SUKABUMI, TERMINALNEWS.ID – Motoran sangat nikmat jika dilakukan bersama teman teman, baik teman sekantor, selingkungan rumah atau berkelompok dala sebuah perkumpulan. Hal itu yang dilakukan oleh anggota grup motoran yang bernama Motoran Riang Gembira (MRG).
Pada Sabtu pagi, tanggal 25 Mei 2024, sekitar 18 pemotor MRG sepakat untuk memulai perjanalan turing dari kediaman salah satu pentolan MRG, Kintoko yang berada di kawasan kota Bogor.

Pukul 8 pagi, romb0ngan mulai meninggalkan kota Bogor menuju Ujung Genteng yang terletak di Sukabumi Selatan. Rombongan sempat beristirahat untuk makan siang di warung yang berada di sisi kanan jembatan besi Sungai Citarik Cikidang. Anggota tim MRG menyebutnya warung makan ‘Teteh”.
Ternyata sejak lama warung ‘makan Teteh’ ini sudah menjadi tempat makan yang akrab para rider yang biasa melakukan turing ke arah Pelabuhan Ratu.

Nah tim MRG, kali ini sengaja mengambil rute Cikidang menuju Pantai Ujung Genteng melalui rute Ciletuh. Setelah menyelesaikan makan siang. tim MRG melanjutkan perjalanan.
Tepat pukul 17.30 Wib rombongan yang dikomandoi oleh Ari Kurniawan tiba di penginapan yang berada tidak jauh dari bibir pantai Cibuaya.

Ari menjelang start dari kediaman Kintoko, memberi pengarahan soal tertib berkendara rombongan MRG ini.
“Kita harus beriringan, harus mengikuti pengendara terdepan. Jika yang terdepan memberi aba-aba berhenti, harus melihat kiri kanan dan belakang, agar tidak menganggu pengendara lain yang kebetulan melintas di dekat kita,” ujar Ari.
Motor Haryo Sempat Ngadat
Usai menyelesaikan makan siang, tim MRG nelanjutkan perjalanan, baru beberapa menit selepas dari Warung Makan Teteh, motor salah satu anggota MRG terjadi masalah pada mesin motornya.
“Motor gua gak kuat nanjak, harus cari bengkel dulu ini,” tutur Haryo yang harus terpaksa mengatur irama gas motornya agar motor bisa melewati beberapa tanjakan tajam menjelang memasuki kota Pelabuhan Ratu.

Setelah melakukan perbaikan sedikit pada motor Haryo, tim langsung tancap gas melewati Ciletuh, sempat istirahat minum air kelapa muda, tim lanjut ke Pantai Ujung Genteng.
Menginap semalam, tim esok pagi kembali melanjutkan perjalanan mencari spot indah untuk mengabadikan perjalanan turingnya. Usai berfoto tim kembali ke Jakarta kali ini tidak melalui Ciletuh alias mencari jalur lain agar tidak bosan.
Kembali Ngadat Di Jalur Yang Sama
Usai melewati Pelabuhan Ratu, tepatnya memasuki tanjakan tajam menjelang jembatan besi Citarik, kembali motor Haryo tidak bisa menanjak, bahkan sempat masuk bengkel untuk memperbaiki bagian mesin yang bermasalah.

Rekan-rekan lain, terpaksa menunggu motor Haryo kembali normal, dan untungnya ada bengkel yang bisa menangani problem bagian mesin pada motor Haryo. Menjelang pukul 16:30 Haryo dan didampingi Akri, yang mengawal Haryo sejak mesin bermasalah datang di tempat tim istirahat untuk makan besar di Warung Nasi Teteh. Sekitar pukul 17:00, tim melanjutkan perjalanan pulang.
Memasuki kota Bogor, tepatnya di kawasan Ciawi, Tim MRG harus berhenti untuk mengenakan jas hujan. Setelah itu tim lanjut perjalanan ke rumah masing-masing.
SEKILAS PANTAI UJUNG GENTENG
Ujung Genteng merupakan salah satu wilayah di Sukabumi, Jawa Barat yang terkenal dengan keindahan pantainya. Pantai-pantai di sini sangat indah dan unik, cocok untuk kamu jadikan sebagai tempat tujuan wisata bersama keluarga.
Tak hanya hamparan pasir dan laut, wisatawan juga bisa menemukan penangkaran penyu di salah satu pantainya, lho. Unik, kan?
Dari sekian banyak pantai di Ujung Genteng, setidaknya ada 11 pantai yang wajib kamu kunjungi.
-
Pantai Ujung Genteng
-
Pantai Pangumbahan
-
Pantai Cibuaya
-
Pantai Minajaya
-
Pantai Ombak 7
-
Pantai Cipanarikan
-
Pantai Tenda Biru
-
Pantai Amanda Ratu
-
Pantai Cigebang
-
Pantai Pasir Hitam
-
Bukit Teletubbies


