BerandaNewsNasionalWamenkop Perkuat Peran Pesantren...

Wamenkop Perkuat Peran Pesantren Sebagai Pilar Penting Pengembangan Koperasi

BANDUNG, TERMINALNEWS.ID – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mendukung Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Al-Ittifaq yang telah mengkonsolidasikan koperasi-koperasi di sekitar Bandung dan bahkan dari luar Jawa Barat, khususnya di bidang bahan pangan hortikultura dan buah-buahan.

“Keberadaan Kopontren Al-Ittifaq mampu mendukung koperasi-koperasi sekitar, dan memiliki fokus utama pengembangan di koperasi produksi,” katanya saat melakukan kunjungan kerja ke Kopontren Al-Ittifaq di Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/11/2025).

Wamenkop Farida mengatakan, produk hasil panen koperasi ini telah berhasil menembus pasar modern serta masyarakat umum, termasuk menjadi pemasok dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Yang menarik dari Kopontren Al-Ittifaq adalah, kemampuannya mengkonsolidasikan para petani dan masyarakat sekitar untuk bersinergi dalam memperluas pemasaran produk hasil panen,” jelasnya.

pul 16
Wamenkop Perkuat Peran Pesantren Sebagai Pilar Penting Pengembangan Koperasi

Selain sebagai koperasi produksi, Al-Ittifaq juga berperan sebagai inkubator bisnis, menjadi salah satu dari enam inkubator yang didukung oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop). Koperasi ini juga menjadi tempat pelatihan dan pendidikan bagi anggota Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih.

Baca Juga :   Panglima TNI Pimpin Sidang Akhir Seleksi Taruna, 1.270 Lolos Jadi Calon Pemimpin Masa Depan TNI

Sebanyak 114 peserta Kopdes Merah Putih dijadwalkan mengikuti program magang di Al-Ittifaq pada akhir November hingga Desember mendatang. “Harapannya, para peserta magang Kopdes ini tidak hanya memperoleh ilmu dan pengalaman praktik, tetapi juga dapat meniru dan mengembangkan ekosistem koperasi yang sudah berjalan dengan baik di pesantren ini ketika kembali ke daerah asal mereka,” katanya.

Pendampingan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kemenkop turut mendukung keberhasilan ekosistem koperasi di Al-Ittifaq. Kemenkop berharap, model koperasi ini dapat direplikasi di pesantren-pesantren lain agar mereka bisa lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi.

Wamenkop Farida juga menegaskan pentingnya jaringan pesantren yang sudah kuat untuk menjadi jaringan pasok pangan dan memperkuat perekonomian nasional.

Baca Juga :   Kepala Desa Ciparakan Angkat Bicara Soal Isu Pembongkaran Rumah Warga
pul 17
Wamenkop Perkuat Peran Pesantren Sebagai Pilar Penting Pengembangan Koperasi

“Kita berharap pesantren-pesantren lain dapat belajar dari Al-Ittifaq dan dapat menduplikasi modelnya di pesantren lain, sehingga terbentuk jaringan ekonomi pesantren yang kokoh,” ujarnya.

Al-Ittifaq kini juga berperan sebagai agregator yang memfasilitasi kolaborasi antara Kopdes Merah Putih dan koperasi eksisting di sekitar wilayah tersebut. Dengan kolaborasi ini, kekuatan koperasi di tingkat lokal semakin diperkuat.

“Kami yakin, dengan sinergi seperti ini, Indonesia dapat mencapai visi Indonesia Emas 2045, dengan pondok pesantren sebagai salah satu titik tolak penguatan ekonomi nasional,” ucap Wamenkop.

Sementara itu, Ketua Kopontren Al-Ittifaq Ustad Irawan menyambut baik kunjungan Wamenkop Farida ke Kopontren Al-Ittifaq.

pul 18
Wamenkop Perkuat Peran Pesantren Sebagai Pilar Penting Pengembangan Koperasi

Hal tersebut kata Irawan, menjadi salah satu bukti bahwa pesantren itu bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, lembaga dakwah, tapi juga pesantren dengan kelembagaan koperasi mampu menjawab berbagai permasalahan sosial dan ekonomi di masyarakat.

Baca Juga :   LPDB Koperasi Siap Salurkan Rp2,1 Triliun untuk Koperasi Sektor Riil

“Pesantren dengan kelembagaan koperasi yang kuat, seperti yang ada di pondok pesantren, dapat menjadi solusi nyata untuk pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Irawan mengatakan, terdapat lebih dari 40 ribu pondok pesantren di seluruh negeri, jika setidaknya 50 persen dari pesantren tersebut dapat mereplikasi model koperasi seperti yang diterapkan di Kopontren Al-Ittifaq, maka program-program pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi akan dapat berjalan lebih efektif dan berdampak luas.

“Dengan dukungan pesantren yang mampu mengelola koperasi secara mandiri, program-program prioritas negara akan lebih mudah dijalankan dan membawa kemajuan yang signifikan bagi masyarakat,” tambahnya.

pul 19
Wamenkop Perkuat Peran Pesantren Sebagai Pilar Penting Pengembangan Koperasi

- A word from our sponsors -

spot_img

Most Popular

More from Author

PJBW dan Kantor Pertanahan Bogor Tebar Kebaikan di Cibinong

TERMINALNEWS.ID, BOGOR - Kebaikan tak selalu harus dimulai dari langkah besar....

Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1 Gandeng Jurnalis, Seniman, dan Aktris Gelar Jumat Berkah di Cibinong

TERMINALNEWS.ID, BOGOR – Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor 1 menggelar kegiatan sosial...

Harga 1 Pemain = Rp4,5 Triliun! Haaland & Yamal Pimpin 10 Bintang Termahal Dunia Pasca Piala Dunia 2026

OLEH: Nabil M. Salim PIALA DUNIA 2026 baru selesai, tapi dampaknya langsung...

INDONESIA vs VIETNAM, KENAPA INI “UJIAN SESUNGGUHNYA”?

OLEH: Nabil M Salim Senin, 3 Agustus 2026 | 20.30 WIB |...

- A word from our sponsors -