BerandaNewsNasionalPemprov DKI Perbanyak Ruang...

Pemprov DKI Perbanyak Ruang Hijau dan Buka Sekolah Lansia di 65 Kelurahan

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi meresmikan Taman Pelataran Timoer dan Sekolah Lansia Luar Biasa/Senior School Pintar (SSP) di Kantor Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Timur, pada Kamis (13/2/2025).

Turut hadir Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI Wihaji.

Dalam kesempatan itu, Pj. Gubernur Teguh ikut memanen hasil kebun dari lahan hidroponik. Bersama Plt. Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah, ia memetik cabai rawit, jagung, dan selada air hidroponik. Rombongan kemudian menuju green house hidroponik untuk memanen pakcoy, bayam merah, dan selada keriting.

Pelataran Timoer memiliki luas 2.080 m², dilengkapi area taman, co-working space, area pertanian, kolam, cafe difabis, plaza komunal, rumah kaca, vertikal garden, dan saung.

“Untuk Taman Pelataran, komitmen kita adalah bagaimana menjadikan ruang yang lebih nyaman dan lebih hijau. Jadi (taman) itu tentunya sudah ada, tapi kita kemudian perbaiki menjadi suatu taman yang nyaman. Pelataran juga diintegrasikan, di situ ada kafe difabis, di mana para petugasnya, baristasnya dari teman-teman difabel. Sehingga ini nanti bisa menjadi ruang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bertemu, istirahat, juga (mencari) inspirasi dan sebagainya karena tempatnya yang sangat nyaman,” ungkap Pj. Gubernur Teguh.

Baca Juga :   Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG di Aceh, Tekan Lonjakan Harga Pascabencana

Sementara itu, terkait peresmian SSP, Pj. Gubernur Teguh mengapresiasi upaya berbagai pihak dalam menghadirkan program sekolah lansia di 65 kelurahan di Jakarta Timur ini.

Menurutnya, ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup para lansia, khususnya di Jakarta Timur. Ke depan, program ini akan bersinergi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI.

“Lansia itu adalah bagian penting dan strategis. Tentu saja beliau-beliau itu memiliki pengalaman kebijaksanaan, serta kontribusi besar bagi keluarga dan juga lingkungan sekitar. Oleh karena itu, kami dari Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk mendukung program pemberdayaan lansia agar tetap sehat secara fisik, mental, sosial, dan spiritual,” jelas Pj. Gubernur Teguh.

Baca Juga :   Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2025: Batalyon FC Mundur, Posisi Bakal Digantikan Tim Lain

Sekolah lansia hadir sebagai wadah pembelajaran yang inklusif seiring dengan visi Jakarta menuju kota global.

Program ini juga berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui pendekatan smart, sehat, mandiri, aktif, dan produktif, dengan metode pendidikan berbasis digital yang sederhana dan mudah diakses.

Plt. Walikota Jakarta Timur Iin Mutmainnah menuturkan, kegiatan ini merupakan wujud pemerintahan yang inklusif melalui upaya peningkatan literasi digital.

Sehingga diharapkan, melalui sekolah lansia ini dapat meningkatkan angka harapan hidup bagi para lansia.

“Jadi pola pendidikan ini adalah pola pendidikan dengan tujuh dimensi lansia tangguh, mengandung unsur dari Undang-Undang Kesehatan Lansia. Kemudian juga memperhatikan aspek kesehatan, ada screening kesehatan, kemudian materi yang membuat para lansia ini lebih mandiri dan bermartabat,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI Wihaji mengatakan, pihaknya ingin memastikan sekolah lansia ini sejalan dengan program kementerian. Ia menjelaskan, salah satu quick win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga adalah ’Lansia Berdaya’.

Baca Juga :   Pramono–Rano Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Pembangunan JPO Penghubung JIS–Ancol

“Ini untuk menjawab salah satu bonus demografi, khususnya umur 60-65 kita carikan aktivitas yang lebih produktif.

Tetapi umur 65 ke atas dalam hal ini yang kita sebut ada aging population sebesar 11,7% masyarakat Indonesia.

Ini agak lumayan jumlahnya yang umur 60 ke atas, apalagi kita harapkan angka harapan hidup kita ini sekarang naik 74,3 tahun,” tuturnya.

Sehingga pemerintah harus hadir untuk memastikan para lansia mendapatkan ruang melalui beragam aktivitas agar mereka lebih berdaya.

Untuk itu, Menteri Wihaji mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta yang telah menghadirkan sekolah lansia tersebut.

”Saya berterima kasih kepada Bu Plt. Wali Kota Jakarta Timur yang memberikan sekolah lansia berbasis hybrid. Semoga nanti bermanfaat, tentu semangatnya adalah pemerintah hadir, negara hadir, ini bagian dari keluarga NKRI yang itu menjadi semangat kita semua, bahwa beliau semua juga merupakan anak bangsa,” pungkas Menteri Wihaji. (DaBon)

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Pelatih Spanyol Kecam Tindakan Pemain Argentina Usai Final Piala Dunia, FIFA Mulai Investigasi

TERMINALNEWS.ID, MADRID – Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, mengecam...

Bintang Timnas Australia Cristian Volpato Diduga Positif Kokain, Terancam Sanksi dan Larangan Mengemudi

TERMINALNEWS.ID, SYDNEY – Pemain Timnas Australia yang tampil di Piala Dunia 2026,...

Kolaborasi Ekonomi Kreatif dan Gaya Hidup Sehat, The Virgin Siap Meriahkan LokaryaFest 2026

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Tren olahraga lari dan gaya hidup sehat di...

Destry Anna Sari: Keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Ditentukan Oleh Kemampuan Manajernya

TERMINALNEWS.ID, MAKASSAR - Keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak hanya...

- A word from our sponsors -