Fatwa Majelis Ulama Indonesia terkait haramnya produk Israel dan Produk pendukungnya direspon pihak sekolah dan Pondok Pesantren dengan merazia setiap produk berbau Israel di dalam pondok. Produk yang terkait Israel pun dibakar di lapangan saat mereka berunjuk rasa mengecam Zionis Israel, dilanjutkan dengan pengumpulan dana untuk Palestina.
Salah satu Sekolah dan Pondok Pesantren di Jawa Barat yaitu Birrul Waalidain yang terletak di Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menggelar razia produk impor asal Israel atau setidaknya produk tersebut mendukung Zionis Israel. Hal ini dilakukan sebagai protes mereka terhadap Israel yang hingga kini masih memborbardir dan membunuh warga Muslim Palestina di Gaza.
Segala macam produk yang diketahui merupakan produk Israel atau berafiliasi dengan Israel ini dikumpulkan di lapangan oleh siswa siswa Sekolah Islam Terpadu Birrul Waalidain Bogor. Bahkan Santri Pria dan Santri Wanita dengan sadar membawa produk Israel yang sudah terlanjur mereka beli untuk dikumpulkan di lapangan dan selanjutnya mereka bakar.
Merekapun meneriakkan yel yel bebaskan Palestina dan boikot semua produk Israel. Yel yel tersebut terus menggema dalam aksi ini, sambil terus mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera Palestina.

“Ini merupakan dukungan kita, SMP IT Birrul Waalidain Bogor untuk negara Palestina dengan cara memboikot semua produk pendukung Israel. Mudah mudahan dengan memboikot produk Israel dan tidak menggunakannya lagi, kita bisa membantu minimal mengurangi dana dana yang mengucur ke Israel supaya pembantaian di Palestina berhenti, agar Palestina segera merdeka,” kata Restu Wahyuni, Kepsek SMPIT Birrul Waalidain Bogor.
Sementara itu perwakilan siswa Sekolah dan Pondok Pesantren Birrul Waalidain Bogor, Siti Nur Ajizah mengatakan bahwa mereka melakukan demo dan memboikot produk Israel karena mereka melihat kekejaman Zionis Israel yang melakukan pembantaian anak anak, wanita dan warga sipil di Gaza dengan kejam.

“Harapan saya kita sesama muslim harus mendukung Muslim lainnya seperti warga Palestina. Semoga Palestina cepat merdeka,” ujar Siti Nur Ajizah.
Aksi demo dan boikot produk Israel dan pendukungnya yang dilakukan pada Senin, 13 November 2023 ini, dilanjutkan ke Sekolah SD IT Birrul Waalidain dengan mengumpulkan dana sumbangan untuk perjuangan Palestina yang nantinya akan disampaikan melalui Lembaga resmi. Dari aksi ini sedikitnya terkumpul uang Rp. 5 juta lebih dari para siswa dan guru guru Sekolah dan Pondok Pesantren Birrul Waalidain Bogor ini.


