CIKARANG, TERMINALNEWS,CO – Randy Arbenata Mohamad Bintang, pegolf asal PGI Pengprov Jabar mempersembahkan kemenangannya sebagai juara Kejurnas Golf Amatir 2024 untuk masyarakat Jawa Barat dan mama tercinta. Randy sukses merebut dua gelar juara yaitu Kategori All dan Putra di Kejurnas Golf Amatir 2024 yang diselenggarakan di Jababeka Golf & Country Club, Cikarang, Jawa Barat, 8-11 Januari 2024.
Perjuangan keras Randy untuk merebut juara di Kejurnas Golf Amatir seri pertama ini tidak mudah. Randy harus bersaing keras menghadapi 84 peserta Kejurnas dari 18 propensi di seluruh Indonesia. Jelas mereka yang dikirim oleh Pengprov masing masing daerah merupakan pegolf terbaik bahkan ada beberapa diantaranya yang disiapkan untuk menghadapi PON 2024 Aceh dan Sumut.
Selain itu, pegolf yang berhak tampil di ajang Kejurnas Golf Amatir awal tahun ini diseleksi lebih dulu oleh PB PGI. Dari jumlah peserta 125 orang pendaftar di Kejurnas Amatir Golf 2024, PB PGI telah melakukan cut off index Kejurnas kali ini, menjadi 4.1 untuk putra dan 8.0 untuk putri. Hal ini menunjukkan telah terjadi peningkatan kualitas pemain yang bertarung di kejurnas kali ini.
Adapun dari 84 pemain ini terdiri dari 60 pemain putra dan 24 pemain putri, yang berasal dari 18 provinsi di Indonesia. Pemain yang dinyatakan dapat bermain (eligible player) di Kejurnas adalah pemain yang berhasil lolos seleksi dari panitia dengan kriteria Handicap index, WAGR, BK PON ranking 2023, dan Porprov ranking (Kejurda).
“Tentu saja karena membawa nama Pengprov Jabar, maka kemenangan ini untuk masyarakat Jawa Barat dan yang kedua untuk mama,” kata Randy usai menyelesaikan hole 18.

Perjuangan keras harus dilakukan oleh Randy karena harus menghadapi berbagai faktor hambatan yaitu, panas terik matahari, harus membawa peralatan sendiri karena panitia tidak mengijinkan pemain membawa golf caddie, hujan deras yang membuat lapangan basah sehingga bola sulit untuk dipukul dan sulit menggelinding diatas fairway, atau green area.
Tekanan mental bagi para pegolf juga sangat tinggi karena saat mereka sedang on fire, justru pertandingan harus dihentikan di tiga hole terakhir karena hujan deras dan petir. Akibatnya mereka harus kembali membangun konsentrasi dan pelemasan otot yang sudah mendingin karena suspend terjadi dua kali hanya dalam waktu 3 jam terakhir.
“Harus semangat di hole terakhir karena pointnya hanya beda satu dengan Amadeus Christian Susanto, apalagi bola saya masuk bunker sehingga aku harus main save saja agar aman untuk memenangkan Kejurnas 2024,” ujar Randy.
Dengan berbagai hambatan yang ada, membuat setiappegolf harus pandai pandai memilih strategy permainan di akhir pertandingan. Randypun memilih pola permainan yang aman agar posisinya saat memimpin dengan 7 pukulan dibawah PAR tidak terkejar oleh pemain lainnya.

“Sebenarnya game plane setelah suspend karena hujan itu aku main aman saja karena tinggal 3 hole dan tertinggal 3 struck aku berusaha main baik saja yaitu fairway green, fairway green, tapi ternyata ada kecelakaan di hole 16, second shootnya aku agak crowded sedikit sehingga aku kena pinalti dan bogey,” tambah pegolf yang masuk Timnas Golf Indonesia ini.

