STUTTGART, TERMINALNEWS.ID – Lamine Yamal tampaknya memberi isyarat soal peluangnya meraih Ballon d’Or 2025 usai tampil gemilang dalam kemenangan dramatis 5-4 Spanyol atas Prancis di semifinal UEFA Nations League.
Dalam laga yang digelar Kamis malam waktu setempat, pemain muda berusia 18 tahun itu kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini.
Yamal mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, memperkuat statusnya sebagai bintang masa depan Spanyol.
Penampilan luar biasa ini datang hanya kurang dari setahun setelah ia membantu Spanyol menjuarai Euro 2024. Musim yang mengesankan bersama Barcelona juga membuat banyak penggemar dan pengamat menilai Yamal layak masuk kandidat kuat peraih Ballon d’Or tahun ini.

Menariknya, tak lama setelah laga berakhir, Yamal mengunggah sejumlah foto kemenangan di Instagram. Namun yang paling mencuri perhatian adalah perubahan foto profilnya — kini menampilkan dirinya bersama sang adik, Keyne, saat menghadiri malam penghargaan Ballon d’Or tahun lalu.
Meski saat itu belum dijagokan, Yamal hadir di acara tersebut untuk memberi dukungan kepada rekan-rekan senegaranya. Ia juga dinobatkan sebagai pemenang Trofi Kopa 2024, penghargaan bagi pemain muda terbaik dunia.
Dalam peringkat Ballon d’Or 2024, Yamal finis di posisi ke-8 dan menjadi satu-satunya pemain Barcelona yang masuk 30 besar.

Tahun ini, peluangnya untuk naik ke posisi teratas sangat terbuka. Ia diprediksi bersaing ketat dengan Raphinha (rekan setimnya di Barcelona), Ousmane Dembele (Paris Saint-Germain), dan Mohamed Salah (Liverpool).
Menurut prediksi bandar taruhan, Yamal kini berada di posisi kedua favorit dengan peluang seimbang (evens) untuk meraih Ballon d’Or 2025, hanya di bawah Dembele yang difavoritkan setelah membawa PSG juara Ligue 1 dan Liga Champions.
Pengumuman pemenang Ballon d’Or 2025 dijadwalkan berlangsung pada 22 September di Theatre du Chatelet, Paris.
Waktu yang tinggal beberapa bulan lagi akan menjadi penentu, apakah Lamine Yamal mampu menorehkan sejarah sebagai peraih Ballon d’Or termuda sepanjang masa.

