JAKARTA, TERMINALNEWS.ID – Musim reguler Indonesia Basketball League (IBL) 2025 telah resmi berakhir. Dari seluruh tim yang berlaga, Satria Muda Pertamina mencatatkan rekor sebagai klub dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang babak reguler musim ini.
Hal ini sekaligus menjadikan Britama Arena, markas tim asal Jakarta Utara itu, sebagai venue tersibuk dan paling padat sepanjang musim.
Dari 13 laga kandang yang dijalani, total 15.900 tiket berhasil terjual, tidak termasuk undangan dari sponsor dan mitra lainnya.
Dengan kapasitas maksimal mencapai 4.000 kursi, Britama Arena mencatat rata-rata 1.400 penonton per pertandingan.
“Pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak terjadi pada 8 Maret 2025 saat kami menjamu Pelita Jaya, dengan kehadiran 3.023 penonton. Sedangkan yang paling sedikit adalah saat laga melawan Bali United pada 13 Juni, yaitu hanya 600 penonton,” ungkap Christian Ronaldo Sitepu, Managing Director Satria Muda, dalam konferensi pers jelang playoff di Jakarta, Senin (23/6/2025).

Pria yang akrab disapa Dodo itu menyampaikan apresiasi besar kepada para suporter fanatik Satria Muda, yang dikenal dengan sebutan SM Fanatics. Ia berharap dukungan serupa terus mengalir di babak playoff mendatang.
“Kami menargetkan setidaknya 2.000 penonton hadir langsung di Britama Arena untuk mendukung Satria Muda saat menjamu Prawira Bandung nanti,” ujar Dodo.
Satria Muda akan menghadapi Prawira Bandung pada babak pertama playoff IBL 2025. Laga pertama akan digelar di markas Prawira di Bandung pada 26 Juni, dilanjutkan dengan laga kandang di Britama Arena pada 28 Juni.
Jika kedua tim imbang 1-1, maka pertandingan penentuan akan digelar pada 29 Juni, juga di Britama Arena.
Untuk menyambut fase krusial ini, manajemen Satria Muda berkomitmen meningkatkan pengalaman penonton selama pertandingan playoff.
Sejumlah pembaruan akan dilakukan pada ornamen lapangan dan fasilitas pendukung lainnya guna menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih hidup dan aman.
“Kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda bagi penonton antara laga reguler dan playoff. Jadi semua ornamen lapangan akan diperbarui, sistem keamanan juga akan kami tingkatkan. Ini bentuk apresiasi kami untuk SM Fanatics,” tambah Dodo.
Penjualan tiket untuk pertandingan kandang Satria Muda dibuka mulai Senin malam pukul 19.00 WIB.
Harga tiket bervariasi berdasarkan kategori, mulai dari tribun seharga Rp 85.000, VIP 1 dan VIP 2 Rp 275.000, Bench Experience Rp 500.000, hingga courtside atau pinggir lapangan seharga Rp 850.000.
Tak hanya laga sengit yang dijanjikan, Satria Muda juga mempersiapkan sejumlah hiburan bagi para penonton.
Salah satu kegiatan yang paling dinantikan adalah Supershot, sebuah permainan dengan hadiah utama sepeda motor.
“Nantinya, para penonton akan diberi kesempatan menembak bola dari tengah lapangan. Jika berhasil masuk, maka akan langsung menjadi pemenang dan membawa pulang motor dari Wahana,” jelas Dodo.
Dengan berbagai persiapan ini, Satria Muda ingin memastikan bahwa babak playoff tidak hanya menjadi ajang pertarungan di lapangan, tetapi juga momen hiburan keluarga dan suporter yang tak terlupakan.
Di sisi lain, laga melawan Prawira Bandung diprediksi akan berlangsung sengit. Kedua tim memiliki sejarah persaingan ketat dalam beberapa musim terakhir.
Kehadiran para pendukung di Britama Arena diyakini akan menjadi faktor penting dalam mendongkrak performa Satria Muda di fase gugur ini.
Babak playoff IBL 2025 dijadwalkan berlangsung dalam format best of three. Dengan target tinggi dan dukungan penuh dari publik Jakarta, Satria Muda bertekad melaju ke babak selanjutnya dan membidik gelar juara musim ini.

