“Menghadapi Leo Messi di final Piala Dunia akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Saya berharap itu terjadi,” ujar Yamal.
Agar skenario tersebut terwujud, Argentina harus lebih dulu mengalahkan Inggris pada semifinal yang berlangsung di Atlanta.

Menjelang semifinal, Lionel Messi tampil dalam performa terbaiknya dengan mencetak delapan gol dari enam pertandingan di Piala Dunia 2026.
Jika Argentina lolos, final akan menjadi pertemuan kompetitif pertama antara Messi dan Yamal. Bagi banyak pendukung Barcelona, laga tersebut juga akan menjadi simbol pertemuan antara sang legenda klub dan pemain yang digadang-gadang sebagai penerusnya.
Apabila Inggris yang lolos ke final, Spanyol akan mengulang partai final Euro 2024 yang dimenangkan La Roja dengan skor 2-1. Yamal juga akan berhadapan dengan rekan barunya di Barcelona, Anthony Gordon, serta mantan pemain Barcelona, Marcus Rashford.
Namun jika Argentina yang melaju, Yamal akan mendapat kesempatan menguji kemampuannya melawan Messi di panggung terbesar sepak bola dunia.
Sementara itu, Yamal dipastikan tidak akan pernah berhadapan dengan idolanya yang lain, Neymar, di level internasional. Penyerang Brasil tersebut telah mengakhiri kariernya bersama tim nasional setelah Brasil tersingkir usai kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar.

Sebelumnya, Yamal mengaku mengidolakan Neymar karena gaya bermainnya, meski tetap menilai Messi sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa.
“Idola saya adalah Neymar karena saya senang melihat cara dia bermain. Namun Messi adalah yang terbaik, dan tidak ada perdebatan mengenai hal itu,” kata Yamal.


