JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Cabang olahraga Polo Air langsung menyuguhkan persaingan sengit pada hari pertama gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2025 yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (29/5).
Sebanyak 213 atlet dari 10 tim putra dan 6 tim putri bersaing memperebutkan posisi terbaik di babak penyisihan dan round robin.
Pertandingan Polo Air dimulai sejak pukul 08.00 WIB, dengan total 11 laga digelar sepanjang hari. Rinciannya, terdapat 8 pertandingan penyisihan grup untuk tim putra, serta 3 pertandingan sistem round robin untuk tim putri.
Komite Teknis Polo Air PB Akuatik Indonesia, Dean Baldwin, menyambut positif meningkatnya partisipasi tahun ini.
Kehadiran kembali tim dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat dianggap menjadi angin segar yang memperkuat persaingan antartim.
“Sumut ini dulu jadi lumbung pemain timnas sejak 1980-an hingga awal 2000-an. Sekarang mereka kembali ikut serta, ditambah Jambi, Sumbar, dan Bengkulu, sangat potensial untuk membentuk liga zona Sumatera agar Polo Air lebih berkembang,” ujar Dean.
Menurutnya, DKI Jakarta dan Jawa Barat masih menjadi poros kekuatan, namun sejumlah provinsi lain juga mulai menunjukkan potensi.
“Ada dua pemain dari DIY yang kami pantau, kiper Jambi juga tampil menjanjikan,” tambahnya.
Persaingan Tim Putra: DKI dan Jambi Tancap Gas
Di kategori putra, pertandingan berlangsung dalam dua grup. Di Grup A, tim Pengprov Jambi memuncaki klasemen sementara dengan koleksi 6 poin dari dua kemenangan, yaitu atas DIY (14-7) dan Sumatera Utara (13-4).
DIY dan Sumut sama-sama meraih satu kemenangan dan berada di posisi kedua dan ketiga dengan 3 poin. Jawa Timur belum mengantongi kemenangan dan harus puas di dasar klasemen.
Sementara di Grup B, tim DKI Jaya tampil dominan. Dua kemenangan atas Pari Sakti (11-9) dan Sumatera Barat (18-6) membuat DKI Jaya mengoleksi 6 poin dan bertengger di puncak.
Pari Sakti dan TSAC berbagi tempat di posisi kedua dan ketiga dengan 3 poin, sementara Sumatera Barat masih belum meraih poin.
Berikut hasil lengkap pertandingan tim putra:
- Sumatera Utara 13 – 6 Jawa Timur
- Sumatera Barat 7 – 10 TSAC
- D.I. Yogyakarta 7 – 14 Jambi
- Pari Sakti 9 – 11 DKI Jaya
- Jambi 13 – 4 Sumatera Utara
- DKI Jaya 18 – 6 Sumatera Barat
- Jawa Timur 9 – 14 D.I. Yogyakarta
- TSAC 8 – 13 Pari Sakti
Kategori Putri: Tiga Tim Koleksi Poin Sempurna
Di sektor putri, tiga tim sama-sama meraih hasil sempurna. Jawa Barat A, DKI Jakarta, dan Jawa Barat B masing-masing mengoleksi 6 poin dari dua pertandingan.
Ketiga tim tersebut mencatat kemenangan atas lawan-lawannya dengan selisih skor cukup meyakinkan.
Jawa Barat A unggul 11-2 atas DIY dan 12-1 atas DKI Jaya. DKI Jakarta menang 14-2 atas Sumatera Barat dan 8-3 atas DIY.
Sedangkan Jawa Barat B mencatat kemenangan 10-5 atas DKI Jaya dan 8-5 atas Sumatera Barat.
Sementara itu, DIY, DKI Jaya, dan Sumatera Barat masih berjuang keras mencari kemenangan perdana mereka.
Hasil lengkap pertandingan putri:
- DKI Jakarta 14 – 2 Sumatera Barat
- DKI Jaya 5 – 10 Jawa Barat B
- D.I. Yogyakarta 2 – 11 Jawa Barat A
- Sumatera Barat 5 – 8 Jawa Barat B
- Jawa Barat A 12 – 1 DKI Jaya
- DKI Jakarta 8 – 3 D.I. Yogyakarta
Klasemen Sementara
Putra – Grup A
1. Jambi – 6 poin
2. D.I. Yogyakarta – 3 poin
3. Sumatera Utara – 3 poin
4. Jawa Timur – 0 poin
Putra – Grup B
1. DKI Jaya – 6 poin
2. Pari Sakti – 3 poin
3. TSAC – 3 poin
4. Sumatera Barat – 0 poin
Putri
1. Jawa Barat A – 6 poin
2. DKI Jakarta – 6 poin
3. Jawa Barat B – 6 poin
4. D.I. Yogyakarta – 0 poin
5. DKI Jaya – 0 poin
6. Sumatera Barat – 0 poin
Pemain Terbaik Hari Pertama
Sejumlah nama mencuri perhatian sebagai Most Valuable Player (MVP) dalam setiap pertandingan. Di kategori putra, nama-nama seperti T.M. Farrel Davin Aqilah (Sumut), Andika Julianto (Jambi), dan Mathias Benjamin Siwalette (DKI Jaya) tampil dominan.
Sementara di kategori putri, Dewi Herly Lestari (DKI), Anisa Nur Aeni (Jabar A), dan Adila Putri Shabirah (DKI) dinilai paling menonjol.
Polo Air Kejurnas Akuatik Indonesia 2025 masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan, dengan jadwal pertandingan yang padat dan antusiasme tinggi dari peserta serta penonton.
Atmosfer kompetisi yang meningkat tajam diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga Polo Air di Indonesia.

