BerandaSportSepak BolaPNFC Kunjungi Ponpes Tazakka,...

PNFC Kunjungi Ponpes Tazakka, Gelar Coaching Clinic dan Edukasi Kesehatan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Komunitas sepak bola Putra Nusantara Football Community (PNFC) kembali melanjutkan misinya dalam membina generasi muda melalui olahraga dan edukasi lintas bidang di lingkungan pondok pesantren. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin tahunan yang menggabungkan pembinaan olahraga, pelatihan keterampilan hidup, serta mempererat silaturahmi dengan kalangan santri dan pengasuh pesantren.

Kali ini, PNFC dijadwalkan akan mengunjungi Pondok Modern Tazakka di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada 27-29 Juni 2025. Kunjungan tersebut menjadi agenda ke-10 dari serangkaian kegiatan serupa yang telah mereka lakukan sejak tahun 2018.

Ketua PNFC, Iskandar Noor, menyampaikan bahwa program ini diinisiasi sebagai bentuk pengabdian komunitas terhadap pendidikan generasi muda, khususnya di lingkungan pesantren. Iskandar, yang merupakan mantan pemain Liga Futsal Pro tahun 2007, menuturkan bahwa kegiatan tersebut sekaligus mengisi waktu libur sekolah dengan kegiatan positif dan mendidik.

“PNFC kembali melakukan silaturahmi ke ponpes-ponpes modern di Jawa Tengah. Selain coaching clinic sepak bola, ada juga pelatihan memasak (coaching cooking), edukasi kesehatan dasar seperti P3K, dan instalasi listrik dasar. Ini bagian dari kontribusi anggota kami yang berasal dari berbagai latar belakang keilmuan,” ujar Iskandar saat ditemui di Lapangan Sepak Bola Komplek Polri, Ampera, Jakarta Selatan, Minggu (15/6/2025).

Baca Juga :   Indonesia Menang 2-1 atas Kazakhstan di Kualifikasi Hockey Putri

IMG 20250615 WA0016

Menurut Iskandar, pendekatan lintas disiplin yang dilakukan PNFC bukan hanya bertujuan untuk mencetak atlet, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan praktis para santri. “Kami ingin pesantren juga menjadi pusat pengembangan keterampilan hidup sosial di masyarakat, pengembangan olahraga khususnya sepakbola dan memiliki karakter unggul,” tambahnya.

Pelatih PNFC, Didik Purwono, menyatakan bahwa kegiatan ini telah menyambangi setidaknya 10 pesantren modern di Pulau Jawa, antara lain Ponpes Modern Gontor (Ponorogo), Darussalam Raja Pola (Tasikmalaya), La Tanza (Banten), dan Al Madina (Majalengka).

IMG 20250615 WA0020 scaled

“Kunjungan kami tidak hanya fokus pada pelatihan teknik sepak bola. Kami juga berbagi ilmu lain seperti pelatihan memasak, dasar-dasar kesehatan, dan pemahaman praktis tentang listrik. Ini karena santri masa kini perlu memiliki bekal keterampilan yang luas,” kata Didik.

Ia menambahkan bahwa keberadaan lapangan sepak bola di lingkungan pesantren kini semakin dibutuhkan, terlebih dengan adanya kompetisi resmi seperti Liga Santri Nusantara yang difasilitasi oleh pemerintah.

Baca Juga :   Paris Gelar Ballon d'Or 2025: Jadwal, Lokasi, dan Siaran Langsung di Berbagai Negara

“Liga Santri Nusantara telah membuka ruang bagi santri untuk berkembang di bidang olahraga. Maka, penting bagi setiap ponpes untuk memiliki lapangan dan program pembinaan olahraga. PNFC hadir untuk membantu mendorong itu,” ujar Didik.

Lebih jauh, Didik menekankan bahwa PNFC hadir bukan semata-mata sebagai komunitas olahraga, tetapi juga sebagai penggerak nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas dalam bentuk kekinian.

IMG 20250615 WA0022 scaled

“Silaturahmi itu juga ibadah. Dan kami ingin menjadikan sepak bola sebagai media untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan membentuk akhlak yang baik. Ini misi kami sejak awal berdiri pada 2018,” ujarnya.

Zainal Arifin, kapten tim sekaligus salah satu anggota senior PNFC, turut menyuarakan dukungannya terhadap program tersebut. Ia berharap gerakan sosial yang dilakukan PNFC dapat menjangkau lebih luas ke luar Pulau Jawa.

“Kami merencanakan untuk memperluas jangkauan ke luar Jawa. Insya Allah, tahun ini kami akan menyambangi pesantren di Padang, Sumatera Barat, khususnya di wilayah pesisir,” kata Zainal.

Baca Juga :   Phil Handy Gelar Coaching Clinic di Jakarta: Kesempatan Emas bagi Pemain Muda dan Pelatih

Ia juga menyampaikan harapan agar PNFC tetap eksis dan berkembang sebagai komunitas yang tidak hanya menyalurkan bakat olahraga, tetapi juga menjadi wadah edukatif bagi anak muda.

“Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kepedulian kami terhadap pembinaan karakter generasi muda. Semoga terus berlanjut dan memberi manfaat luas, khususnya di kalangan pesantren,” pungkasnya.

Dengan konsistensi program dan semangat berbagi yang diusung, PNFC kini tidak hanya dikenal sebagai komunitas sepak bola, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial di tengah-tengah masyarakat pesantren.

Berikut nama pemain yang akan berangkat Uji coba dan coaching clinic:
1. Iskandar Noer
2. Sutiyono
3. Mashur
4. Ferialdi Tanjung
5. Didik Purwono
6. Alexander Pulalo
7. Geri Wijaya
8. H.Surjadi
9. Apang Sapandi
10. Tri Nugroho
10. Sarmili
11. Zainal Arifin
12. Nur Ali
13. Sarifudin
14. Andi lala
15. Marjuki
16. Catur
17. Ujang
18. Markes
19. Adji dukduk.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -

spot_img