Permainan Amadeus Christian Susanto asal PGI Pengprov Jawa Tengah tengah di hari terakhir sebenarnya lebih baik dari Randy. Christian mampu bermain dengan 68 pukulan atau 4 under PAR atau 68 pukulan sedangkan Randy main aman dengan 2 under PAR atau 70 pukulan. Hasil keseluruhan Christian mencatat total skor 210 pukulan atau 6 dibawah PAR sementara Randy mencatat 209 pukulan atau 7 di bawah PAR.
Tidak heran jika para pengamat golf serta pimpinan pengprov yang datang ke Jababeka golf & Country Club merasa tegang akan terjadinya kemungkinan play off. Sementara pertandingan belum dilanjutkan hingga pukul 16:30 wib setelah suspend yang kedua.

Menanggapi bagaimana persiapan mental jika sampai terjadi play off dengan Christian jika akhirnya meraih hasil sama di akhir hole 18, Randy dengan terus terang mengatakan menyerahkan hasilnya kepada takdir.
“Sebenarnya aku sudah pasrah dan siap siap saja jika sampai terjadi play off karena hujan deras, dan pertandingan harus disuspend dua kali dari 3 hole terakhir. Ya udah deh, apapun hasilnya harus diterima,” ujar Randy.
Tekanan mental kepada para pegolf juga terjadi sepanjang pertandingan. pasalnya mereka bisa mengetahui hasil semua kompetitor lewat aplikasi score di HP masing masing. Panitia dalam hal ini PB PGI telah menerapkan digitalisasi scorer untuk Kejurnas Golf Amatir 2024. Jadi semua tergantung kepada para pemain untuk meredam emosi saat mengetahui posisinya berada diperingkat keberapa dari game yang sedang berjalan.

“Bagi saya karena turnamen ini menggunakan digital score maka lebih mudah dan lebih simple mengetahui hasil yang dicapai lawan lawannya. Meskipun dalam hati aku ada juga rasa deg degkan tapi diluarnya aku harus fokus agar mukulnya lebih enakan,” kata Randy mengungkapkan strateginya mengatasi tekanan mental dari permainan yang baik yang ditunjukkan oleh pesaingnya.
Randy Arbenata Mohamad Bintang akhirnya keluar sebagai juara di Kategori All dan Kategori Putra, sedangkan untuk Kategori Putri glar juara diraih Kristina Natalia Yoko dari PGI Pengprov DKI Jakarta.
Randy meraih gelar juara Kejurnas Amatir Golf seri pertama awal tahun ini untuk Kategori All setelah mendapatkan skor 71 pukulan atau 1 under di hari pertama, 68 pukulan atau 4 under di hari kedua, dan 70 pukulan atau 2 under di hari terakhir final yang digelar di Jababeka Golf & Country Club, Cikarang, Jawa Barat, Kamis (11/1/2024).
Dengan demikian Randy mencatat total skor 209 pukulan atau 7 under. Dengan hasil tersebut Randy juga secara otomatis tampil sebagai juara di Kategori Putra dengan skor yang sama. Sementara peringkat kedua, diduduki oleh Amadeus Christian Susanto (Jawa Tengah) dengan total skor 210 pukulan atau 6 pukulan dibawah PAR. Untuk peringkat ketiga diraih Mochtar (Kalimantan Timur) dengan total skor 212 pukulan atau 4 pukulan dibawah PAR.
Hasil Final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Amatir Golf 2024
Kategori All:
- Randy Arbenata Mohamad Bintang (Jawab Barat): (71), (68), (70), 209, PAR -7
- Amadeus Christian Susanto (Jawa Tengah): (71), (71), (68), 210,PAR -6
- Kristina Natalia Yoko (DKI Jakarta): (68), (74), (70), 212, PAR -4
Kategori Putra:
- Randy Arbenata Mohamad Bintang (Jawab Barat): (71), (68), (70), 209, PAR -7
- Amadeus Christian Susanto (Jawa Tengah): (71), (71), (68), 210, PAR -6
- Mochtar (Kalimantan Timur): (71), (71), (70), 212, PAR -4
Kategori Putri:
- Kristina Natalia Yoko (DKI Jakarta): (68), (74), (70), 212, PAR -4
- Sania Talita Wahyudi (DKI Jakarta): (70), (75), (68), 213, PAR -3
- Gemilau Joanne Kurnia (Banten): (74), (66), (75), 215, PAR -1


