BerandaNewsNasionalPemerintah Serius Tingkatkan Produksi...

Pemerintah Serius Tingkatkan Produksi Susu Dalam Negeri, Koperasi Peternak Jadi Fokus Utama

JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi bersama dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) berkomitmen untuk mendorong pengembangan industri susu lokal melalui koperasi.

Komitmen ini guna mengatasi permasalahan serapan susu peternak lokal terhadap Industri Pengolahan Susu (IPS) dalam negeri dan meningkatkan kesejahteraan peternak.

IMG 20241210 WA0103

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono, dan Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo dalam Rapat Kerja bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD), di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (9/12/2024).

“LPDB-KUMKM saat ini tengah mengkaji berbagai opsi untuk mendukung industri susu nasional. Kami telah menjalin kerja sama dengan beberapa koperasi peternakan susu di Jawa untuk melakukan pilot project dengan tujuan untuk membuktikan kelayakan model bisnis pengolahan susu skala koperasi untuk meningkatkan nilai tambah produk susu yang dihasilkan oleh koperasi dan memperluas pasar,” ujar Supomo

Baca Juga :   Inilah Panduan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian PWI DKI Jakarta

Lebih lanjut, Supomo menjelaskan bahwa permasalahan utama yang dihadapi koperasi peternakan saat ini adalah pembatasan serapan IPS terhadap produksi hasil peternak lokal.

IMG 20241210 WA0102 scaled

Untuk mengatasi hal ini, pemerintah melalui Kementerian Koperasi tengah berupaya mencari solusi, salah satunya dengan memberikan perlindungan kepada koperasi peternak.

“Kami telah berdiskusi dengan Menteri Koperasi dan Wakil Menteri Koperasi terkait langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi koperasi peternak, termasuk kemungkinan pembentukan industri pengolahan susu mandiri yang dikelola oleh gabungan koperasi,” tambah Supomo.

Sementara itu, Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu peluang besar bagi pengembangan industri susu dalam negeri.

Baca Juga :   Bareskrim Polri dalami Kasus Predator Seksual Jepara, Korban Capai 31 Anak.

Namun, saat ini produksi susu dalam negeri masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan program tersebut.

“Kami menargetkan agar produk susu yang dihasilkan oleh koperasi dapat menjadi prioritas utama dalam program MBG. Dengan demikian, selain dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, juga dapat meningkatkan pendapatan para peternak,” ujar Budi Arie.

IMG 20241210 WA0104

Selain itu, Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menjelaskan bahwa ada dua opsi yang sedang dikaji untuk meningkatkan kapasitas produksi susu dalam negeri, yaitu membangun pabrik pengolahan susu baru atau mengakuisisi pabrik yang sudah ada.

“LPDB-KUMKM saat ini sedang mendalami kedua opsi tersebut untuk menemukan solusi terbaik bagi pengembangan industri susu lokal,” pungkas Ferry Juliantono.

Baca Juga :   Kemenag Luncurkan Gerakan Sadar Pencatatan Nikah, demi Lindungi Hak Sipil Keluarga

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

Manchester United dan Liverpool Bakal Rebutan Francisco Conceicao, Pemain Juventus

TERMINALNEWS.ID, MANCHESTER – Manchester United dan Liverpool dikabarkan kembali terlibat persaingan di...

Piala Dunia 2030 Terancam, Spanyol dan Portugal Dikabarkan Siap Mundur sebagai Tuan Rumah jika FIFA Privatisasi Turnamen

TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Rencana Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk membuka investasi...

Bruno Guimaraes Diakui Eddie Howe Berpeluang Gabung Arsenal

TERMINALNEWS.ID, LONDON - Gelandang Newcastle United, Bruno Guimarães, menyampaikan pesan perpisahan...

Pertamina Turunkan Harga Pertamax per 1 Agustus 2026

Laporan wartawan Terminalnews.id/Mulkani TERMINALNEWS.ID, JAKARTA – Penyesuaian harga berkala Bahan Bakar Minyak...

- A word from our sponsors -