BerandaNewsNasionalKemenkop Resmi Bentuk Satgas...

Kemenkop Resmi Bentuk Satgas Revitalisasi Koperasi Bermasalah, Menkop: Langsung Bekerja

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Kementerian Koperasi (Kemenkop) telah resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menangani sejumlah koperasi bermasalah yang ada di Indonesia, dengan nama Satgas Revitalisasi Koperasi Bermasalah.

“Satgas ini akan langsung bekerja,” ucap Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi, dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (25/1/2025).

Menkop Budi Arie menjelaskan, Satgas tersebut melibatkan berbagai unsur mulai Kejaksaan, Kepolisian, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Ini bertujuan merevitalisasi koperasi bermasalah. Keterlibatan berbagai stakeholders ditujukan untuk memperbaiki atau merevitalisasi suatu koperasi. Misalnya, PPATK dalam hal penelusuran aset koperasi,” ucap Menkop.

Disebutkan, ruang lingkup Satgas sebagai Tim Ad Hoc antar Kementerian/Lembaga terkait untuk mengoordinasikan langkah-langkah penanganan koperasi bermasalah dengan tujuan mengutamakan pembayaran simpanan para anggota koperasi.

Baca Juga :   Pelunasan Biaya Haji 1446 H Jemaah Reguler Dibuka 14 Februari 2025

“Juga, upaya untuk menyehatkan kembali lembaga koperasinya dengan salah satu indikator utamanya adalah adanya pelaksanaan RAT untuk membahas keberlangsungan usaha koperasi,” kata Menkop.

Menurut Menkop Budi Arie, anggota Satgas melaksanakan tugas sesuai dengan kewenangan masing-masing Kementerian/Lembaga terkait.

“Dan Satgas berupaya untuk mengawal putusan homologasi pasca Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang atau PKPU,” ucap Menkop.

Saat ini, lanjut Budi Arie, ada delapan koperasi sedang dalam pengawasan. Antara lain, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya, Koperasi Jasa Berkah Wahana Sentosa, KSP Sejahtera Bersama, KSP Pracico Inti Utama, KSP Pracico Inti Sejahtera, KSP Intidana, KSP Timur Pratama Indonesia, dan KSP Lima Garuda.

Selain merevitalisasi 8 koperasi tersebut, tugas dari Satgas juga menangani koperasi-koperasi bermasalah lainnya di daerah.

Baca Juga :   Busker & Archipelago Hadirkan Malam Eksklusif di Juntos Bar & Grill

“Sehingga, tentu perlu berkoordinasi dengan Dinas koperasi provinsi/kab/kota. Selain itu strategi penggabungan atau merger antar koperasi juga akan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya koperasi bermasalah dan meningkatkan skala keekonomian koperasi,” kata Menkop.

Bagi Menkop, keberadaan Satgas juga untuk memastikan koperasi dapat kembali beroperasi dengan normal dan transparan, sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi anggotanya.

“Sebagai contoh, saat ini masih ada aset koperasi yang masih menjadi obyek sita pihak yang berwajib,” ungkap Menkop Budi Arie.

Seiring berjalannya waktu, dua koperasi dapat keluar dari masa kritis, yaitu KSP Intidana dan KSP Sejahtera Bersama. Kedua koperasi tersebut telah melaksanakan kewajiban melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai forum tertinggi untuk mengakomodir kepentingan anggota dan diharapkan berangsur-angsur dapat menjalankan usaha.

Baca Juga :   Terima Kunjungan Kepala BPOM, Kapolri Pastikan Sinergi Penindakan Mafia

Untuk enam koperasi lainnya, Satgas akan senantiasa memantau dan mendampingi proses PKPU/homologasi yang masih berlangsung hingga akhir tahun 2025, maupun di tahun 2026.

“Tentunya, dengan memprioritaskan asset based resolution (resolusi aset) dan mendorong aparat penegak hukum mendahulukan proses homologasi (perdata) dengan mengedepankan asas ultimum remedium,” kata Menkop Budi Arie.

“Negara hadir untuk melindungi rakyat. Kemenkop berusaha untuk melindungi anggota koperasi dari praktik-praktik yg tidak bertanggung jawab. Kami berharap marwah dan kepercayaan masyarakat meningkat,” jelas Budi.

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Kuasa Hukum Andi Saputra, Yovie Megananda Santosa Bantah Kliennya Tiga Kali Mangkir Tes DNA

Laporan wartawam Terminalnews.id/Farhan Hernawan TERMINALNEWS.ID, BANDUNG — Kuasa hukum Andi Saputra (AS),...

KI Jawa Barat Audiensi ke KI DKI Jakarta, Bahas Strategi Penguatan Keterbukaan Informasi Publik

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Barat melakukan audiensi...

Penjurian Final Dua Kategori Khusus Lengkapi MHT ke-52, Didukung Sponsor, Menuju Puncak 27 Agustus

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA - Proses penjurian Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT)...

DPP PERBASI Panggil Empat Pemain untuk Asian Games 2026, Persiapan Berlanjut ke Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA — DPP PERBASI memanggil empat pemain untuk bergabung dalam...

- A word from our sponsors -