor 6-3 hanya dalam waktu 32 menit.

Pada set kedua, Lucky kembali unggul 5-3 sebelum hujan deras mengguyur kawasan Nusa Dua.

Pertandingan akhirnya ditunda dan akan dilanjutkan pada Rabu pagi. Penundaan ini juga berlaku untuk sejumlah laga lain, baik di sektor tunggal maupun ganda.

Selain pertandingan yang melibatkan wakil Indonesia, sejumlah hasil lain juga mewarnai babak 32 besar hari pertama.

Baca Juga :   Tiga Wakil Indonesia Gugur di Babak Penyisihan UTR Pro Tennis Tour Bali 2025

Petenis Selandia Baru, Alexander Klincharov, mengalahkan wakil India Sehaj Singh Pawar dengan skor 6-1, 6-4. Dari Inggris, Felix Mischker sukses menyingkirkan Vadym Konovchuk asal Ukraina.

Sementara itu, petenis Rusia Alexey Aleshchev tampil perkasa dengan menundukkan Joris Hoogland (Belanda) dua set langsung 6-2, 6-0.

Di sisi lain, Koki Matsuda memastikan tiket ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Tegar Abdi Satrio Wibowo.

Kekalahan dua tunggal putra Indonesia di hari pertama menunjukkan tantangan besar yang dihadapi tuan rumah dalam bersaing di ajang internasional ini.

Persaingan ketat, ranking dunia lawan yang lebih tinggi, serta faktor nonteknis seperti cuaca menjadi kombinasi yang sulit diatasi.

Namun, penampilan impresif Lucky Candra Kurniawan memberi secercah harapan. Jika mampu melanjutkan performa apiknya saat laga dilanjutkan, peluang Indonesia untuk melangkah lebih jauh di sektor tunggal masih terbuka.

Turnamen ini masih akan berlangsung hingga akhir pekan, dengan jadwal padat yang melibatkan ratusan petenis dari berbagai negara.

Semua mata kini tertuju pada bagaimana wakil Indonesia mampu menjaga asa di tengah persaingan sengit.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -

spot_img