MADRID, TERMINALNEWS.ID – Pemain muda Real Madrid, Raul Asencio, dilaporkan terancam menghadapi proses hukum atas dugaan keterlibatannya dalam penyebaran video asusila yang melibatkan seorang anak di bawah umur.
Bek berusia 22 tahun itu sempat masuk dalam starting XI saat Real Madrid menghadapi Mallorca dalam laga penting La Liga di Stadion Santiago Bernabeu.
Namun, beberapa jam sebelum pertandingan dimulai, muncul laporan bahwa Asencio bersama tiga pesepak bola lainnya kemungkinan akan menjalani proses hukum.
Dilansir The Athletic, keputusan tersebut berasal dari pengadilan San Bartolomé de Tirajana di Gran Canaria, menyusul hasil penyelidikan terkait dugaan perekaman dan penyebaran konten seksual dua wanita tanpa izin, di mana salah satu korban diketahui masih di bawah umur.
Selain Asencio, tiga pemain lain yang ikut diselidiki adalah Ferran Ruiz, Juan Rodriguez, dan Andres Garcia.

Kasus ini disebut berkaitan dengan insiden yang diduga terjadi di sebuah beach club di pulau Gran Canaria pada tahun 2023.
Pada September 2023, Ruiz, Rodriguez, dan Garcia dilaporkan sempat ditangkap, sementara Asencio dipanggil untuk memberikan kesaksian sebagai saksi.
Namun, dalam perkembangannya, pemain Real Madrid tersebut kemudian ikut menjadi bagian dari penyelidikan yang dilakukan oleh Guardia Civil, aparat penegak hukum Spanyol.
Pihak klub Real Madrid saat itu menyatakan bahwa “seorang pemain Castilla dan tiga pemain Real Madrid C telah memberikan pernyataan kepada Guardia Civil terkait laporan penyebaran video pribadi melalui WhatsApp”.
Klub juga menegaskan akan mengambil langkah yang sesuai setelah memperoleh informasi lengkap terkait kasus ini.
Pada Rabu (waktu setempat), pengadilan menyatakan bahwa penyelidikan awal telah resmi berakhir.
Dalam dokumen resmi yang dirilis, tindakan keempat pemain tersebut diduga memenuhi unsur pidana berdasarkan Pasal 197 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Spanyol, yang mencakup:
-
Pelanggaran terhadap privasi dan penyebaran rahasia tanpa izin (Pasal 197.1),
-
Distribusi dan pengiriman video kepada pihak ketiga tanpa sepengetahuan atau izin korban (Pasal 197.3),
-
Perekrutan atau pemanfaatan anak di bawah umur untuk tujuan pornografi serta kepemilikan video tanpa izin korban (Pasal 197.4).

Selanjutnya, kasus ini akan ditangani oleh Kantor Kejaksaan Spanyol.
Pihak kejaksaan memiliki wewenang untuk mengajukan dakwaan dan membuka proses persidangan terhadap para tersangka, atau sebaliknya, meminta agar kasus ini ditutup.
Keputusan akhir yang diambil nantinya juga bisa diajukan banding.

