BOGOR, TERMINALNEWS.ID, – Borneo Hornbills dipaksa menelan kekalahan kelima saat menjamu Pacific Caesar Surabaya di GOR Laga Tangkas, Jumat malam, 2 Februari 2024. Borneo Hornbills kalah dari Pacific Caesar di babak overtime dengan skor ketat 86-92.
Pertandingan Borneo Hornbills melawan Pacific Caesar Surabaya di GOR Laga Tangkas, Jumat malam (2/2), menjadi pertarungan sengit antara dua klub yang belum pernah merasakan kemenangan di awal musim Kompetisi IBL 2024. Kali ini Borneo tampil lebih agresif untuk memburu kemenangan di kandang sendiri.
Borneo masih dipimpin Danny Kusuma sebagai pelatih pengganti. Kali ini tim inti yang diturunkan adalah Travion Leonard, Steven Orlando, Najeal Young, Raymond Shariputra, dan Jamarr Andre Johnson.
Sebaliknya, komposisi utama tim tamu ramuan head coach Diky Freedo Pratama adalah Jaylyn Richardson, Stephan Hurt, Gregori Claudie Wibowo, M. Aulaz Ariezky Septano, dan Aven Ryan Pratama.
Pacific bermain bagus di babak pertama. Tetapi Borneo kali ini lebih agresif dibanding empat pertandingan sebelumnya. Meski di awal sempat alot, Borneo akhirnya unggul 23-19 di akhir kuarter pertama setelah buzzer beater dari Najeal Young.
Borneo terus menggempur pertahanan Pacific di kuarter kedua. Mereka mencetak keunggulan 13 poin lewat back-to-back three point dari Jamarr Andre Johnson. Momentum inilah yang melecut anak-anak Borneo untuk mengakhiri rekor buruk mereka di awal musim IBL Tokopedia 2024. Akhirnya Borneo unggul 44-37 saat kuarter kedua ditutup.

Pacific Paksa Borneo Kembali Bertarung di Babak Overtime
Pacific Caesar memulai kuarter ketiga dengan tertinggal tujuh angka dari Borneo Hornbills. Namun itu tidak mengecilkan semangat mereka untuk bangkit dari keterpurukan. Seperti yang pernah dikatakan head coach Pacific Diky Freedo Pratama, bahwa mereka butuh kontribusi pemain lokal. Kali ini lima angka dari Gregori Claudie Wibowo di akhir kuarter ketiga, berhasil memangkas jarak hingga tersisa satu angka (58-59) dari tuan rumah, Borneo Hornbills.
Pacific Caesar untuk pertama kalinya mampu berbalik unggul atas tuan rumah borneo Hornbills setelah running score 8-5 saat membuka kuarter keempat. Mereka mengambil alih keunggulan 66-64. Tetapi momentum tersebut terlepas begitu saja, karena di sisa empat menit, Borneo menyamakan kedudukan, 69-69.
Publik tuan rumah bersorak ketika Raymond Shariputra berhasil mengeksekusi satu tembakan three point di sisa satu menit. Tembakan tersebut membuat Borneo unggul 77-74. Tetapi secara mengejutkan, Stephan Hurt berhasil membalas tembakan tersebut. Sehingga skor berubah menjadi 77-77. Usaha kedua tim di sisa waktu 30 detik tidak membuahkan hasil, sehingga laga dilanjutkan melalui babak tambahan waktu.
Lagi-lagi Pacific Caesar Surabaya harus menjalani laga hingga babak tambahan waktu. Bedanya, kali ini Pacific dalam situasi yang menguntungkan. Mereka berhasil menyamakan kedudukan (77-77) lewat tembakan tiga angka Stephan Hurt. Pacific dan Borneo Hornbills sama-sama sudah dua kali menjalani overtime hingga pekan keempat musim reguler IBL Tokopedia 2024.
Faktanya, ini merupakan overtime kedua bagi masing-masing tim. Borneo sempat menjalani laga overtime di pekan kedua melawan Tangerang Hawks Basketball. Kala itu mereka kalah 74-79.
Sebaliknya, Pacific juga sempat bertarung hingga overtime melawan Bima Perkasa Jogja, di Surabaya, pada pekan ketiga. Pacific juga kalah 90-93. Jadi kedua tim, Borneo dan Pacific sama sama menelan kekalahan di babak overtime dan mereka akan berusaha menghapus jejak buruk tersebut di babak overtime kali ini.
Pacific Caesar Berhasil Meraih Kemenangan di Babak Overtime
Setelah berhasil menyeret laga ke babak overtime, akhirnya kita bisa melihat performa starter Pacific yang gemilang. Ditambah lagi, three point dari Daffa Dhoifullah yang menjadi momentum Pacific memenangkan laga ini. Karena dengan tembakan tersebut, tim tamu unggul dengan margin tujuh angka (86-79), di sisa satu setengah menit babak tambahan waktu. Sementara dua free throw dari Gregorio Claudie Wibowo melengkapi kemenangan Pacific menjadi 92-86.
Akhirnya Pacific Caesar Surabaya bisa bernafas lega. Kemenangan perdana yang dinanti-nanti datang di laga tandang melawan Borneo Hornbills, di GOR Laga Tangkas, Jumat malam (2/2). Pacific menghukum lemahnya pertahanan Borneo di babak tambahan waktu untuk mencetak kemenangan dengan skor 92-86.
Empat pemain starter Pacific menyelesaikan laga dengan double digit points. Dimulai dari Stephan Hurt (28 poin), M. Aulaz Ariezky Septano (23 poin), Jaylyn Richardson (16 poin), dan Gregorio Wibowo (16 poin). Hurt juga menambahkan 15 poin dan lima assist. Sedangkan Richardson hampir menyentuh triple-double dengan tambahan 10 rebound, dan sembilan assist.
Borneo terpaksa menelan kekalahan lagi, dan mereka belum pernah menang dalam lima laga. Hasil ini sekaligus membenamkan Borneo Hornbills di lima laga tanpa kemenangan hingga pekan keempat, musim reguler IBL Tokopedia 2024.
Meski kali ini performa Jamarr Andre Johnson sangat baik dengan kontribusi 31 poin dan 10 rebound. Najeal Young mencetak 24 poin, lalu Travion Leonard menambahkan 12 poin dan 12 rebound.
Sebenarnya tidak ada yang salah dari penampilan Borneo kali ini. Hanya saja mereka seperti kehabisan tenaga di babak overtime. Borneo hanya memasukkan dua tembakan dari 13 attempt di lima menit terakhir.
Ini merupakan pertandingan terakhir Pacific sebelum jeda kompetisi, karena Pemilu dan Window 1 FIBA Asia Cup 2025 Qualifiers. Sementara Borneo akan bertandang ke Semarang untuk menghadapi Satya Wacana pada hari Minggu, 4 Februari mendatang


