MADRID, TERMINALNEWS.ID – Real Madrid mendapat sanksi dari UEFA terkait insiden dalam pertandingan Liga Champions.
Klub raksasa La Liga Spanyol itu, yang telah meraih 15 gelar Liga Champions, kini harus menghadapi hukuman akibat ulah sebagian pendukungnya.
Menurut laporan Cadena SER, UEFA telah menjatuhkan hukuman penutupan sebagian stadion kepada Real Madrid. Namun, hukuman ini ditangguhkan selama dua tahun.
Sanksi tersebut diberikan setelah adanya dugaan nyanyian homofobik yang diarahkan kepada pelatih Manchester City, Pep Guardiola, dalam pertandingan di Santiago Bernabeu awal bulan ini.
Mengutip media Spanyol Marca, beberapa suporter Madrid terdengar menyanyikan lagu yang mengandung unsur diskriminatif terhadap Guardiola. Salah satu bagian dari nyanyian tersebut menyebutkan: “Oh, Guardiola, kamu terlihat sangat kurus. Dulu karena narkoba, sekarang kamu bisa melihatnya di Chueca.”
Chueca sendiri merupakan kawasan di Madrid yang dikenal sebagai lingkungan komunitas LGBTQ+.
Selain hukuman penutupan sebagian stadion, UEFA juga menjatuhkan denda sebesar €30.000 kepada Real Madrid.
Pernyataan Resmi UEFA
Dalam pernyataan resminya, UEFA menyatakan: “Badan Banding telah memutuskan untuk memerintahkan penutupan sebagian stadion Real Madrid CF (setidaknya 500 kursi bersebelahan) selama pertandingan kandang berikutnya di kompetisi UEFA, sebagai akibat dari perilaku diskriminatif para pendukungnya.
Penutupan sebagian stadion ini ditangguhkan untuk masa percobaan selama dua (2) tahun sejak tanggal keputusan ini.”
Jadwal Real Madrid Selanjutnya
Setelah mendapatkan sanksi ini, Real Madrid akan kembali beraksi di La Liga pada Sabtu mendatang dengan menghadapi Real Betis di Stadion Benito Villamarin.
Sementara itu, di babak 16 besar Liga Champions, tim asuhan Carlo Ancelotti akan berhadapan dengan rival sekota mereka, Atletico Madrid, sebelum kemungkinan bertemu PSV atau Arsenal di perempat final.
Keputusan UEFA ini menjadi pukulan bagi Los Blancos, yang tengah berjuang mempertahankan gelar juara Eropa mereka.

