BerandaSport440 Atlet dari 13...

440 Atlet dari 13 Negara Ikuti Kejuaraan Hapkido Asia Tenggara 2025 di Yogyakarta

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Sebanyak 440 atlet dari 13 negara ambil bagian dalam ajang 2nd South East Asia Hapkido Championship 2025 yang digelar di Student Center Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).

Kejuaraan internasional ini berlangsung sejak Jumat (14/6/2025) dan menjadi momentum penting dalam upaya mendorong cabang olahraga Hapkido masuk dalam ajang multi-event kawasan seperti SEA Games.

Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Kamboja, Thailand, Filipina, Vietnam, Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, India, hingga Meksiko.

Partisipasi dari berbagai negara menunjukkan tingginya antusiasme dan komitmen komunitas Hapkido internasional dalam mengembangkan olahraga bela diri asal Korea Selatan ini.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, secara resmi membuka kejuaraan melalui pemukulan gong sebagai simbol dimulainya pertandingan.

Dalam sambutannya, Marciano menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak yang mendukung terselenggaranya ajang ini.

Baca Juga :   Amman Mineral Men’s World Tennis Championship 2024 Bikin Dunia Tenis Bali Menggeliat

“Saya menyampaikan terima kasih atas kolaborasi luar biasa dari Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PP.HI), Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, serta seluruh panitia dan peserta. Ini adalah momentum penting untuk mendorong peningkatan kualitas atlet Hapkido Indonesia,” ujar Marciano.

Ia juga menyampaikan harapan agar Hapkido dapat berkembang lebih jauh hingga diakui secara resmi dalam kompetisi besar seperti SEA Games, Asian Games, bahkan Olimpiade.

“Saya berharap kualitas Hapkido dapat terus ditingkatkan agar suatu hari bisa dipertandingkan di SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PP.HI), Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo, menekankan bahwa kejuaraan ini merupakan bagian dari visi besar organisasi untuk memperjuangkan eksistensi Hapkido di ajang olahraga resmi Asia Tenggara.

“Kejuaraan ini adalah embrio bagi Hapkido untuk dapat dipertandingkan secara resmi di SEA Games. Kami berharap dapat mengawali langkah ini melalui ekshibisi, lalu berlanjut sebagai cabang yang dipertandingkan,” jelasnya.

Baca Juga :   Indonesia Sport Synergy Summit 2025 Resmi Dibuka, KONI Dorong Sinergi Ekosistem Olahraga Nasional

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta juga menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Gubernur DIY yang juga Ketua Umum KONI DIY, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Sri Paduka Paku Alam X, menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga forum mempererat hubungan antarbangsa.

“Saya berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi panggung prestasi, tetapi juga sebagai pertemuan nilai-nilai ketimuran yang mempererat persahabatan antarbangsa,” ujar Paku Alam X mewakili Gubernur.

Ajang ini juga mendapat perhatian dari komunitas Hapkido dunia. Presiden World Hapkido Martial Arts Federation (WHMAF), Grandmaster Prof. Choi Don Oh, hadir langsung dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kejuaraan.

Sebagai bentuk penghargaan dan pengakuan atas kontribusi dalam pengembangan Hapkido di Indonesia dan Asia Tenggara, Grandmaster Choi Don Oh memberikan sabuk hitam kehormatan kepada sejumlah tokoh penting.

Baca Juga :   Nobar Timnas Indonesia U-23 Tidak Dilarang, Asal Tidak Untuk Komersil

Mereka yang menerima sabuk hitam kehormatan antara lain Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, Ketua Umum KONI DIY KGPAA Paku Alam X, serta Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Indro Kusumo.

Kejuaraan Hapkido Asia Tenggara ini menjadi salah satu tonggak penting dalam memperluas pengaruh dan pengakuan terhadap olahraga Hapkido di kawasan dan dunia internasional.

Selain menjadi ajang unjuk prestasi atlet-atlet terbaik, kegiatan ini juga memperkuat diplomasi olahraga antarnegara, khususnya di kawasan Asia dan Asia Tenggara.

Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan antarbangsa, 2nd South East Asia Hapkido Championship 2025 diharapkan menjadi titik tolak berkembangnya Hapkido sebagai cabang olahraga unggulan di kancah internasional.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manajemen Garudayaksa FC Kupas Tuntas Proses Menuju Super League

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Manajemen Garudayaksa FC menggelar konferensi pers usai memastikan...

Drama Penalti dan Balas Dendam! Dua Juara Baru Lahir di MLSC Bekasi Seri 2 2026

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi Seri 2...

Widodo: Garudayaksa Tak Hanya Promosi, Bidik Juara

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Pelatih Widodo Cahyono Putro mengungkapkan rasa syukur setelah...

MilkLife Archery Challenge 2026 Dorong Regenerasi Atlet Panahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID — Ajang MilkLife Archery Challenge 2026 Seri 1 sukses...

- A word from our sponsors -