MIAMI, TERMINALNEWS.ID – Lionel Messi menjadi sorotan setelah diduga melakukan tindakan tidak sportif berupa menyundul lawan dalam laga pembuka Piala Dunia Antarklub FIFA antara Inter Miami dan raksasa Mesir, Al-Ahly, pada Minggu (15/6/2025).
Pertandingan yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami, itu berakhir imbang 0-0 dan disaksikan oleh sekitar 60.000 penonton—jumlah yang cukup besar untuk laga fase grup.
Kapten Inter Miami tersebut terlibat dalam insiden panas dengan bek Al-Ahly, Yasser Ibrahim, saat timnya mendapat kesempatan sepak pojok.
Dalam rekaman yang beredar, Messi terlihat melontarkan kata-kata kepada Ibrahim sebelum berjalan mendekat dan beradu wajah dengan pemain asal Mesir tersebut.

Messi tampak mendorong wajahnya ke arah wajah Ibrahim. Namun, sang bek tidak bereaksi berlebihan dan tetap tenang, sesuatu yang kemungkinan besar menyelamatkan Messi dari hukuman berat.
Meskipun insiden tersebut ditinjau lewat VAR, wasit memutuskan untuk tidak memberikan kartu kepada kedua pemain dan laga pun dilanjutkan.
Keputusan ini menuai kontroversi di kalangan penggemar. Banyak yang menilai Messi mendapat perlakuan istimewa karena statusnya sebagai ikon sepak bola dunia.
Beberapa komentar di media sosial menyuarakan kekesalan mereka atas keputusan wasit.
“Messi adalah pemain yang paling dilindungi sepanjang masa. Coba bayangkan jika itu dilakukan pemain lain, pasti langsung dikartu merah,” tulis seorang pengguna di media sosial.
Komentar lain menyebut:
“Biasanya ini kartu merah.”
“Messi sering melakukan hal seperti ini tapi selalu lolos dari hukuman.”
“Kenapa dia bisa lolos dari insiden seperti ini?”
“Ini yang terjadi kalau seorang pemain merasa dirinya di atas hukum. Messi tahu dia bisa lolos dari hampir semua pelanggaran.”
Meski hasil imbang ini bukan yang diharapkan oleh David Beckham dan tim manajemen Inter Miami, mereka tetap meraih satu poin penting sebelum menghadapi lawan yang lebih tangguh, FC Porto, pada Kamis mendatang.


