Laporan wartawan Terminalnews.id/Je Sukapura
TERMINALNEWS.ID, BOGOR – Langkah pihak Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kahuripan Cabang Leuwiliang Kabupaten Bogor dalam upaya mengatasi terhentinya suplay air bersih kerumah para pelanggan akibat menurunnya debit air di dua titik mata air yang ada di Desa Cicadas Kecamatan Ciampea pada musim kemarau tahun ini, Rabu pagi (29/07/2026), pihak perusahaan daerah penyuplai air bersih tersebut, menurunkan satu unit Mobil Instalasi Pengolahan Air Water Treatment Plant atau Mobil Instalasi Pengolahan Air Bersih (IPA MOBILE) berkapasitas 5 Liter/detik bagi 500 pelanggan yang dipinjam dari Kantor Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jawa Barat.
Menejer cabang Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Leuwiliang Dany Prasetya menjelaskan, dioperasikannya IPA MOBILE Instalasi Pengolahan Air bersih yang terkondisi di Desa Cicadas itu, memang dikhususkan bagi kebutuhan air bersih 400 pelanggan yang berdomisili di Perumahan Puri Araya Cicadas, Perumahan Golden Ciampea, serta para pelanggan yang tinggal diluar pemukiman komplek.
Menurut Dani, IPA Mobile yang dipinjam Perumda air Minum Tirta Kahuripan dari kantor Kementrian PUPR Jawa Barat tersebut, rencananya akan dioperasikan hingga musim kemarau di Bogor Barat, khususnya di Ciampea, berakhir.
“Untuk mengatasi masalah suplay air bersih yang terhenti akibat menyusutnya dua mata air di Cicadas, Kami Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Cabang Leuwiliang meminjam satu Unit WTP – IPA MOBILE dari Kementerian PUPR Jawa Barat yang difungsikan sebagai instalasi air bersih sekaligus untuk mendongkrak suplay air ke rumah rumah para pelanggan,” ungkap Dany Prasetya, Manajer Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Cabang Leuwiliang kepada terminalnews.id, Rabu (29/7/2026).

Dani menambahkan, dari 18.000 jumlah pelanggan yang terdaftar di kantor Tirta Kahuripan Cabang Leuwiliang, sebanyak 20 % diantaranya yang tercatat merupakan pelanggan yang berdomisili di Kampung Geleduh Desa Barengkok dan warnasari Desa Leuwiliang.
“Dimana Suplay air ledeng dari Instalasi Geleduh yang mengalir ke rumah pelanggan dikedua wilayah tersebut masih normal. Dan sementara bagi pelanggan yang tidak bisa lagi menerima suplay air bersihnya dari pipa pipa ledeng kami akibat musim kering tahun ini. Kami akan terus melakukan pengiriman menggunakan truk tangki berkapasitas 5000 liter sampai musim kemarau Berakhir,” pungkasnya.

