LIVERPOOL, TERMINALNEWS.ID – Menggantikan sosok legendaris seperti Jurgen Klopp tentu bukan tugas mudah. Namun, awalnya tampak bahwa Arne Slot adalah pilihan tepat bagi Liverpool.
Pelatih asal Belanda itu langsung membawa The Reds meraih gelar Premier League kedua, membuat banyak pihak yakin bahwa ia mampu melanjutkan kejayaan era Klopp.
Sayangnya, musim keduanya di Anfield berubah menjadi mimpi buruk. Liverpool kini tengah terpuruk, dengan enam kekalahan dari tujuh laga terakhir.
Kekalahan terbaru dari Crystal Palace membuat tekanan terhadap Slot semakin besar, terutama karena klub telah mendukungnya besar-besaran di bursa transfer musim panas lalu.
Banyak rekrutan anyar Liverpool justru gagal memberi dampak berarti. Berikut peringkat seluruh pemain baru Liverpool di bawah Arne Slot, dari yang terburuk hingga terbaik, berdasarkan performa, nilai transfer, dan reputasi di dunia sepak bola.
9. Freddie Woodman – Gratis
Didatangkan dari Preston secara bebas transfer, Freddie Woodman sejatinya hanya berstatus kiper ketiga di skuad. Ia sempat tampil saat Liverpool kalah 0-3 dari Crystal Palace di Carabao Cup — debut yang jauh dari ideal. Dengan kontrak hanya semusim, peluang bermainnya pun sangat minim.
8. Milos Kerkez – 40 juta pound
Kedatangan Milos Kerkez sempat disambut antusias. Bek kiri asal Hungaria itu tampil impresif di Bournemouth hingga masuk PFA Team of the Year 2024/25. Namun, sejak bergabung dengan Liverpool, performanya menurun drastis. Ia tampak ragu maju menyerang dan kerap lalai dalam bertahan. Gary Neville bahkan menyarankan Slot untuk mencoretnya dari tim utama.
7. Jeremie Frimpong – 29,5 juta pound
Dibeli dari Bayer Leverkusen, Jeremie Frimpong diharapkan menjadi penerus Trent Alexander-Arnold. Namun, cedera hamstring dan penurunan performa membuatnya gagal bersinar.
Ia baru bermain sembilan kali tanpa sekalipun tampil penuh 90 menit, dan kini kembali absen selama enam pekan karena cedera baru.
6. Florian Wirtz – 116 juta pound
Liverpool sempat berjaya di bursa transfer ketika berhasil mengalahkan Bayern Munich dan Manchester City dalam perebutan Florian Wirtz. Namun, pemain asal Jerman itu belum mampu memenuhi ekspektasi.
Dengan hanya tiga assist sejauh ini, performanya dianggap mengecewakan. Meski begitu, reputasinya sebagai playmaker elite membuat fans masih berharap ia segera bangkit.
5. Alexander Isak – 125 juta pound
Transfer termahal Liverpool di era Slot, Alexander Isak, datang dengan reputasi tajam setelah mencetak 23 gol di Premier League bersama Newcastle.
Namun, cedera dan adaptasi lambat membuatnya baru mencetak satu gol dan satu assist sejauh ini. Ia kini harus menepi lagi karena masalah pada pangkal paha.
4. Geovanni Leoni – 26 juta pound
Bek muda asal Parma ini tampil luar biasa saat debut di Carabao Cup melawan Southampton, tetapi harus absen panjang setelah mengalami cedera ACL. Meski hanya tampil 81 menit, Geovanni Leoni menunjukkan potensi besar untuk menjadi solusi di lini belakang Liverpool di masa depan.
3. Federico Chiesa – 12,5 juta pound
Musim ini menjadi titik balik bagi Federico Chiesa. Setelah minim kontribusi musim lalu akibat cedera, pemain asal Italia kini tampil lebih baik.
Ia telah mencetak dua gol dan satu assist, mengingatkan publik pada performanya di Euro 2020. Dengan harga hanya 12,5 juta pound, Chiesa kini dianggap salah satu pembelian cerdas Slot.
2. Giorgi Mamardashvili – 29 juta pound
Menggantikan Alisson Becker bukan perkara mudah, namun Giorgi Mamardashvili menunjukkan kualitasnya.
Kiper asal Georgia itu tampil solid meski catatan kebobolannya cukup tinggi akibat lemahnya pertahanan Liverpool. Nilai transfer 29 juta pound dari Valencia dianggap cukup sepadan dengan potensinya.
1. Hugo Ekitike – 79 juta pound
Pemain terbaik di antara rekrutan Arne Slot sejauh ini adalah Hugo Ekitike. Striker muda asal Prancis itu langsung menunjukkan ketajamannya dengan enam gol dari 13 pertandingan.
Didatangkan dari Eintracht Frankfurt dengan nilai total 79 juta pound, Ekitike kini menjadi tumpuan utama Liverpool di lini depan dan diharapkan mampu mengangkat performa tim yang tengah terpuruk.
Meskipun Arne Slot sempat membawa harapan baru bagi Liverpool, performa buruk di musim keduanya membuat masa depannya dipertanyakan.
Beberapa pemain seperti Ekitike dan Chiesa memberi sinyal positif, namun banyak nama besar seperti Wirtz, Isak, dan Kerkez masih jauh dari ekspektasi.
Apabila Liverpool ingin kembali bersaing di papan atas, Slot perlu segera menemukan formula terbaik untuk memaksimalkan para rekrutan mahalnya.


