TERMINALNEWS.ID, NEWYORK – Mantan pelatih Arsenal, Arsène Wenger, meyakini Prancis merupakan kandidat terkuat untuk menjuarai Piala Dunia.
Namun, menurutnya, hanya Spanyol yang memiliki kualitas untuk menghentikan langkah Les Bleus menuju gelar.
Prancis datang ke turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sebagai favorit utama. Penampilan impresif skuad asuhan Didier Deschamps semakin menguatkan prediksi tersebut.
Dipimpin oleh Kylian Mbappé, Prancis hanya kebobolan dua gol dalam lima pertandingan pertama. Gol penalti Mbappé saat menghadapi Paraguay memastikan langkah Les Bleus ke perempat final untuk menghadapi Maroko.
Jika mampu mengalahkan Maroko, Prancis akan mencatatkan penampilan ketiga secara beruntun di babak semifinal Piala Dunia. Di empat besar, mereka berpeluang bertemu Spanyol atau Belgia.
Dalam wawancaranya dengan Sky Sports, Wenger menilai Prancis memiliki peluang terbesar untuk mengangkat trofi.
“Prancis akan memenangkan Piala Dunia. Banyak yang akan mengatakan saya berbicara seperti itu karena saya orang Prancis, tetapi jika melihat jalannya turnamen, mereka tampil di level yang sangat tinggi,” ujar Wenger.
Meski demikian, pelatih berusia 76 tahun itu menilai Spanyol adalah lawan yang paling berpotensi menghentikan dominasi Prancis.
“Jika ada satu tim yang mampu mengalahkan Prancis saat ini, saya akan mengatakan itu adalah Spanyol. Level teknik mereka lebih baik daripada Prancis. Mereka memiliki kualitas dan budaya permainan kolektif yang tidak dimiliki tim lain di dunia pada level yang sama,” katanya.
Menurut Wenger, duel antara Prancis dan Spanyol berpotensi ditentukan oleh kualitas teknik, meski ia tetap menilai Prancis lebih unggul secara fisik.
Sementara itu, mantan bek Manchester United, Gary Neville, memiliki pandangan berbeda. Ia menilai Argentina merupakan tim yang paling berpeluang menghentikan laju Prancis.
Di sisi lain bagan turnamen, Inggris akan menghadapi Norwegia di perempat final setelah menyingkirkan tuan rumah bersama Meksiko dalam laga dramatis. Argentina juga memastikan tempat di babak berikutnya setelah bangkit dalam 14 menit terakhir untuk mengalahkan Mesir.
Neville menilai mentalitas, pengalaman, dan kekompakan tim yang dipimpin Lionel Messi menjadi modal utama Argentina.
“Satu-satunya tim yang saya lihat bisa menghentikan Prancis saat ini adalah Argentina. Karena mentalitas mereka, cara bermain mereka yang sangat kompetitif, serta pengalaman yang dimiliki. Mereka adalah satu-satunya tim yang memiliki persatuan yang cukup kuat untuk menghadapi Prancis,” kata Neville.
Meski demikian, Neville mengingatkan Argentina harus meningkatkan performa lini pertahanan mereka setelah kebobolan masing-masing dua gol saat menghadapi Tanjung Verde dan Mesir. Jika mampu memperbaiki aspek tersebut, Argentina dinilai memiliki peluang besar untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia.


