LONDON, TERMINALNEWS.ID – Gelandang Chelsea, Cole Palmer, akhirnya mengungkap alasan di balik kebiasaannya mengenakan masker wajah saat bepergian dengan pesawat.
Hal ini sempat memicu kekhawatiran di kalangan penggemar ketika Palmer tertangkap kamera memakai masker saat tiba di Amerika Serikat untuk ajang Club World Cup.
Pemain berusia 23 tahun itu tampil sebagai starter dalam kemenangan 2-0 Chelsea atas LAFC pada hari Senin, dan diperkirakan akan kembali bermain saat The Blues menghadapi Flamengo di Philadelphia pada Jumat malam waktu setempat.
Sebelum laga perdana Chelsea di ajang tersebut, para penggemar sempat mengira Palmer sedang sakit setelah melihatnya mengenakan masker saat turun dari pesawat. Namun, pelatih kepala Chelsea, Enzo Maresca, menepis kekhawatiran itu.

“Saya memang melihat dia memakai masker di pesawat, tapi saya tidak bertanya,” ujar Maresca. “Mungkin hanya karena dia merasa. jujur saja, saya tidak tahu apakah itu cuma bercanda atau bukan. Tapi dia baik-baik saja. Dia sudah ikut sesi latihan dua atau tiga hari berturut-turut.”
Setelah spekulasi mencuat, Palmer akhirnya memberikan klarifikasi langsung saat berbicara kepada awak media pada Kamis. Kabar baiknya, pemakaian masker itu sama sekali tidak berkaitan dengan kondisi kesehatannya.
“Bukan karena bercanda, saya memang tidak suka bau di pesawat,” kata Palmer. “Makanya saya pakai masker. Saat bepergian, saya merasa terganggu dengan bau dan semacamnya, termasuk dari AC pesawat, jadi itu alasan saya pakai masker — bukan karena alasan lain.”
Dalam wawancara terpisah dengan Chelsea.com, Palmer juga mengungkap hubungan pribadinya dengan Brasil menjelang laga melawan Flamengo.

“Paman saya tinggal di Brasil, dan kemarin dia mengirim pesan bahwa Flamengo adalah salah satu tim terbesar di sana,” ungkap pemain timnas Inggris itu. “Itu sedang jadi perbincangan di sana, jadi saya rasa pertandingannya akan seru. Paman saya sudah tinggal di sana selama 10 tahun, dan dia mengirim pesan, ‘Tolong cetak gol!’”
Saat ditanya soal bagaimana dirinya menghadapi tekanan dan sorotan selama beberapa tahun terakhir, Palmer menjawab dengan santai.
“Sebagian besar waktu, saya hanya mencoba untuk mengabaikannya,” ujarnya. “Saya masih melakukan hal-hal yang sama seperti sebelum saya gabung Chelsea. Saya anggap ini hanya permainan bola – bukan soal hidup atau mati. Saya suka main lima lawan lima atau ke lapangan kecil, hal-hal normal yang bisa mengalihkan pikiran saya dari tekanan.”


