TERMINALNEWS.ID, LONDON – Mantan penyerang Tottenham Hotspur dan Manchester United, Teddy Sheringham, pernah mengungkap nama pemain yang menurutnya menjadi rekan setim terburuk selama membela Timnas Inggris. Sosok tersebut adalah eks striker Liverpool dan Aston Villa, Stan Collymore.
Sheringham merupakan salah satu penyerang tengah Inggris yang cukup menonjol pada generasinya. Ia tercatat mengoleksi 51 penampilan bersama The Three Lions dan mencetak 11 gol, serta tampil dalam tiga turnamen besar.
Selama memperkuat Inggris, Sheringham juga berkesempatan bermain bersama sejumlah pemain ternama seperti David Beckham, Paul Gascoigne, hingga Alan Shearer.
Namun, ketika ditanya mengenai pemain terburuk yang pernah menjadi rekan setimnya di Timnas Inggris, Sheringham tak membutuhkan waktu lama untuk memberikan jawaban.
Dalam sebuah wawancara langsung pada 2017 bersama mantan rekan setimnya di Nottingham Forest, Stuart Pearce, Sheringham mendapat pertanyaan dari presenter Bradley Walsh mengenai siapa pemain terburuk yang pernah bermain bersamanya untuk Inggris.

Pearce memilih Carlton Palmer. Sementara Sheringham langsung menyebut nama Collymore.
“Ada seorang pria di radio saat ini. Dia banyak bicara dan membuat dirinya seolah-olah pemain terbaik di dunia,” kata Sheringham.
Sheringham kemudian mengingat debut Collymore bersama Inggris yang disaksikannya langsung dari bangku cadangan.
“Dia pemain bagus pada masanya, tetapi dia bermain untuk Inggris dan saya melihat debutnya. Saya berada di dalam skuad, tetapi tidak bermain. Saya menyaksikan pertandingan itu. Benar-benar buruk,” ujarnya.
Pernyataan Sheringham tersebut disambut sorakan penonton dalam acara tersebut.
Catatan Singkat Collymore di Timnas Inggris
Collymore hanya mencatat tiga caps bersama Timnas Inggris. Dua di antaranya didapat dalam pertandingan persahabatan.
Secara keseluruhan, mantan striker Liverpool tersebut hanya bermain sekitar 90 menit untuk Inggris dan tidak mencatatkan gol maupun assist.
Meski demikian, catatan Collymore di level klub jauh lebih impresif. Ia mencetak 62 gol dan 29 assist dalam 163 penampilan Premier League, berdasarkan statistik yang tercantum dalam sumber tersebut.
Kariernya di Premier League mencakup enam klub, termasuk Liverpool dan Aston Villa.
Collymore Tak Menganggap Karier Internasionalnya Gagal
Menariknya, Collymore sendiri tidak menganggap minimnya jumlah penampilan bersama Inggris sebagai sebuah kegagalan.
Dalam wawancara dengan The Guardian setelah pensiun pada 2001, Collymore mengatakan bahwa sejak kecil ia memiliki tiga target dalam karier sepak bolanya: menjadi pesepak bola profesional, bermain untuk Aston Villa yang merupakan klub idolanya, serta memperkuat Timnas Inggris.
Ia berhasil memenuhi ketiga target tersebut.
Collymore juga menyoroti fakta bahwa salah satu dari tiga penampilannya bersama Inggris terjadi ketika menghadapi Brasil.
Baginya, memiliki kesempatan memperkuat Inggris dan menghadapi Brasil sudah menjadi pencapaian yang patut dibanggakan, meski jumlah caps yang dikoleksinya tidak mencapai puluhan.
Paul Merson Punya Penilaian Berbeda
Penilaian Sheringham terhadap Collymore juga tidak sepenuhnya sejalan dengan pandangan mantan pemain Inggris lainnya, Paul Merson.
Merson justru menilai Collymore memiliki kemampuan luar biasa dan berpotensi menjadi salah satu pemain terbaik di dunia jika bermain pada era sepak bola modern.
Menurut Merson, Collymore memiliki kombinasi fisik dan teknik yang sangat lengkap. Ia disebut memiliki postur tinggi, kuat, cepat, mampu mencetak gol dengan kedua kaki, serta piawai dalam duel udara.
Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan bahwa meski karier internasional Collymore bersama Inggris berlangsung singkat, kemampuan dan performanya di level klub tetap menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya.

